Penyakit Parkinson– Penyebab, Gejala, dan Bahayanya

Kurangnya informasi tentang Penyakit Parkinson membuat pasien sering terlambat mendapat penanganan.

Maka dari itu, di kesempatan kali ini tim Konsulgratis.com akan memberikan ulasan penting mengenai Penyakit Parkinson – Penyebab, Gejala, dan Bahayanya

Penyakit Parkinson– Penyebab, Gejala, dan Bahayanya

Penyakit Parkinson adalah penyakit sistem saraf yang berkembang lambat yang menyebabkan orang kehilangan kendali atas otot-otot mereka.

Gejala penyakit ini muncul secara berangsur-angsur, terkadang dimulai dengan tremor yang nyaris tidak terlihat hanya dengan satu tangan.

Tremor sering terjadi, namun gangguan tersebut juga sering mengakibatkan timbulnya kekakuan atau perlambatan gerakan.

Pada tahap awal penyakit Parkinson, wajah Anda mungkin akan menunjukkan sedikit atau tanpa ekspresi. Lengan Anda mungkin tidak berayun saat Anda berjalan.

Dan bicara Anda bisa menjadi lembut atau cadel. Gejala penyakit Parkinson ini akan memburuk dengan seiring perkembangan kondisi dari waktu ke waktu.

Walaupun penyakit Parkinson tidak bisa disembuhkan, namun obat-obatan secara signifikan bisa membantu menurunkan gejala-gejala penyakit Parkinson.

Kadang-kadang, dokter mungkin akan menyarankan Anda melakukan pembedahan untuk mengatur daerah tertentu di otak dan memperbaiki gejala Anda.

Penyebab Penyakit Parkinson

Pada penyakit Parkinson, sel-sel saraf tertentu (neuron) di otak secara bertahap memecah atau mati.

Banyak gejala disebabkan oleh hilangnya neuron yang menghasilkan pembawa pesan kimia di otak Anda yang disebut dopamine.

Ketika tingkat dopamin menurun, itu menyebabkan aktivitas otak yang abnormal, yang menyebabkan gejala penyakit Parkinson.

Penyebab penyakit Parkinson memang tidak diketahui secara pasti, namun ada beberapa faktor yang tampaknya memainkan peran seperti berikut:

  1. Faktor Genetika

Para peneliti sudah mengidentifikasi jika mutasi genetik spesifik bisa menyebabkan timbulnya penyakit Parkinson.

Akan tetapi hal ini jarang terjadi kecuali dalam kasus yang jarang terjadi dengan banyak anggota keluarga yang sudah terkena penyakit Parkinson sebelumnya.

Tetapi, variasi gen tertentu juga tampaknya bisa meningkatkan risiko penyakit Parkinson, namun dengan risiko penyakit Parkinson yang relatif kecil untuk masing-masing penanda genetik tersebut.

  1. Faktor Lingkungan

Paparan racun atau faktor lingkungan tertentu juga bisa meningkatkan risiko penyakit Parkinson di kemudian hari, namun risikonya memang relatif kecil.

Para peneliti juga sudah mencatat bahwa banyak perubahan yang terjadi pada otak orang dengan riwayat penyakit Parkinson, walaupun tidak jelas mengapa perubahan tersebut terjadi. Perubahan itu termasuk:

  • Kehadiran tubuh Lewy. Gumpalan zat spesifik yang terdapat di dalam sel otak merupakan suatu pertanda mikroskopis penyakit Parkinson.

Hal itu biasa disebut dengan tubuh Lewy, dan peneliti sudah percaya jika tubuh Lewy itu memegang petunjuk penting dari penyebab penyakit Parkinson.

  • Alpha-synuclein ditemukan di dalam tubuh Lewy. Walaupun banyak zat yang ditemukan di dalam tubuh Lewy, namun para ilmuwan percaya jika zat yang penting merupakan protein alami dan meluas yang biasa disebut alpha-synuclein (a-synuclein).

Hal tersebut biasa ditemukan di semua tubuh Lewy dalam bentuk rumpun sel-sel yang tidak bisa rusak. Saat ini hal itu merupakan fokus penting di antara para peneliti penyakit Parkinson.

Gejala Penyakit Parkinson

Gejala utama penyakit Parkinson adalah:

  1. Tremor, atau gemetar
  2. Gerakan melambat
  3. Otot lengan atau kaki menjadi kaku
  4. Gangguan postur dan keseimbangan yang bisa menyebabkan jatuh

Tremor hanya muncul ketika istirahat dan bukan ketika orang itu membuat gerakan yang memiliki tujuan, yang kemudian lengan dan tungkai juga akan ikut terpengaruh.

Sekitar 15% orang dengan Parkinson tidak mengalami tremor, namun sebaliknya mereka menemukan anggota tubuh atau area lain yang menjadi kaku.

Akan tetapi kebanyakan orang memiliki keduanya. Kekakuan menjadi lebih buruk dengan seiring berkembangnya penyakit, dan membuat gerakan menjadi sulit.

Pergerakan lambat merupakan gejala lain dari penyakit Parkinson. Orang-orang mungkin juga akan mengalami kesulitan memulai gerakan (seperti, mulai berjalan) dan akan bergerak lebih lambat dari biasanya.

