Gejala dan Faktor Penyebab Penyakit Autoimun

Hallo sobat KonsulGratis.com.. Selamat datang dan selamat bergabung kembali dengan kami di situs kesehatan teruptodate dan teraktual tentunya..

Dan untuk menemani aktivitas kalian hari ini, tim ingin memberikan suguhan informasi yang tentu sangat menarik dan penting sekali untuk di ikuti. Yaitu informasi perihal apa-apa saja yang menjadi “Gejala dan Faktor Penyebab Penyakit Autoimun

Tanpa membuang waktu, langsung kita simak informasinya secara seksama yuk sobat ?? Biar nanti gak ada salah paham lagi saat mendiagnosis gejala berikut penyebab dari penyakit autoimun tersebut. 😉

Gejala dan Faktor Penyebab Penyakit Autoimun

Sejatinya, sistem imun adalah sekumpulan sel khusus dan bahan kimia yang berfungsi untuk melawan agen penyebab infeksi dan penyakit termasuk bakteri dan virus.

Lantas, apa itu autoimun ?

Autoimun adalah suatu kondisi yang terjadi ketika sistem imunitas tubuh seseorang secara keliru menyerang jaringan sehat di dalam tubuhnya sendiri.

Nah, gangguan autoimun sendiri secara luas dikelompokkan menjadi dua kategori, yaitu :

  1. Spesifik organ yang berarti bahwa sistem imun melawan dan mempengaruhi satu organ saja.
  2. Non spesifik organ yang berarti sistem imun melawan dan mempengaruhi banyak organ sehat di dalam tubuh.

Tahukah Anda ?

Sebenarnya, ada sekitar 80 jenis penyakit autoimun yang berbeda. Mulai dari penyakit ringan hingga penyakit yang sangat berat dan mematikan.

Kondisi tersebut akan tergantung pada jaringan atau organ tubuh mana yang dipengaruhi atau diserang oleh sistem imun yang bekerja secara keliru tersebut.

Untuk alasan yang tidak diketahui pula, ternyata wanita memiliki resiko yang lebih tinggi terkena penyakit autoimun jika dibandingkan dengan pria, terutama ditengah masa-masa subur mereka.

Namun atas dasar kondisi tersebut, banyak yang memperkirakan bahwa hormon seks ternyata juga memainkan peranan yang sangat penting dan ikut bertanggung jawab atas kemunculan penyakit tersebut.

Jenis-jenis Gangguan Autoimun

Pada dasarnya, penyakit autoimun dapat mempengaruhi hampir setiap orang dan setiap bagian organ tubuh. Adapun beberapa jenis penyakit autoimun yang sangat umum, ialah meliputi :

  1. Diabetes tipe 1 : yaitu penyakit autoimun yang mempengaruhi organ pankreas.
  2. Penyakit grave : yaitu penyakit autoimun yang mempengaruhi kelenjar tiroid.
  3. Penyakit apendisitis : yaitu penyakit autoimun yang menyebabkan peradangan pada usus.
  4. Penyakit Chron : yang menimbulkan gejala diare dan sakit perut yang hebat.
  5. Multiple sclerosis : yaitu sejenis penyakit autoimun yang mempengaruhi sistem saraf.
  6. Psoriasis : yaitu penyakit autoimun yang mempengaruhi jaringan kulit.
  7. Rheumatoid arthritis : yaitu penyakit autoimun yang mempengaruhi jaringan persendian.
  8. Scleroderma : yaitu penyakit autoimun yang mempengaruhi jaringan kulit dan struktur lainnya.
  9. Lupus : yaitu jenis penyakit autoimun yang mempengaruhi jaringan ikat dan dapat menyerang organ tubuh lainnya.

Gejala Penyakit Autoimun

Tidak ada satu set gejala yang mencakup penyakit autoimun. Bahkan gejala yang paling umum dari penyakit autoimun sendiri terkadang tidak terlalu spesifik.

Artinya, bisa disebabkan oleh kondisi yang yang bahkan tidak ada hubungannya dengan sistem imunitas tubuh.

Sehingga, hal tersebut juga akan menjadi salah satu kendala tim medis untuk mendiagnosis penyakit tersebut.

