Hormon – Definisi dan Penyakit Terkait

Selamat datang kembali di www.konsulgratis.com bersama saya Nurul Syahraini yang sudah siap dengan info terbaru di edisi kali ini.

Nah, pada kesempatan ini kita akan membahas mengenai Hormon – Definisi dan Penyakit Terkait

Hormon – Definisi dan Penyakit Terkait

Hormon merupakan pembawa pesan kimia atau sel atau sebagian kelompok sel. Hormon beredar para aliran darah untuk mencari sel target.

Saat hormon menemukan targetnya, ia akan mengikat protein reseptor tertentu pada permukaan sel dan mengirimkan sinyal.

Hormon bertugas mengaitkan antara organ dan jaringan untuk mengatur aktifitas setiap bagian tubuh. Hormon berbahan asam amino yang larut dalam air serta bekerja pada permukaan sel target melalui pembawa pesan kedua.

Penyakit hormon cukup kompleks karena secara langsung memengaruhi beberapa atau fungsi tubuh lainnya. Tubuh manusia memiliki banyak kelenjar endokrin yang mengatur fungsi yang berbeda-beda.

Oleh sebab itu, gangguan penyakit yang bisa memengaruhinya pun cukup banyak. Jika tubuh kekurangan hormon, maka dapat merepotkan dan memengaruhi fungsi tubuh.

Penyakit Terkait Hormon

Terdapat beberapa kondisi yang bisa membuat hormon mengalami ketidakseimbangan. Misalnya karena stres seperti halnya akibat stres mental, cacat dari lahir atau faktor keturunan, proses penuaan alami seperti halnya menopause.

Adapun beberapa kondisi atau penyakit yang bisa berkaitan dengan kondisi hormon yang sedang tidak baik, diantaranya seperti di bawah ini :

Penyakit addison

Ini merupakan kondisi berupa penurunan sekresi dari korteks adrenal karena terjadinya degradasi jaringan atau artofi dan korteks.

Penyakit ini juga bisa terjadi akibat kurangnya jumlah hormon yang diproduksi oleh kelenjar adrenal. Biasanya kondisi ini akan ditandai dengan beberapa gejala seperti dehidrasi, kelelahan, sakit perut dan perubahan warna kulit.

Sindrom Cushing

Sedangkan kondisi ini ialah kebalikan dari kondisi penyakit sebelumnya. Sindrom cushing terjadi akibat kelenjar pituitari yang memproduksi hormon terlalu banyak atau secara berlebihan.

Dan akibatnya, kelenjar adrenal terlalu aktif. Kondisi ini bisa terjadi pada anak-anak, atau seseorang yang mengonsumsi obat-obatan kortikosteroid dengan dosis yang tinggi.

Hipotiroidisme

Kondisi ini bisa terjadi saat hormon mengalami penurunan sekresi atau kekurangan sekresi. Kondisi ini juga ditandai dengan kelelahan, naiknya berat badan, sembelit dan keinginan tidur lebih dari 12 jam sehari.

Hipotiroidisme juga bisa mengakibatkan terganggunya proses metabolisme tubuh menjadi semakin lambat, yang akhirnya tubuh bisa kekurangan energi.

Hipertirodisme

Sedangkan hipertiroidisme merupakan kebalikan dari kondisi hipotiroidisme. Yaitu produksi sekresi hormon tiroid yang terlalu tinggi di dalam tubuh.

Gangguan kondisi ini bisa memengaruhi metabolisme tubuh penderita. Umumnya lebih banyak terjadi pada wanita.

Gigantisme

Pada gangguan kondisi ini, terdapat pertumbuhan sekresi hormon yang terlalu berlebian. Proses pertumbuhan tubuh pun bisa lebih cepat dari biasanya, termasuk jaringan tulang.

Umumnya lebih banyak terjadi semasa kanak-kanak, sehingga berdampak pada anak dengan memiliki tinggi badan atau berat badan lebih dari kondisi anak pada umumnya.

Hipopituitarisme

Kondisi ini dapat terjadi saat kelenjar pituitari tidak mampu lagi untuk memproduksi hormon dengan jumlah yang memadai.

Gangguan kondisi semacam ini juga dapat memicu terjadinya gangguan kondisi lain, seperti berhenti menstruasi pada wanita.

Akromegali

Hal ini bisa terjadi apabila sekresi hormon pertumbuhan terlalu berlebih bahkan setelah menginjak usia 18 tahun.

Mereka tidak bisa tumbuh lebih tinggi lagi, namun tubuhnya tetap bisa melebar karena tulang menjadi tebal dan jaringan lunak terus tumbuh.

Dwarfisme

Ini bisa terjadi karena tubuh kekurangan sekresi hormon selama masa kanak-kanak. Seseorang akan mengalami tingkat pertumbuhan yang lambat dari orang-orang pada umumnya.

Pada kondisi ini bisa terlihat, penderita yang berusia 20 tahun akan terlihat seperti 10 tahun. Atau bisa pula diartikan sebagai orang kerdil atau bertubuh pendek.

Demikianlah untuk penjelasan kali ini mengenai Hormon – Definisi dan Penyakit Terkait. Semoga bermanfaat.

Sumber

    https://id.wikipedia.org/wiki/Hormon

    https://www.studyread.com/hormonal-diseases/

Baca Artikel Terkait Lainnya:

Jika Ada Pertanyaan, Silahkan Isi Kolom Komentar Disini yaaa ...

Konsultasikan Disini!!
error: Jangan Copas!! Mikil Sendili Dong :P