Obat Jerawat di Apotik

Obat Jerawat di Apotik

Obat Jerawat di Apotik – Siapalah yang tidak kenal dengan yang namanya jerawat ini. Tentunya semua sudah tidak asing lagi dengan salah satu keluhan kulit paling umum yang satu ini.

Obat Jerawat di Apotik

Yah, jerawat. Sudah sangat sering bukan menemukan masalah yang satu ini. Baik muncul pada laki-laki maupun perempuan, khususnya saat masa pubertas.

Jerawat merupakan masalah kulit yang terjadi ketika tempat tumbuhnya rambut atau folikel rambut mengalami penyumbatan, akibat dari minyak atau sel kulit mati.

Umumnya, kondisi ini ditandai dengan kemunculan bintik-bintik pada beberapa bagian tubuh, seperti dada, punggung, leher, dan pada wajah.

Meskipun kondisi ini bisa terjadi dan bisa dialami oleh siapa saja, namun dari sebagian besar kasus jerawat terjadi saat remaja atau masa pubertas.

Yaitu pada usia sekitar 10 sampai 13 tahun. Kemudian semakin memburuk pada kulit orang yang memiliki masalah kulit berminyak.

Jerawat yang terjadi pada remaja juga umumnya akan hilang dengan sendirinya saat usia atau awal mula usia 20 tahun.

Namun pada sebagian besar kasus, ada pula yang masih mengalami masalah jerawat ini hingga usia 30 tahun. Khususnya pada wanita.

Gejala Jerawat

Jerawat bisa tumbuh pada hampir seluruh bagian tubuh. Namun kebanyakan memang lebih sering terjadi pada area wajah, bahu, leher, punggung dan dada.

Gejala paling umum dari kemunculan kondisi ini ialah bintik atau komedo yang berwarna putih atau hitam. Komedo hitam merupakan bintik berwarna hitam yang bisa muncul pada permukaan kulit.

Bintik hitam ini tidaklah berasal dari kotoran, namun akibat paparan langsung dengan oksigen di udara. Sedangkan untuk jenis komedo putih biasanya terletak pada bagian bawah permukaan kulit.

Serta untuk jerawat yang berwarna putih ini mempunyai tekstur yang lebih kasar. Selain komedo hitam dan putih, bentuk jerawat lain yang bisa terjadi akibat paparan peradangan, diantaranya :

  • Papula, benjolan kecil kemerahan yang pada umumnya terasa sangat menyakitkan.
  • Pustula, benjolan kecil yang pada bagian ujungnya terdapat nanah
  • Nodul, berupa benjolan keras yang terbentuk pada area bawah permukaan kulit, dan terkadang terasa sangat menyakitkan.
  • Kista, merupakan benjolan berisi nanah yang terasa sangat menyakitkan dan berisikan nanah. Seperti halnya dengan jenis nodul, kista ini juga terbentuk pada bagian bawah permukaan kulit.

Penyebab jerawat

Terdapat banyak sekali hal-hal yang bisa menjadi penyebab timbulnya jerawat ini. Adapun beberapa kondisi umum yang paling banyak mengakibatkan terjadinya jerawat, diantaranya :

Akibat sumbatan pada folikel rambut

Pada kondisi ini, jerawat muncul saat folikel rambut mengalami penyumbatan oleh campuran sel kulir mati ataupun karena sebum.

Produksi sebum berlebih

Sebum merupakan salah satu zat yang diproduksi oleh kelenjar minyak, dan berfungsi untuk mencegah terjadinya kulit kering.

Hormon

Merupakan penyebab jerawat yang memang tidak bisa dihentikan kemunculannya. Yaitu karena aktivitas hormon androgen terlalu berlebihan di dalam tubuh. Sehingga mengakibatkan timbulnya jerawat.

