Gejala dan Faktor Penyebab Hernia

Hallo sobat KonsulGratis.com.. Selamat datang dan salam sehat ya..

Hanya untuk sobat saja, kali ini kami ingin memberikan informasi lengkap seputar “Gejala dan Faktor Penyebab Hernia

Yuk kita simak baik-baik ulasannya sobat 😉 Agar nanti sobat gak salah kaprah nih dalam mengenali penyakit yang satu ini..

Check result and happy reading sobat.. 😉

Gejala dan Faktor Penyebab Hernia

Apa itu Hernia ?

Hernia adalah sautu kondisi yang menggambarkan adanya organ yang mendorong melalui lubang otot atau jaringan yang menahannya.

Seperti salah satu contohnya ialah ketika usus menembus dinding otot perut yang mengalami kelemahan.

Tahukah Anda ?

Meskipun hernia adalah suatu kondisi penyakit yang umum terjadi di dalam perut. Akan tetapi, mereka juga dapat muncul di area lainnya termasuk selangkangan, pusar, atau paha atas.

Pada dasarnya, kebanyakan kasus penyakit hernia bukanlah suatu kondisi yang akan mengancam keselamatan jiwa penderitanya.

Namun tak jarang pula, tindakan operasi juga harus dilakukan untuk membantu mengobati hernia dan mencegah terjadinya komplikasi atau suatu kondisi yang berpotensi membahayakan penderita hernia.

Jenis-jenis Hernia

Adapun jenis-jenis penyakit hernia yang paling umum, diantaranya ialah sebagai berikut :

  1. Hernia Inguinalis

Hernia inguinalis merupakan sejenis hernia yang paling umum terjadi. Pasalnya, hampir sekitar 70% dari sesua total hernia adalah jenis hernia inguinalis.

Hernia inguinalis sendiri terjadi ketika usus mulai mendorong titik yang lemah atau lubang pada bagian bawah perut (seringkali terjadi tepat di saluran inginalis).

Kanal inguinal sendiri terletak tepat di pangkal paha. Pada pria, kanal inguinal adalah tempat dimana cairan sperma berpindah dari perut ke kantung zakar.

Sedangkan pada perempuan, kanal inguinal tersebut merupakan sejenis ligamen yang membantu menahan rahim di tempatnya.

Sehingga hernia inguinalis ini lebih sering terjadi pada pria dibandingkan dengan wanita.

  1. Hernia Hiatal

Hernia hiatal terjadi ketika bagian perut menonjol melalui diafragma ke dalam rongga dada. Jenis hernia yang satu ini, umumnya terjadi pada mereka yang telah menginjak usia diatas 50 tahun.

Namun jika seorang anak memiliki kondisi tersebut, biasanya diakibatkan oleh adanya cacat bawaan sejak lahir.

Faktanya, hampir semua hernia hiatal menjadi penyebab mendasar terjadinya refluks gastroesofagus atau suatu kondisi yang terjadi ketika isi lambung bocor dan naik ke kerongkongan yang menyebabkan heartburn.

  1. Hernia Umbilikalis

Hernia umbilikalis bisa terjadi pada anak-anak dan bayi dibawah 6 bulan. Kondisi tersebut terjadi ketika usus mereka membesar melalui dinding perut di dekat pusar.

Tonjolan tersebut, umumnya akan jauh lebih terlihat ketika anak atau bayi tersebut menangis.

Kabar baiknya adalah hernia umbilikalis ini adalah satu-satunya jenis hernia yang bisa hilang dengan sendirinya.

Pasalnya, seiring dengan berjalannya waktu, otot-otot dinding perut bayi tersebut akan menjadi lebih kuat. Umumnya, otot-otot dinding perut tersebut akan menjadi lebih kuat setelah bayi berusia 1 tahun.

  1. Hernia Insisional

Hernia insisional adalah jenis penyakit hernia yang umum terjadi pasca seseorang melakukan operasi perut.

Kemungkinan besar, usus akan mendorong melalui bekas luka operasi atau jaringan disekitar yang mengalami kelemahan.


Gejala Hernia

Gejala hernia yang paling umum ialah tonjolan atau benjolan diarea yang terganggu. Dalam kasus hernia inguinalis sendiri, mungkin Anda akan melihat tonjolan disekitar kemaluan.

Dan kemungkinan besar, seorang penderita akan merasakan kehadiran penyakit hernia tersebut melalui sentuhan saat berdiri, membungkuk, duduk atau batuk.

Nah, lantas bagaimana untuk mengetaui hernia pada bayi ? Umumnya, jika bayi terkena hernia, maka tonjolan akibat hernia tersebut akan terlihat ketika ia menangis.

Adapun gejala umum dari penyakit hernia inginalis ialah termasuk :

  1. Rasa sakit atau ketidaknyamanan di area yang terkena
  2. Kelemahan, tekanan dan sensasi berat pada perut
  3. Sensasi terbakar, gemericik atau pegal-pegal di lokasi tonjolan.

Adapun gejala dari penyakit hernia hiatal, diantaranya ialah termasuk :

  1. Refluks lambung
  2. Rasa nyeri pada area dada
  3. Kesulitan untuk menelan.

Meskipun demikian, pada beberapa kasus justru menunjukan bahwa penyakit hernia tersebut tidak menimbulkan gejala apapun.

Baca Juga : Pantangan dan Anjuran Makanan Penderita Hernia Hiatal

Penyebab Hernia

Hernia adalah suatu kondisi yang diakibatkan oleh kombinasi kelemahan dan atau ketegangan otot. Hernia sendiri bisa berkembang dengan cepat atau bisa juga dalam waktu yang cukup lama.

Kondisi tersebut akan dipengaruhi oleh penyebab yang mendasari timbulnya penyakit tersebut.

Adapun beberapa hal yang menjadi penyebab hernia inguinalis, diantaranya ialah termasuk :

  1. Kegagalan dinding perut untuk menutup dengan benar
  2. Cacat bawaan
  3. Batuk kronis
  4. Usia
  5. Kerusakan yang terjadi akibat cedera atau operasi.

Faktor Resiko

Beberapa faktor berikut ini, dapat membuat tubuh seseorang menjadi tegang dan dapat menimbulkan penyakit hernia. Terutama jika otot mulai melemah, termasuk :

  1. Tengah dalam masa kehamilan
  2. Panimbunan cairan di perut (asites)
  3. Tiba-tiba bertambah berat badan tanpa alasan
  4. Terlalu sering mengangkat beban berat
  5. Batu atau bersin secara terus-menerus.

Lantas apakah Anda adalah seseorang yang beresiko tinggi untuk terkena penyakit hernia ? Anda sangat beresiko, jika :

  1. Memiliki keluarga atau diri pribadi yang mengidap penyakit sejenis
  2. Merokok (karena asapnya memicu timbulnya batuk kronis)
  3. Sembelit kronis
  4. Kondisi lain termasuk cistic fibrosis.

Sumber

    https://www.healthline.com/health/hernia

Baca Artikel Terkait Lainnya:

Jika Ada Pertanyaan, Silahkan Isi Kolom Komentar Disini yaaa ...

Konsultasikan Disini!!
error: Jangan Copas!! Mikil Sendili Dong :P