Gejala dan Faktor Penyebab Polio

Hallo, how are you ?? If you say “fine”, we’re so very happy. Because, your health is my happines.

Ok, just for all of you guys.. In this moment, KonsulGratis’s team has important information about “Gejala dan Faktor Penyebab Polio

Bagaimana teman ? Do you know ?? Atau justru kalian ingin mengetahuinya ? Verywell, check result, happy reading and enjoy please teman.. 😉

Gejala dan Faktor Penyebab Polio

Apa itu polio ?

Polio atau poliomyelitis merupakan sejenis infeksi virus yang sangat menular yang dapat menyebabkan masalah pada sistem pernafasan, menyebabkan kelumpuhan bahkan hingga kematian.

Polio dapat di klarifikasikan sebagai suatu kondisi yang terjadi dengan atau tanpa gejala sama sekali.

Pasalnya hampir 95% kasus polio, nyatanya tidak menunjukan gejala apapun. Sementara 4-8% kasus lainnya menunjukan bahwa polio disertai dengan beberapa gejala tertentu.

Fakta-fakta Perihal Penyakit Polio :

Berikut ini merupakan beberapa fakta mendetail perihal penyakit polio :

  1. Polio adalah sejenis infeksi penyakit yang diakibatkan oleh virus polio.
  2. Sebagian besar penyakit polio sama sekali tidak menunjukkan adanya gejala apapun.
  3. Wanita hamil lebih rentan terkena penyakit polio.
  4. Hampir setengah dari total keseluruhan penderita polio mengembangkan sindrom post-polio.

Gejala Penyakit Polio

Seperti yang telah diketahui bahwa hampir 95% kasus penyakit polio tidak menimbulkan gejala sama sekali. Sehingga dalam kasus yang sangat parah, penyakit ini dapat menyebabkan kelumpuhan bahkan hingga kematian pada penderitanya.

Ya, meskipun akibat yang ditimbulkan oleh penyakit polio ini sangat teramat parah dan begitu menakutkan. Namun sangat di sayangkan gejala kerap kali tidak muncul sebagai upaya peringatan.

Akan tetapi ketika gejala muncul, mereka cenderung tidak sama atau jutsru berbeda. Kondisi tersebut tergantung pada jenis penyakit polio yang terjadi.

Adapun beberapa tahapan gejala ataupun tanda dari penyakit polio yang mungkin terjadi, diantaranya ialah termasuk :

Dalam kasus yang ringan, yang biasanya muncul selama 3 hari berturut-turut umumnya menunjukan gejala seperti :

  1. Sakit kepala
  2. Demam
  3. Mual
  4. Muntah.

Dalam kasus yang sedikit parah, umumnya penyakit polio akan menunjukan gejala :

  1. Demam sedang
  2. Nyeri otot
  3. Kelelahan dan lemas
  4. Leher dan punggung terasa kaku.

Sementara dalam kasus yang lebih parah, biasanya penyakit polio akan menunjukan beberapa gejala termasuk :

  1. Demam
  2. Nyeri dan kejang otot
  3. Kekakuan
  4. Kelemahan otot
  5. Tremor (gemetar)
  6. Konstipasi
  7. Kesulitan menelan.

Terlepas dari beberapa kondisi tersebut, ada pula efek atau dampak dari penyakit polio yang juga penting untuk diketahui. Efek atau dampak dari penyakit polio tersebut ialah :

  1. Timbulnya kelemahan pada otot progresif yang terkena selama awal infeksi. Namun otot lain akan tampak baik-baik saja dan tampak tidak terpengaruh sama sekali.
  2. Nyeri sendi dan kelelahan yang ekstrem
  3. Tingkat memori dan konsentrasi akan ikut terpengaruh
  4. Otot akan menjadi lemak atau atropi (dalam kasus yang lebih jarang)
  5. Kesulitan menelan.

Penyebab Penyakit Polio

Polio adalah sejenis penyakit yang diakibatkan oleh infeksi virus yang sangat menular.

Bahkan penularan bisa terjadi melalui kontak dengan cairan yang keluar dari hidung, mulut, atau feses yang telah terinfeksi.

Selain itu, penyakit tersebut ternyata juga dapat menyebar melalui langsung dan terus-menerus dengan orang yang telah terinfeksi. Terlebih jika orang tersebut belum melakukan vaksin polio oral.

Tahukah Anda ?

Penyebaran penyakit polio sendiri umumnya terjadi melalui rute fekal-oral di wilayah yang memiliki sanitasi yang cukup buruk. Virus tersebut dapat masuk melalui hidung dan atau mulut.

Sehingga virus tersebut dapat berkembang dalam sistem pernafasan atau dalam saluran usus yang kemudian akan diserap dan menyebar melalui aliran darah atau sistem limfatik.

Masa inkubasi (rentan waktu infeksi virus hingga menimbulkan gejala) adalah sekitar 2 minggu atau 14 hari.

Terlepas dari itu, seseorang juga mungkin akan lebih rentan terjangkit penyakit polio jika belum mendapatkan imunisasi polio.

Faktanya..

Meskipun polio adalah penyakit yang bisa menyerang semua usia. Namun ada beberapa kelompok tertentu, ternyata memiliki resiko yang jauh lebih tinggi untuk terkena penyakit tersebut.

Termasuk bayi, anak yang lebih muda, orang yang lebih tua, wanita hamil dan seseorang yang memiliki sistem kekebalan tubuh rendah termasuk penderita penyakit HIV, leukimia serta autoimun.

Komplikasi

Paralytic polio dapat menyebabkan cacat fisik yang cukup parah termasuk kelumpuhan otot, kelainan pada tulang pinggung, pergelangan kaki dan tangan.

Selain itu, penyakit polio juga dapat menyebabkan komplikasi yang lebih serius pada organ tubuh lainnya termasuk pada paru-paru, ginjal, usus dan jantung.

Nah itulah beberapa informasi perihal penyakit polio yang penting sekali untuk Anda ketahui. Semoga bermanfaat dan salam sehat. 😉

Sumber

    https://www.healthhub.sg/a-z/diseases-and-conditions/72/polio

    https://www.medicalnewstoday.com/articles/155580.php

    https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/conditionsandtreatments/polio-and-post-polio-syndrome

    Baca Artikel Terkait Lainnya:

    Jika Ada Pertanyaan, Silahkan Isi Kolom Komentar Disini yaaa ...

    Konsultasikan Disini!!
    error: Jangan Copas!! Mikil Sendili Dong :P