Bakteri

Selain hormon, penyebab lainnya ialah akibat infeksi bakteri Propionibacterium acnes yang dapat berkembang dan menyumbat tempat tumbunya rambut, serta mengakibatkan peradangan.

Apabila foliket mengalami penyumbatan, maka pembengkakan dan pembentukan komedo putih dan hitam bisa terjadi.

Dan jika kondisi tersebut tidak segera diatasi, bisa berkembang menjadi beberapa kondisi meliputi nodul, papula, pustula, dan bahkan bisa berkembang menjadi kista.

Penyebab lain yang bisa membuat jerawat semakin meradang

Simak di bawah ini terdapat beberapa kebiasaan buruk yang bisa membuat kondisi jerawat Anda semakin meradang dan memburuk.

Dan mungkin beberapa penyebab di bawah ini juga tidak pernah tersadari oleh Anda, diantaranya seperti :

Sering memenet atau mengorek jerawat

Ada baiknya, Anda menjauhi beberapa kebiasaan buruk semacam ini. Pasalnya, dengan memencet jerawat nyatanya tidak bisa menghilangkannya.

elainkan malah bisa memperburuk serta menimbulkan bekas luka pada kondisi jerawat Anda.

Ketika Anda memencet jerawat, kondisi kulit justru akan menjadi lunak, sehingga bisa membuat jaringan kulit rentan mengalami perobekan.

Menyentuh wajah menggunakan tangan kotor

Hal yang satu ini pastinya merupakan yang paling sering dilakukan oleh setiap orang. Sejumlah bakteri dan berbagai kotoran yang menempel di tangan bisa menyumbat pori-pori akibat kororan yang juga menempel pada kulit.

Selain itu, benda-benda asing lain yang menempel di wajah lainnya seperti alat make-up, handphone, bahkan keringat pun bisa menjadi pemicu tumbuhnya jerawat ini.

Terlalu sering mencuci muka atau melakukan scrub

Salah satu kunci mendapatkan kulit bebas dari jerawat ialah dengan menjaga kebersihan wajah. Sebab selama ini, mungkin Anda lebih sering melakukan cuci muka untuk menjaga kebersihan kulit.

Namun pada kenyataannya, terlalu sering mencuci muka atau melakukan scrub justru bisa menjadi pemicu timbulnya jerawat.

Pada pada dasarnya, wajahh memproduksi minyak sebagai salah satu cara untuk melindungi wajah dan melembabkannya. Selain itu, mencuci muka terlalu sering dengan sabun juga bisa mengakibatkan acne detergicans.

Yaitu sebuah kondisi dimana timbulnya jerawat akibat reaksi dari zat yang terkandung di dalam pembersih atau pun sabun itu sendiri.

Selain itu, penyebab lainnya bisa terjadi karena :

  • Rambut yang kotor
  • Terlalu cepat menyerah saat melakukan pengobatan jerawat
  • Stres
  • Merokok
  • Tidak atau kurang tepat saat mencuci muka
  • Penggunaan kosmetik yang salah
  • Penggunaan minyak rambut atau hair spray
  • Akibat adanya tekanan atau gesekan pada kulit.

Makanan yang Baik dan Boleh Dikonsumsi oleh Seseorang yang Memiliki Jerawat

Ketika jerawat datang, pastinya Anda ingin dia langsung pergi. Untuk itu, di bawah ini kami infomasikan menu makan terbaik yang paling disarankan dikonsumsi oleh para penderita jerawat. Diantaranya seperti :

Makanan rendah indeks Glikemik

Beberapa penelitian dilakukan untuk mengetahui efektivitas dari diet indeks glikemik rendah ini.

Beberapa makanan dengan indeks glikemik rendah meliputi paprika merah, kelapa, brokoli, tomat, wortel, kacang-kacangan, kismis, ubi jalar, beras merah, jamur, jeruk, dan buah kiwi.

Makan dengan kandungan asam lemak omega 3

Sebagian besar kandungan asam lemak ini ditemukan dalam sumber protein, seperti ikan, telur, dan sejumlah sumber tanaman.

Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa asam lemak omega-3 ini bersifat antiinflamasi. Sehingga sangat berperan dalam penurunan tingkat keparahan jerawat.

Mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin A, D, dan E

Jenis vitamin A sangat efektif dalam membantu mengobati peradangan jerawat. Seseorang yang menderita jerawa ini memiliki tingkat vitamin D yang rendah.

Selain itu, vitamin C dan E juga sangat penting untuk membantu mencegah terjadinya pembentukan komedo atau pertumbuhan bakteri penyebab jerawat.

Adapun makanan yang tinggi vitamin A, E dan D meliputi wortel, umbi, tuna, kuning telur, bayam, susu mentah utuh, minyak zaitun, apukat, ikan salmon, dan tomat.

Pantangan Makanan pada Seseorang yang Memiliki Masalah Jerawat

Makanan berminyak

Pantangan makanan pertama pada penderita jerawat ialah makanan berminyak. Pasalnya jenis makanan berminyak ini bisa membuat kelenjar minyak pada kulit lebih banyak memproduksi minyak.

Asam lemak di dalam makanan berminyak juga bisa meningkatkan terjadinya peradangan, serta membuat jerawat bisa semakin bertambah.

Makanan manis

Berdasarkan sebuah studi, salah satu makanan yang bisa menjadi penyebab timbulnya jerawat ialah makanan tinggi gula, seperti cokelat, roti putih, dan cake.

Hal ini dikarenakan kadar glukosa yang terlalu tinggi di dalam tubuh bisa merangsang kenaikan hormon insulin. Yaitu hormon yang berfungsi dalam mengelola glukosa di dalam tubuh manusia.

Susu

Meskipun hubungan keduanya tidaklah begitu jelas. Namun beberapa studi telah menunjukkan bahwa produk susu seperti keju dan mentega bisa memicu timbulnya jerawat. Bahkan bisa membuat jerawat Anda semakin bertambah parah.

Kemungkinan besar olahan susu ini bisa meningkatkan hormon insulin sebagai pencetus kemunculan jerawat. Beberapa olahan susu tersebut meliputi es krim, yougurt, susu rendah lemak, susu dengan perisa.

Coklat

Sebaiknya untuk sementara waktu, hindarilah pengonsumsian coklat ini. Sebab, berdasarkan sebuah studi menemukan bahwa coklat bisa meningkatkan keparahan jerawat.

Kemunculannya tersebut dikarenakan kandungan gula atau bahan-bahan lainnya bisa memicu jerawat.

Jika Anda sangat ingin sekali makan cokelat, disarankan untuk lebih memilih dark chocolate dan memeriksa gula serta kandungan karbohidrat lainnya sebelum mengonsumsinya.

Juck food atau makanan cepat saji

Makanan cepat saji bisa mengakibatkan ketidakseimbangan hormon dan peningkatan kadar glukosa darah meningkat, hingga menimbulkan penyakit kulit semacam jerawat ini.

Pengobatan Jerawat

Pengobatan jerawat bisa memburuhkan waktu hingga berbulan-bulan, tergantung pada tingkat keparahan masalah jerawat itu sendiri.

Untuk jerawat ringan seperti komedo atau bintik-bintik, penanganannya cukup dengan menggunakan krim atau gel saja. Namun jika ingin melakukan pengobatan jerawat menggunakan obat-obatan.

Anda bisa memilih obat-obatan yang tersedia di apotik-apotik terdekat.  Untuk itu, di bawah ini kami informasikan beberapa jenis obat-obatan jerawat yang tersedia di apotik-apotik.

