Penyakit Kolesterol Tinggi – Penyebab, Gejala, dan Bahayanya

Salam Sehat bagi Anda sekalian yang telah meluangkan waktu untuk berkunjung ke situs Konsulgratis.com.

Untuk kali ini, kami akan membahas artikel mengenai Penyakit Kolesterol Tinggi – Penyebab, Gejala, dan Bahayanya jika tidak segera diobati.

Simak penjelasannya berikut ini, dan jangan lupa untuk share..

Penyakit Kolesterol Tinggi – Penyebab, Gejala, dan Bahayanya

Apa yang disebut dengan Kolesterol Tinggi ?

Kolesterol merupakan zat lilin yang digunakan oleh tubuh untuk melindungi saraf, membuat jaringan sel, serta menghasilkan hormon tertentu.

Organ hati akan membantu Anda untuk membuat semua kolesterol yang diperlukan oleh tubuh sehari-hari.

Selain itu, tubuh juga bisa mendapat kolesterol langsung yang berasal dari makanan yang dimakan, misalnya : telur, daging, dan produk susu.

Namun perlu Anda ketahui jika terlalu banyak kolesterol yang ada di dalam tubuh bisa berdampak negatif pada kesehatan.

Apa perbedaan antara kolesterol “baik” dan kolesterol “jahat”?

  1. Low-density lipoprotein (LDL) sering disebut juga sebagai kolesterol “jahat”, yang akan memberikan kolesterol ke tubuh.
  2. High-density lipoprotein (HDL) sering disebut juga sebagai kolesterol “baik”, yang menghilangkan kolesterol dari aliran darah.

Hal diatas menjelaskan mengapa terlalu banyak kolesterol LDL buruk untuk tubuh, dan mengapa kadar kolesterol HDL yang tinggi itu baik.

Seperti: jika kadar kolesterol total Anda tinggi akibat dari tingkat LDL yang tinggi, maka Anda mungkin berisiko lebih tinggi terkena penyakit jantung atau stroke.

Akan tetapi, sebaliknya jika tingkat kolesterol total Anda tinggi akibat tingkat HDL yang tinggi, maka Anda mungkin tidak berisiko lebih tinggi terkena penyakit tersebut.

Trigliserida merupakan jenis lemak lain yang terdapat dalam darah. Ketika Anda mengonsumsi lebih banyak kalori dibandingkan yang bisa digunakan oleh tubuh, maka kalori ekstra tersebut akan menjadi trigliserida.

Mengubah gaya hidup Anda dengan cara melakukan diet dan olahraga dapat membantu meningkatkan kadar kolesterol, menurunkan LDL dan trigliserida, dan meningkatkan HDL.

Berapa level kolesterol seseorang ?

  1. Tingkat kolesterol ideal akan tergantung pada risiko Anda untuk terkena penyakit jantung.
  2. Kadar kolesterol total yang kurang dari 200 adalah yang terbaik, tetapi tergantung pada tingkat HDL dan LDL.
  3. Kadar kolesterol LDL yang kurang dari 130 adalah yang terbaik, tetapi ini tergantung pada risiko Anda untuk penyakit jantung.
  4. Kadar kolesterol HDL dalam jumlah 60 atau lebih tinggi mengurangi risiko Anda untuk penyakit jantung.
  5. Trigliserida yang kurang dari 150 miligram per desiliter (mg/dl) adalah yang terbaik.

Apa yang menyebabkan kolesterol tinggi?

Seperti yang telah disebutkan diatas, jika hati akan menghasilkan kolesterol yang diperlukan oleh tubuh.

Namun Anda juga bisa mendapatkan kolesterol itu dari makanan. Mengkonsumsi terlalu banyak makanan yang tinggi lemak juga bisa meningkatkan kadar kolesterol.

Selain itu, kelebihan berat badan juga akan menyebabkan kolesterol tinggi. Jika Anda kelebihan berat badan, maka kemungkinan besar Anda mempunyai tingkat trigliserida yang lebih tinggi.

Jika Anda tidak pernah berolahraga dan tidak aktif secara umum, maka itu dapat menurunkan HDL (kolesterol baik).

Riwayat keluarga Anda juga bisa mempengaruhi tingkat kolesterol. Sebuah hasil penelitian telah menunjukkan bahwa kolesterol tinggi cenderung berjalan dalam keluarga.

Jika Anda mempunyai anggota keluarga terdekat yang memilikinya, maka Anda juga bisa memiliki hal yang sama.

Tidak hanya itu, merokok juga mempromosikan kolesterol tinggi sebab hal tersebut bisa menurunkan HDL (kolesterol baik).

Gejala Penyakit Kolesterol Tinggi

Seringkali tidak ada gejala khusus yang berhubungan dengan kolesterol tinggi. Jadi Anda dapat mempunyai kolesterol tinggi dan tidak mengetahuinya.

Jika Anda memiliki kolesterol tinggi, maka tubuh Anda mungkin menyimpan kolesterol ekstra di arteri.