Namun meskipun demikian, beberapa kondisi berikut ini umumnya mungkin memiliki masalah dengan sistem imunitas tubuh, termasuk :

  1. Demam ringan
  2. Lemas atau kelelahan yang kronis
  3. Pusing
  4. Rambut rontok
  5. Kesulitan dalam berkonsentrasi
  6. Penurunan berat badan
  7. Kekakuan pada sendi
  8. Lesi atau ruam kulit
  9. Mata dan atau mulut yang sangat kering
  10. Sensasi tubuh yang tidak fit.

Penyebab Penyakit Autoimun

Sel sistem imunitas tubuh yang disebut dengan limfosit T (sel T) menggunakan reseptor khusus pada permukaannya untuk mengindentifikasi adanya mikroba asing seperti virus dan bakteri.

Biasanya, sel T tersebut akan bereaksi pada jaringan tubuh yang dihancurkan oleh timus atau salah satu organ sistem imun tubuh yang terletak tepat dibelakang tulang dada.

Sel T yang menjadi bumerang pun tak luput dari kerusakan, jika di picu oleh berbagai jenis faktor pemicu.

Namun yang sangat disayangkan adalah sampai saat ini faktor pemicu tersebut belum diketahui secara pasti apa penyebabnya.

Akan tetapi, infeksi virus dan beberapa jenis hormon tertentu disebut-sebut sebagai tersangka utama dari kemunculan penyakit yang satu ini.

Nah, sel T yang nakal tersebut kemudian akan memerintahkan limfosit B (sel B) untuk membuat antibodi yang menyerang suatu jaringan organ atau sistem tertentu di dalam tubuh.

Antibodi semacam inilah yang disebut dengan “autoantibodi”.

Faktor Resiko

Seperti yang telah disebutkan diatas, bahwa penyebab pasti penyakit autoimun belum diketahui secara pasti. Akan tetapi, beberapa kondisi berikut ini disebut-sebut sebagai faktor yang dapat meningkatkan resiko penyakit autoimun pada seseorang :

  1. Genetika atau faktor keturunan

Seseorang dengan penyakit autoimun tampaknya cenderung memiliki keluarga atau kerabat dengan penyakit yang sama meskipun pada jenis yang berbeda.

Seperti yang satu mengidap diabetes yang lain justru mengidap rheumatoid arthritis. Namun keduanya tetap merupakan penyakit autoimun.

  1. Faktor Lingkungan

Gangguan penyakit autoimun sendiri kerap di kait-kaitkan dengan faktor lingkungan termasuk faktor lingkungan kerja dan faktor lingkungan keluarga.

  1. Gender

Wanita memiliki resiko yang jauh lebih tinggi untuk terjangkit penyakit autoimun dibandingkan dengan wanita.

Hal ini juga dikuatkan dengan fakta yang menunjukkan bahwa sepertiga penderita penyakit autoimun adalah wanita.

  1. Hormon Seks

Penyakit autoimun umumnya lebih sering menyerang seseorang dalam masa suburnya.

Sedangkan beberapa kelainan yang lainnya tampak dipengaruhi oleh perubahan hormon yang tidak seimbang. Termasuk pada masa kehamilan, persalinan dan masa menopause.

  1. Infeksi

Faktanya, beberapa jenis penyakit autoimun juga dapat di picu dan diperburuk oleh beberapa jenis infeksi tertentu, termasuk infeksi virus ataupun infeksi bakteri.

Nah itulah beberapa hal penting seputar penyakit autoimun yang perlu Anda ketahui. Terimakasih dan semoga bermanfaat.. 😉

Sumber

    https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/conditionsandtreatments/autoimmune-disorders

    https://www.amymyersmd.com/2017/06/10-signs-you-have-an-autoimmune-disease-and-how-to-reverse-it/

    http://www.childrenshospital.org/conditions-and-treatments/conditions/a/autoimmune-diseases/symptoms-and-causes

    Baca Artikel Terkait Lainnya:

    Jika Ada Pertanyaan, Silahkan Isi Kolom Komentar Disini yaaa ...

    Konsultasikan Disini!!
    error: Jangan Copas!! Mikil Sendili Dong :P