Penyakit Eksim – Penyebab, Gejala, dan Bahayanya

Hallo Sahabat semuanya.. Bertemu lagi dengan kami tim Konsulgratis.com yang selalu memberikan informasi seputar dunia kesehatan.

Di kesempatan kami ini, kami akan membahas info kesehatan mengenai Penyakit  Eksim  – Penyebab, Gejala, dan Bahayanya

Yuk langsung saja simak ulasan selengkapnya berikut ini..

Penyakit Eksim – Penyebab, Gejala, dan Bahayanya

Eksim (dermatitis atopik) adalah bentuk umum dermatitis (peradangan kulit) yang menyebabkan kulit menjadi gatal, merah, bengkak, dan nyeri.

Gejala penyakit ini bisa bervariasi dari ruam ringan yang menghilang dengan cepat hingga kondisi yang lebih parah yang terjadi dalam waktu lama.

Tujuan utama pengobatan adalah untuk menghilangkan rasa gatal yang, jika tidak ditangani dapat memicu atau memperburuk gejala lainnya.

Eksim umumnya terjadi pada bayi dan anak-anak, meskipun bisa terjadi kapan dan pada siapa saja. Eksim biasanya berkembang pada tahun pertama kehidupan.

Sebagian besar anak-anak mengalami peningkatan substansial pada pertengahan masa remaja mereka, tetapi pada beberapa anak eksim yang parah berlanjut hingga dewasa.

Eksim biasanya dimulai pada wajah diikuti oleh tangan dan kaki. Anak yang lebih besar cenderung terkena lipatan siku dan lutut, leher, pergelangan tangan, pergelangan kaki, dan kaki.

Tangan dan kaki cenderung menjadi daerah yang paling sering terkena pada orang dewasa. Eksim bukanlah kondisi menular.

Eksim cenderung berkembang pada orang-orang dengan alergi seperti asma, demam dan sering berjalan dalam keluarga.

Jenis Penyakit Eksim

Saat orang merujuk pada eksim, mereka biasanya terkena dermatitis atopik yang ditandai dengan kulit kering dan gatal yang sering muncul dengan ruam merah.

Berikut jenis lain dari eksim termasuk:

Dermatitis Kontak

Dermatitis kontak disebabkan oleh kontak dengan iritan. Kondisi ini menyebabkan rasa terbakar, gatal, dan kemerahan. Peradangan bisa hilang saat iritasi dihilangkan.

Dermatitis Dishidrotik

Dermatitis dishidrotik mempengaruhi jari, telapak tangan, dan telapak kaki yang menyebabkan gatal, bercak bersisik, kulit yang mengelupas atau merah, pecah-pecah dan menyakitkan.

Dermatitis Nummular

Dermatitis nummular menyebabkan kulit kering dan bulat di musim dingin yang biasa mempengaruhi kaki, dan lebih sering terjadi pada pria.

Dermatitis Seboroik

Dermatitis seboroik menyebabkan ruam gatal, merah, bersisik, terutama di kulit kepala, alis, kelopak mata, sisi hidung, dan belakang telinga.

Penyebab Penyakit Eksim

Penyebab eksim tidak sepenuhnya dipahami. Namun masyarakat meyakini jika penyakit ini dipicu oleh sistem kekebalan tubuh yang terlalu aktif yang merespons secara agresif saat terpapar iritasi.

Eksim terkadang disebabkan oleh respons abnormal terhadap protein yang merupakan bagian dari tubuh.

Biasanya, sistem kekebalan tubuh mengabaikan protein dan hanya menyerang pada protein penyerang seperti bakteri atau virus.

Dalam kasus eksim, sistem kekebalan kehilangan kemampuan untuk membedakan antara keduanya yang menyebabkan peradangan.