Arteri adalah pembuluh darah yang membawa darah dari hati menuju ke seluruh tubuh. Penumpukan kolesterol yang ada di dalam arteri dikenal sebagai plak.

Dengan seiring berjalannya waktu, plak tersebut bisa menjadi keras dan membuat arteri menyempit. Deposito plak yang besar bisa sepenuhnya menghalangi arteri.

Plak kolesterol juga bisa terbelah, dan mengakibatkan pembentukan gumpalan darah yang menghalangi aliran darah.

Jika arteri yang menyuplai darah ke otot-otot di jantung menjadi tersumbat, maka Anda bisa mengalami serangan jantung.

Dan jika arteri yang menyuplai darah ke otak tersumbat, maka Anda bisa mengalami stroke.

Banyak orang tidak menemukan bahwa mereka mempunyai kolesterol tinggi hingga mereka menderita salah satu dari peristiwa yang mengancam jiwa tersebut.

Bahaya Penyakit Kolesterol Tinggi

Bahaya yang ditimbulkan akibat dari kolesterol tinggi bisa terjadi karena kebiasaan seseorang ketika menjalani pola hidup yang tidak sehat. Misalnya:  suka mengonsumsi jenis makanan berlemak serta malas dalam berolahraga.

Akibat dari tingkat kolesterol dalam jumlah berlebihan yang terdapat pada darah akan meningkatkan risiko seseorang untuk terserang penyakit jantung dan penyakit stroke.

Tubuh kita tentu membutuhkan kolesterol supaya organ-organ yang ada di dalam tubuh bisa menjalankan fungsinya dengan baik.

Namun kolesterol tinggi yang terdapat di dalam tubuh seseorang menyimpan sejumlah bahaya, di antaranya sebagai berikut :

  • Kolesterol dan Penyakit Jantung Koroner

Risiko utama akibat dari kolesterol tinggi ialah bisa menyebabkan timbulnya penyakit jantung koroner.

Jika kadar kolesterol terlalu tinggi, kolesterol bisa menumpuk di dinding arteri Anda.

Dengan seiring berjalannya waktu, penumpukan ini disebut plak dan menyebabkan pengerasan arteri atau atherosclerosis.

Dimana kondisi ini mengakibatkan arteri menjadi menyempit, sehingga memperlambat aliran darah yang menuju ke otot jantung.

Aliran darah yang berkurang dapat menyebabkan angina (nyeri dada) atau serangan jantung jika pembuluh darah diblokir sepenuhnya.

  • Kolesterol dan Stroke

Aterosklerosis menyebabkan arteri yang mengarah ke otak menjadi menyempit dan bahkan tersumbat.

Jika sebuah kapal yang membawa darah ke otak diblokir sepenuhnya, Anda bisa mengalami stroke

  • Penyakit Kolesterol dan Vaskular Tepi

Akibat dari kolesterol tinggi juga telah dikaitkan dengan timbulnya penyakit pembuluh darah perifer.

Dimana hal ini bisa mengacu pada penyakit pembuluh darah yang terjadi di luar jantung dan otak.

Dalam kondisi ini, timbunan lemak menumpuk di sepanjang dinding arteri dan mempengaruhi sirkulasi darah. Ini bisa terjadi terutama di arteri yang mengarah ke kaki.

  • Kolesterol dan Diabetes

Penyakit diabetes bisa mengganggu keseimbangan yang terdapat diantara kadar kolesterol HDL dan LDL.

Orang dengan riwayat penyakit diabetes cenderung mempunyai partikel LDL yang menempel pada arteri dan merusak dinding pembuluh darah lebih mudah.

Glukosa (sejenis gula) yang menempel pada lipoprotein atau paket kolesterol-protein yang memungkinkan kolesterol untuk melakukan perjalanan melalui darah.

LDL sugarcoated tetap dalam aliran darah lebih lama dan dapat menyebabkan pembentukan plak.

Orang dengan diabetes cenderung memiliki HDL rendah dan trigliserida tinggi (jenis lain dari lemak darah).

Kedua hal tersebut bisa meningkatkan risiko seseorang untuk penyakit jantung dan arteri.

  • Kolesterol dan Tekanan Darah Tinggi

Tekanan darah tinggi atau yang disebut juga dengan hipertensi juga ada kaitannya dengan kolesterol tinggi.

Ketika arteri menjadi mengeras dan menyempit dengan plak kolesterol dan kalsium, maka jantung harus lebih  keras untuk memompa darah melalui mereka, dan menyebabkan tekanan darah menjadi sangat tinggi.

Sumber

    https://familydoctor.org/condition/cholesterol/

    https://www.webmd.com/cholesterol-management/guide/diseases-linked-high-cholesterol

Baca Artikel Terkait Lainnya:

Jika Ada Pertanyaan, Silahkan Isi Kolom Komentar Disini yaaa ...

Konsultasikan Disini!!
error: Jangan Copas!! Mikil Sendili Dong :P