Obat Jerawat di Apotik

Beberapa diantaranya seperti :

  • Pimplex Krim Sulfur Anti Jerawat 15 gr

Merupakan krim anti jerawat yang mengandung bentonit, triklosan, dan sulfur. Kombinasi dari beberapa bahan tersebut bisa membantu membunuh bakteri penyebab jerawat serta mencegah timbulnya jerawat baru. Selain itu, pimplex sulfur ini juga bisa merawat jaringan kulit yang rusak akibat jerawat.

Keterangan Obat :

  • Komposisi : Alkohol 10 %, Allantoin 0,2 %, Bentonit 10 %, Triklosan 0,1 %, dan Sulfur 4 %.
  • Indikasi : Membantu merawat jaringan kulit yang rusak akibat jerawat dan mengatasinya
  • Dosis : Oleskan secukupnya 3 kali dalam sehari
  • Penyajian : Terlebih dahulu bersihkan wajah dan area yang berjerawat, kemudian oleskan langsung pada area yang berjerawat.

Kisaran Harga : Rp. 61. 900,- / Tube @ 15 gram

  • Erymed 2% CR 20 gr

Merupakan jenis obat dalam bentuk krim yang mengandung antibiotika eritromisin yang digunakan untuk pengobatan jerawat. Eritromisin ini merupakan alternatif atibiotika pada penderita yang memiliki reaksi alergi terhadap penisilin.

Termasuk golongan makrolida yang memiliki efek bakteriostatik dan bakterisidal terhadap beberapa bakteri Gram negatif maupun Gram positif.

Mekanisme kerja eritromisin ini bekerja dengan cara menembus membran sel bakteri dan mengikat sub unit ribosom 50s dan 70s. Atau dekat dengan area donor tRNA, sehingga tidak bisa melakukan translasi tRNA.

Keterangan Obat :

  • Komposisi : 2 % Erythromycin adalah sediaan krem antibiotika yang digunakan untuk pengobatan jerawat. Pada tiap gramnya terkandung 20 mg Erythromycin dalam zat dasar krem yang bisa dicuci dengan air.
  • Indikasi : Pengobatan secara topikal terhadap Acne vulgaris terutama yang berbentuk inflamasi dengan pustula dan papula.
  • Dosis : Gunakan menggunakan kapas steril. Jika menggunakan ujung jari, cuci tangan setelahnya. Apabila terjadi pengelupasan atau pengeringan, kurangi pemakaiannya.
  • Perhatian : Tidak diperbolehkan digunakan untuk ibu hamil atau pun menyusui.

Kisaran Harga : Rp. 37. 045,- / Tube.

  • Wardah Acne Face Powder 25 gr

Bedak antiacne ini memiliki formula yang ringan, tidak membuat kulit menjadi berminyak maupun menngkilap.

Dilengkapi dengan oil control dan anti bakteri, sangat cocok untuk masalah kulit berjerawat agar kulit menjadi lebih tampak halus dan segar.

Keterangan Harga :

  • Komposisi : Asam Salicylate untuk membantu menipiskan noda hitam bekas jerawat dan membantu proses eksfoliasi, Soybean Extrack untuk membantu proses pencerahan kulit, dan Triclosan yaitu sebagai anti bakteri.
  • Indikasi : Membuat kulit tampak lebih cerah alami, terasa halus dan terjaga kelembabannya
  • Penggunaan : Gunakan setelah menggunakan pelembab (Acne perfecting Moisturizer Gel)

Kisaran Harga : Rp. 43.000,- / Pcs

  • Kapsida Bersih Darah Kembang Bulan

Keterangan Obat :

  • Komposisi : Amomi fructus 28 mg, andrographidis herba 35 mg, burmani cortex 74 mg, curcuma domesticae rhizoma 53 mg, coriandri fructus 17 mg, centella herba 35 mg, languatis rhizoma 42 mg, imperatae rhizoma 14 mg, dan zingiberis aromaticae rhizoma 52 mg.
  • Indikasi : Membantu meringankan gatal-gatal, koreng, jerawat, dan bisul.
  • Dosis dan penggunaan : 3 x 2 kapsul sehari sebelum makan

Kisaran Harga : Rp. 16.200,- / Botol

  • Nourish Beauty Care Acne Gel 10 ml

Merupakan gel dari produk nourish skin yang bisa mengurangi peradangan sekaligus bisa membantu membasmi masalah jerawat.

