Penyakit Rubella – Penyebab, Gejala, dan Bahayanya

Saat ini, terdapat satu lagi penyakit yang perlu diperkenalkan kepada masyarakat, yakni penyakit rubella dan dampaknya yang luar biasa.

Apa itu penyakit Rubella? Untuk mengetahuinya lebih lanjut, mari kita simak artikel mengenai Penyakit  Rubella  – Penyebab, Gejala, dan Bahayanya berikut ini 😉

Penyakit Rubella – Penyebab, Gejala, dan Bahayanya

Penyakit Rubella atau yang bisa disebut campak Jerman adalah infeksi virus akut yang biasa menyerang pada anak-anak dan remaja.

Penyakit ini adalah kondisi menular yang paling dikenal dengan ruam merahnya yang khas dan bisa ditularkan antara manusia melalui tetesan udara saat orang yang terinfeksi batuk atau bersin.

Pada anak-anak penyakit rubella ini bersifat ringan tetapi dapat memiliki konsekuensi parah pada beberapa kelompok populasi, seperti ibu hamil.

Dimana hal tersebut berpotensi menyebabkan kematian janin atau cacat lahir pada bayi yang ada di dalam kandungan.

Secara global sendiri, terdapat lebih dari 100.000 bayi dilahirkan dengan sindrom rubella bawaan pada setiap tahun.

Penyakit rubella tidak sama dengan penyakit campak, walaupun kedua penyakit ini memiliki beberapa karakteristik yang sama, termasuk ruam merah.

Akan tetapi, penyakit rubella disebabkan oleh virus yang berbeda dengan campak, dan tidak menular atau biasa separah campak.

Vaksin Measles Mumps Rubella (MMR), biasa diberikan pada anak-anak di Amerika Serikat 2 kali sebelum mereka mencapai usia sekolah, sehingga sangat efektif dalam mencegah rubella.

Karena meluasnya penggunaan vaksin tersebut, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) sudah menyatakan jika rubella dihilangkan di Amerika Serikat.

Akan tetapi mereka tetap memperingatkan para orang tua untuk selalu memastikan anak-anak mereka divaksinasi untuk mencegah kemunculannya kembali.

Infeksi dari penyakit Rubella biasanya sembuh sendiri dan tidak ada pengobatan khusus yang perlu dilakukan.

Akan tetapi, penyakit rubella ini bisa dicegah dengan cara melakukan vaksinasi.

Penyebab Penyakit Rubella

Penyebab penyakit Rubella adalah virus yang ditularkan dari orang ke orang.

Hal ini bisa menyebar saat orang yang terinfeksi batuk atau bersin, atau bisa menyebar melalui kontak langsung dengan sekresi pernapasan orang yang sudah terinfeksi, seperti lendir.

Hal itu juga bisa ditularkan dari ibu hamil ke anak-anak mereka yang belum lahir melalui aliran darah nya.

Seseorang dengan penyakit rubella menular selama satu atau dua minggu sebelum timbulnya ruam hingga sampai sekitar satu atau dua minggu sesudah ruam menghilang.

Orang yang terinfeksi virus rubella bisa menularkan penyakitnya sebelum orang tersebut mengidapnya.

Penyakit Rubella jarang terjadi di Amerika Serikat, sebab sebagian besar anak-anak disana sudah menerima vaksinasi terhadap infeksi pada usia dini.

Akan tetapi, kasus rubella memang terjadi, sebagian besar penyakit itu pada orang dewasa kelahiran asing yang tidak divaksinasi sebelumnya.

Penyakit Rubella ini masih umum terjadi di banyak bagian dunia. Prevalensi rubella di negara lain merupakan sesuatu yang perlu dipertimbangkan sebelum pergi ke luar negeri, terutama jika sedang hamil.

Gejala Penyakit Rubella

Tanda dan gejala penyakit rubella seringkali sangat ringan sehingga sulit untuk diperhatikan, terutama jika terjadi pada anak-anak.

Jika tanda dan gejala benar-benar terjadi, maka mereka biasanya muncul antara dua dan tiga minggu sesudah terpapar virus.

Tanda dan gejala tersebut biasanya berlangsung sekitar satu hingga lima hari dan mungkin termasuk:

  1. Demam ringan 102 F (38,9 C) atau lebih rendah
  2. Sakit kepala
  3. Mual
  4. Hidung tersumbat atau pilek
  5. Mata merah meradang
  6. Pembesaran, kelenjar getah bening lunak di bagian pangkal tengkorak, belakang leher dan di belakang telinga
  7. Ruam merah muda halus yang dimulai pada bagian wajah dan dengan cepat menyebar hingga ke batang tubuh, kemudian ke lengan dan kaki, sebelum menghilang dalam urutan yang sama
  8. Sendi yang terasa sakit, terutama pada wanita muda

Orang dewasa yang sudah terinfeksi cenderung mempunyai gejala yang lebih parah dibandingkan dengan anak-anak dan mungkin juga akan mengalami nyeri sendi yang berlangsung selama 3-10 hari.

Komplikasi Penyakit Rubella

Penyakit Rubella adalah infeksi ringan. Sesudah menderita penyakit ini, sistem imun tubuh Anda biasanya kebal secara permanen.

Beberapa wanita dengan riwayat penyakit rubella biasa mengalami radang sendi di jari, pergelangan tangan dan lutut, yang pada umumnya berlangsung hingga sekitar satu bulan.

Dalam kasus yang jarang terjadi, penyakit rubella bisa menyebabkan infeksi telinga (otitis media) atau radang otak (ensefalitis).

Akan tetapi, jika Anda hamil kemudian menderita rubella, maka konsekuensi untuk anak Anda yang belum lahir mungkin parah, dan dalam beberapa kasus bisa menyebabkan hal fatal.

Bahkan hingga 80 persen bayi yang lahir dari ibu yang menderita penyakit rubella selama 12 minggu pertama kehamilan mengalami sindrom ruben bawaan.

Dimana sindrom tersebut bisa menyebabkan satu atau lebih masalah, termasuk diantaranya:

Risiko tertinggi bagi janin ialah selama trimester pertama, namun pajanan di kemudian hari juga akan sangat berbahaya.

Demikian informasi kesehatan yang bisa kami sampaikan mengenai penyakit Rubella, terimakasih telah berkunjung ke situs Konsulgratis.com dan sampai jumpa di artikel kesehatan selanjutnya.

Sumber

    https://www.news-medical.net/health/What-is-Rubella.aspx

    https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/rubella/symptoms-causes/syc-20377310

Baca Artikel Terkait Lainnya:

Jika Ada Pertanyaan, Silahkan Isi Kolom Komentar Disini yaaa ...

Konsultasikan Disini!!
error: Jangan Copas!! Mikil Sendili Dong :P