Penyebaran eksim adalah saat satu atau lebih gejala eksim muncul di kulit. Pemicu umum dari kambuhnya eksim meliputi:

  • Bahan kimia yang ditemukan dalam pembersih dan detergen
  • Bahan kasar seperti wol
  • Kain sintetis
  • Suhu tubuh meningkat
  • Berkeringat
  • Perubahan suhu
  • Penurunan kelembaban secara tiba-tiba
  • Alergi makanan
  • Bulu binatang
  • Infeksi saluran pernapasan atas (ISPA)

Tanda dan Gejala Penyakit Eksim

Gejala umum penyakit eksim adalah:

  • Gatal yaitu aspek terburuk karena dapat membuat seseorang merasa kesal, dan membuat tangan menggaruk sehingga menyebabkan kulit menjadi semakin keriput dan kemungkinan infeksi berkembang
  • Kemerahan yang disebabkan oleh darah ekstra yang mengalir melalui pembuluh darah di dalam kulit atau di daerah yang terkena
  • Penampilan kasar pada kulit, yang disebabkan oleh lepuh kecil berisi cairan tepat di bagian bawah kulit yang disebut “vesikel”
  • Mencair ketika lecet pecah, baik oleh sendiri atau karena garukan, dan cairan mengalir ke permukaan kulit
  • Kerak atau keropeng yang terbentuk ketika cairan mengering
  • Anak-anak yang mengalami eksim sering memiliki kulit kering dan bersisik yang mungkin akibat dari penyakit atau juga jenis kulit alami keluarga
  • Bercak pucat pada kulit mungkin muncul karena eksim bisa mengganggu produksi pigmen yang mengontrol warna kulit, yang kemudian efeknya memudar dan menghilang
  • Area kulit menjadi kasar, dan lebih tebal sebagai respons terhadap goresan

Bahaya Penyakit Eksim

Pada kasus tertentu, eksim bisa menyebabkan komplikasi kesehatan lainnya selain gejala yang muncul pada kulit.

Infeksi kulit akibat menggaruk secara konstan merupakan komplikasi yang paling umum terjadi akibat eksim.

Dengan mengetahui kemungkinan komplikasi sejak dini, maka Anda bisa mengurangi kemungkinan masalah tersebut.

Dokter Anda juga bisa memberi saran untuk mencegah serta mengatasi komplikasi tersebut.

Komplikasi Medis

Infeksi

  1. Infeksi bakteri: Risiko kesehatan yang terkait dengan dermatitis atopik yaitu skin colonization atau infeksi bakteri seperti Staphylococcus aureus.
  2. Infeksi virus: Orang dengan dermatitis atopik rentan terhadap beberapa infeksi virus pada kulit, seperti: virus herpes simplex.

Anda perlu waspada dengan gejala infeksi. Segera kunjungi dokter jika Anda menduga kulit Anda mengalami infeksi.

Neurodermatitis

Neurodermatitis merupakan kondisi kulit akibat terlalu sering digaruk. Hal ini bisa menyebabkan kulit menebal, merah, dan berwarna lebih gelap dari kulit sekitarnya.

Bekas luka

Menggaruk kulit secara konstan bisa menyebabkan bekas luka. Satu-satunya cara untuk mencegah bekas luka tersebut yaitu dengan cara tidak menggaruk kulit.

Komplikasi Gaya Hidup

Kepercayaan diri

Banyak orang dewasa dan anak-anak dengan penyakit eksim merasa malu terhadap kondisi kulitnya. Ruam dan kulit kasar bisa mengganggu kepercayaan diri.

Rasa tidak nyaman dalam berolahraga

Eksim bisa mempersulit aktivitas berolahraga, karena keringat bisa mengakibatkan kulit gatal. Karenanya, beberapa orang menghindari aktivitas fisik akibat kondisi kulit tersebut.

Bullying

Anak-anak dalam usia sekolah mungkin bisa mengalami ledekan dari teman-teman seusianya karena eksim atopik yang mereka alami.

Kesulitan tidur

Masalah kesulitan tidur ini umum terjadi pada orang dengan eksim. Kekurangan tidur bisa mempengaruhi mood, perilaku, dan membuat sulit berkonsentrasi pada pelajaran sekolah atau pekerjaan.

Demikianlah informasi mengenai Penyakit Eksim, sekian dan semoga bermanfaat 😉

Sumber

    https://www.healthline.com/health/eczema#types

    https://www.southerncross.co.nz/group/medical-library/eczema-causes-symptoms-treatment

    https://hellosehat.com/pusat-kesehatan/dermatologi/berbagai-komplikasi-yang-mungkin-muncul-akibat-eksim/

Baca Artikel Terkait Lainnya:

Jika Ada Pertanyaan, Silahkan Isi Kolom Komentar Disini yaaa ...

Konsultasikan Disini!!
error: Jangan Copas!! Mikil Sendili Dong :P