Keterangan Obat :

  • Komposisi : Herbal extract, hydrolyzed collagen, hydrolyzed marine, lavender, dan Silanediol salicylate
  • Indikasi : Mengurangi peradangan, mempercepat penyembuhan kulit berjerawat, meringan jerawat, membantu mempercepat proses regenerasi kulit, sehingga bisa mencegah noda bekas jerawat.
  • Dosis dan penggunaan : Gunakan 2x sehari, dengan oleskan langsung pada area kulit wajah yang berjerawat setelah dibersihkan terlebih dahulu. Kemudian diamkan.
  • Perhatian dan efek samping : Hipersensitasi dengan komponen obat dan reaksi alergi.

Kisaran Harga : Rp. 42.900,- / Pcs

  • Benzolac 2,5 % CR 5 gr

Merupakan jenis obat berbentuk gel yang kerap digunakan untuk mengatasi masalah kulit berjerawat.

Keterangan obat :

  • Komposisi : Benzoyl peroxide 2,5 %
  • Dosis dan penggunaan : Gunakan setiap 1 sampai 2 kali dalam sehari, oleskan secara tipis-tipis pada area kulit yang berjerawat
  • Perhatian : Hindari kontak langsung dengan bibir, mata, dan selaput lendir. Bisa menimbulkan rasa panas, kulit mengelupas, atau kulit kemerahan. Hindari penggunaan pada ibu hamil dan ibu menyusui, serta pada anak-anak.
  • Efek samping : Iritasi lokal, dan dermatitis kotak alergi

Kisaran Harga : Rp. 16.300,- / Tube.

  • Felire Acne Gel 10 Gr

Keterangan obat :

  • Deskripsi : membantu menghilangkan jerawat, dan mengurangi radang jerawat.
  • Komposisi : Boric acid, triclosan, dan niacinamide
  • Dosis dan penggunaan : Gunakan 3 kali dalam sehari, oleskan langsung pada area kulit wajah untuk mengringkan dan merawat kulit yang berjerawat
  • Perhatian : Hindari kontak langsung dengan mata, hanya dipergunakan untuk penggunaan luar, jika timbul gangguan pada kulit, kurangi pemakaian atau hentikan segera jika gangguannya tetap ada.
  • Efek samping : Iritasi kulit

Kisaran Harga : Rp. 17.200,- / Tube

  • Mediklin Sol 30 Ml

Keterangan Obat :

  • Komposisi : Clindamycin Phosphate
  • Deskripsi : Dipergunakan sebagai anti acne atau obat jerawat dalam bentuk larutan lalu oleskan langsung pada bagian kulit yang sakit.
  • Dosis dan penggunaan : Gunakan 1 sampai 2 kali dalam sehari dalam 1,2 % x 30 ml
  • Perhatian : Hingga kontak langsung dengan mata ataupun dengan membran mukosa lainnya, pada wanita hamil dan laktasi, serta anak di bawah usia 12 tahun
  • Efek samping : Ruam, iritasi, kekeringan pada kulit, dan kemerahan

Kisaran Harga : Rp. 54 750,- / Botol

Nah itulah sekilas artikel kali ini mengenai penyakit jerawat beserta gejala, penyebab, hingga beberapa jenis obat jerawat yang bisa digunakan dan tersedia di apotik-apotik. Semoga bermanfaat.

Baca Artikel Terkait Lainnya:

Jika Ada Pertanyaan, Silahkan Isi Kolom Komentar Disini yaaa ...

Konsultasikan Disini!!
error: Jangan Copas!! Mikil Sendili Dong :P