Pada saat keseimbangan refleks menjadi terganggu, maka hal itu bisa membuat seseorang sulit untuk berbelok dengan cepat atau bernegosiasi sudut sempit dan pintu.

Gejala lain yang umum dari Parkinson (meskipun tidak ada orang yang akan memiliki semuanya) antara lain:

  1. Berjalan abnormal
  2. Penurunan swing lengan
  3. Keluar air liur berlebihan
  4. Perasaan depresi atau kecemasan
  5. Meningkatkan ketombe atau kulit berminyak
  6. Kurangnya ekspresi wajah (hypomimia)
  7. Kurangnya berkedip dan menelan
  8. Menurunnya volume suara (hypophonia)
  9. Sedikit seret kaki
  10. Tulisan tangan kecil yang sempit (mikrografia)
  11. Postur membungkuk
  12. Kesulitan tidur
  13. Sembelit
  14. Rasa sakit
  15. Penurunan indera penciuman
  16. Nyeri otot
  17. Kelelahan

Depresi umum terjadi pada orang dengan riwayat penyakit Parkinson. Gejala psikotik, seperti halusinasi visual atau pendengaran, juga dapat terjadi hingga pada 50% kasus.

Orang-orang dengan Parkinson juga memiliki risiko lebih tinggi terkena demensia, yang sering mengakibatkan masalah dengan ingatan atau konsentrasi yang mirip dengan apa yang terlihat pada penyakit Alzheimer.

Baca Juga : Pantangan dan Anjuran Makanan Penderita Parkinson

Bahaya Penyakit Parkinson

Penyakit Parkinson yang tidak segera diobati bisa menimbulkan komplikasi seperti berikut:

  • Kesulitan berpikir

Anda mungkin akan mengalami masalah kognitif (demensia) dan kesulitan berpikir. Dimana hal ini biasan terjadi pada stadium lanjut penyakit Parkinson. Masalah kognitif seperti itu tidak terlalu responsif terhadap obat-obatan.

  • Depresi dan perubahan emosional

Anda mungkin akan mengalami depresi, yang terkadang-kadang timbul pada tahap awal. Menerima pengobatan untuk depresi bisa membantu mempermudah penanganan tantangan penyakit Parkinson lainnya.

Selain itu, Anda mungkin juga mengalami perubahan emosional lainnya, seperti ketakutan, kecemasan atau kehilangan motivasi. Dokter mungkin akan memberi obat untuk mengobati gejala-gejala tersebut.

  • Masalah menelan

Anda mungkin mengalami kesulitan dengan menelan saat kondisi penyakit parkinson berkembang. Air liur mungkin menumpuk di mulut karena tertelan lambat.

  • Masalah mengunyah dan makan

Penyakit Parkinson stadium akhir bisa mempengaruhi otot-otot di mulut, membuat Anda sulit mengunyah. Dimana hal ini dapat menyebabkan Anda tercekik dan nutrisi yang buruk.

  • Masalah tidur dan gangguan tidur

Orang dengan penyakit Parkinson sering memiliki masalah tidur, termasuk sering terbangun di sepanjang malam, bangun lebih awal atau tertidur di siang hari.

Orang-orang mungkin juga mengalami gangguan perilaku tidur gerakan mata cepat, yang melibatkan bertindak keluar dari mimpi. Obat-obatan bisa membantu masalah tidur Anda tersebut.

  • Masalah kandung kemih

Penyakit Parkinson juga dapat menyebabkan masalah kandung kemih, termasuk tidak bisa mengontrol urin atau mengalami kesulitan buang air kecil.

  • Sembelit

Banyak orang dengan penyakit Parkinson juga mengembangkan konstipasi, terutama akibat saluran pencernaan yang lebih lambat.

Selain komplikasi diatas, Anda mungkin juga bisa mengalami:

  1. Tekanan darah berubah – Anda mungkin merasa pusing ketika berdiri karena penurunan tekanan darah yang tiba-tiba (hipotensi ortostatik).
  2. Disfungsi bau – Anda mungkin mengalami masalah dengan indera penciuman, sehingga Anda mengalami kesulitan mengidentifikasi bau tertentu atau perbedaan antara bau.
  3. Kelelahan – Banyak orang dengan penyakit Parkinson kehilangan energi dan mengalami kelelahan, terutama di kemudian hari.
  4. Rasa sakit – Beberapa orang dengan penyakit Parkinson mengalami rasa sakit, baik di area tertentu di tubuh mereka atau di seluruh tubuh mereka.
  5. Disfungsi seksual – Beberapa orang dengan penyakit Parkinson juga akan melihat penurunan hasrat atau kinerja seksual mereka.

Sumber

    https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/parkinsons-disease/symptoms-causes/syc-20376055

    https://medbroadcast.com/condition/getcondition/parkinsons-disease

Baca Artikel Terkait Lainnya:

Jika Ada Pertanyaan, Silahkan Isi Kolom Komentar Disini yaaa ...

Konsultasikan Disini!!
error: Jangan Copas!! Mikil Sendili Dong :P