Penyakit Polio – Penyebab, Gejala, dan Bahayanya

Polio bukan gangguan yang kerap menyerang anak-anak. Polio memiliki bahaya komplikasi seumur hidup yang harus diatasi dan dicegah sejak dini.

Untuk meminimalisir kekhawatiran akan komplikasi yang ditimbulkan, alangkah baiknya jika kita mengetahui lebih dalam mengenai apa itu Penyakit Polio – Penyebab, Gejala, dan Bahayanya jika tidak diobati

Berikut kami berikan ulasan selengkapnya…

Penyakit Polio – Penyebab, Gejala, dan Bahayanya

Polio atau Poliomyelitis adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus polio. Virus ini ditularkan melalui kontak dengan orang yang terinfeksi terutama melalui rute decal oral.

Virus memasuki tubuh melalui mulut atau sistem pernapasan dan berkembang biak di dalam tenggorokan dan usus.

Virus tersebut bisa melakukan perjalanan melalui darah dan bisa memasuki sistem saraf pusat (sumsum tulang belakang dan otak).

Sehingga bisa menyebabkan kelemahan otot, kelumpuhan, dan dalam beberapa kasus bisa menyebabkan kematian. Virus polio bisa kelur dari tubuh melalui kotoran (feses).

Penyebab Penyakit Polio

Polio disebabkan oleh virus polio yang memasuki tubuh melalui mulut. Virus ini menyebar melalui kontak dengan kotoran (tinja) dari orang yang terinfeksi atau melalui paparan dahak atau lendir saat batuk atau bersin.

Virus polio juga bisa ditularkan dengan memegang benda-benda yang sudah terkontaminasi dengan kotoran yang di dalam nya mengandung virus dan kemudian meletakkan tangannya di mulut.

Kebersihan yang buruk atau kondisi yang tidak bersih yang menyebabkan kontaminasi makanan atau persendian air dengan virus juga sudah dikaitkan dengan wabah polio. Imuniasi atau pemberian vaksin polio bisa meminimalisasi terjangkit virus polio.

Anak-anak, wanita hamil dan orang yang sistem kekebalan tubuhnya lemah sangat rentan terkena virus polio jika di daerah mereka tidak mengikuti program imunisasi atau tidak memiliki sanitasi yang bersih dan baik.

Orang-orang yang belum divaksinasi akan mempunyai tingkat risiko terjangkit polio yang tinggi jika melakukan atau mengalami hal-hal seperti berikut:

  1. Tinggal serumah dengan penderita polio
  2. Sistem kekebalan tubuh yang menurun
  3. Bepergian ke daerah dimana polio masih sering terjadi
  4. Sudah melakukan proses operasi pengangkatan amandel

Gejala Penyakit Polio

Sebagian besar penderita polio tidak menyadari jika diri mereka terinfeksi, sebab virus polio pada awalnya hanya menimbulkan sedikit gejala atau bahkan tidak sama sekali.

Penderita penyakit polio dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu polio non-paralisis, polio paralisis, dan sindrom pasca-polio. Berikut penjelasan selengkapnya.

Polio Non-Paralis

Merupakan tipe polio yang tidak menyebabkan kelumpuhan. Gejalanya masih tergolong ringan, dan umumnya berlangsung antara 1 sampai 10 hari.

Gejala umum polio non paralis adalah :

Polio Paralis

Merupakan tipe polio yang paling parah dan bisa menyebabkan kelumpuhan. Tipe polio ini dapat dibagi berdasarkan bagian tubuh yang terjangkit, seperti batang otak saraf, saraf tulang belakang, atau keduanya.

Gejala awal polio paralis sering kali sama seperti polio non paralis, seperti sakit kepala dan demam.

Gejala polio paralis biasa terjadi dalam jangka waktu sepekan yang meliputi: sakit atau lemah otot yang serius, kaki dan lengan terasa terkulai atau lemah, dan kehilangan refleks tubuh.

Sindrom Pasca Polio

Sindrom pasca polio biasa menimpa pada orang dengan rata-rata usia 30-40 sebelumnya pernah menderita penyakit polio.

Gejala yang sering timbul antara lain:

  • Sulit bernapas atau menelan
  • Sulit berkonsentrasi atau mengingat
  • Sakit dan lemah pada persendian dan otot
  • Kelainan bentuk pada kaki atau pergelangan
  • Depresi atau mudah berubah suasana hati
  • Gangguan tidur dengan disertai kesulitan bernapas
  • Merasa mudah lelah
  • Massa otot tubuh menurun (atrophia)
  • Tidak kuat dalam menahan suhu dingin

Diagnosis dan Pengobatan Penyakit Polio

Diagnosis awal polio bisa dilakukan dengan menanyakan gejala yang dialami pasien, apakah sudah diberikan vaksin polio sebelumnya atau melakukan kontak dengan penderita polio, dan melakukan pemeriksaan fisik.

Belum ada pengobatan yang bisa menyembuhkan polio jika virus polio sudah menjangkiti seseorang.

Tetapi ada beberapa hal yang dapat dilakukan sebagai perawatan pendukung untuk mencegah komplikasi dan membuat penderita lebih nyaman.

Seperti dengan melakukan terapi fisik untuk mencegah hilangnya fungsi otot, konsumsi obat pereda nyeri, dsb.

Lamanya pengobatan polio tergantung dari tingkat keparahan infeksi virus yang masuk dan menyerang pada tubuh.

Bahaya Penyakit Polio

Kecacatan, kelumpuhan bentuk kaki dan pinggul, serta kelumpuhan sementara atau permanen bisa terjadi akibat dari polio paralisis.

Meskipun operasi dan terapi fisik dapat dilakukan untuk mengatasi kelainan bentuk pada persendian, namun tindakan ini tidak disaranan untuk penderita yang berada di lingkungan polio aktif karena bisa menyebabkan potensi disabilitas seumur hidup.

Pencegahan Penyakit Polio

Walaupun sudah dinyatakan sebagai negara bebas polio oleh WHO, namun tidak menutup kemungkinan jika virus ini masih dapat muncul kembali di Indonesia.

Hal ini bisa terjadi jika orang yang terjangkit polio dari negara lain memasuki Indonesia, dan menularkan virus tersebut kepada orang lain.

Oleh karena itu, langkah pencegahan melalui vaksinasi masing sangat penting untuk dilakukan guna untuk memberikan kekebalan terhadap penyakit polio seumur hidup terutama pada anak-anak.

Sebagian orang yang diberikan vaksin polio dapat mengalami alergi. Reaksi alergi yang mungkin terjadi dan biasa muncul sesudah beberapa menit sampai beberapa jam.

Termasuk diantaranya: pusing, lemas, tenggorokan bengkak, sulit bernapas, pucat, suara serak, dan jantung berdetak kencang. Segera temui dokter jika Anda mengalami gejala alergi sesudah melakukan suntikan.

Sumber

    https://www.alodokter.com/polio

    https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/15655-polio

Baca Artikel Terkait Lainnya:

Jika Ada Pertanyaan, Silahkan Isi Kolom Komentar Disini yaaa ...

Konsultasikan Disini!!
error: Jangan Copas!! Mikil Sendili Dong :P