Darah – Definisi dan Penyakit Terkait

Hello para pembaca setia www.konsulgratis.com, jangan sampai ketinggalan yaa terus update pembahasan terbaru kami.

Nah, kali ini kita akan membahas mengenai sel yang berperan penting di dalam tubuh. Yaitu Darah.

Maka agar lebih jelasnya lagi mengenai darah ini, silahkan simak artikel selengkapnya …

Darah – Definisi dan Penyakit Terkait

Darah merupakan cairan yang terdapat diseluruh tubuh yang bertugas mengangkut oksigen dan nutrisi ke sel-sel dan membawa keluar karbondioksida serta produk limbah lainnya.

Secara teknis, darah merupakan cairan yang memindahkan atau pengangkut yang dipompa oleh jantung dan dibagikan ke seluruh tubuh. Setelah itu, akan dikembalikan kembali ke jantung untuk terus mengulang prosesnya.

Darah juga bisa diartikan sebagai sekumpulan sel-sel khusus yang tersuspensikan dalam plasma yang membuat darah menjadi cairan.

Jika alirannya terhenti, bisa mengakibatkan kematian dalam beberapa menit akibat prosesnya yang tidak berjalan ini.

Gangguan Sel Darah

Gangguan sel darah merupakan suat kondisi dimana terjadinya masalah pada sel darah merah, sel darah putih maupun sel trombosit yang sangat penting untuk pembentukan bekuan.

Ketiga tipe darah ini terbentuk di dalam sumsum tulang, yang merupakan jaringan lunak di dalam tulang. Sel darah darah merah berfungsi untuk mengangkut oksigen ke seluruh organ atau jaringan tubuh.

Sel darah putih sendiri berfungsi untuk membantu tubuh dalam melawan infeksi. Sedangkan trombosit bertugas untuk membantu pembekuan darah.

Penyakit Terkait Organ Darah

Setiap gangguan yang terjadi pada tiga jenis darah tersebut tidak semuanya sama. Gangguan sel darah umumnya sangat mengganggu dan menimbulkan gejala berbeda-beda pada setiap gangguan sel darahnya.

Gangguan Sel Darah Merah

Gangguan sel darah merah dapat memerangi seluruh sel darah merah pada tubuh. Sel darah merah juga memiliki fungsi yang penting bagi tubuh, yaitu membawa oksigen dari paru-paru untuk diedarkan ke seluruh tubuh.

Terdapat beberapa gangguan yang bisa terjadi pada sel yang satu ini, baik memengaruhi anak-anak maupun orang dewasa. Diantaranya :

Anemia

Merupakan sejenis gangguan sel darah merah yang berupa kurangnya mineral dan zat besi di dalam darah.

Tubuh membutuhkan zat besi untuk menghasilkan protein hemoglobin untuk membantu sel darah merah dalam membawa oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh.

Thalassemia

Merupakan sekelompok kelainan darah yang bisa terjadi akibat faktor keturunan. Gangguan semacam ini disebabkan oleh mutasi genetik yang mencegah produksi hemoglobin secara normal.

Dan ketika sel darah merah tidak memiliki cukup hemoglobin, maka oksigen tidak bisa sampai ke seluruh tubuh. Akibatnya, beberapa organ mungkin tidak bisa berfungsi secara normal.

Polisitemia Vera

Merupakan sejenis kanker darah yang diakibatkan oleh mutasi gen. Yang ditandai dengan banyaknya sel darah yang diproduksi pada sumsum tulang dan tumbuh dengan lambat.

Secara medis, belum ditemukan obat yang bisa menyembuhkan kondisi ini. Namun perawatan dengan proses mengeluarkan darah atau dengan obat-obatan bisa digunakan.

Gangguan Sel Darah Putih

Sel darah putih atau leukosit berfungsi untuk membantu mempertahankan tubuh dari infeksi atau zat asing yang hendak menyerang tubuh

Gangguan pada sel darah putih ini dapat terjadi dengan memengatuhi respon sistem imun tubuh dan kemampuannya dalam melawan infeksi.

Beberapa kondisi yang bisa terjadi meliputi :

Leukimia

Merupakan kanker darah dimana sel-sel darah putih yang bersifat ganas tubuh dan berkembang biak di dalam sumsum tulang Anda.

Leukimia bisa bersifat akut maupun kronis. Untuk leukimia kronis biasanya dapat meningkat secara lebih lambat.

Myelodysplastic Syndrome (MDS)

Merupakan suatu kondisi yang memengaruhi sel darah putih di sumsum tulang Anda. Ketika tubuh menghasilkan terlalu banyak sel yang belum matang, maka itu disebut dengan ledakan.

Ledakan ini dapat melipat ganda kemudian menyingkirkan sel-sel darah yang matang dan sehat. Kondisi ini dapat berkembang dengan lambat atau cukup cepat. Terkadang ini juga bisa mengakibatkan leukimia.

Kelainan trombosit

Trombosit darah merupakan penanggap pertama ketika terjadi luka atau cedera lainnya. mereka akan berkumpul pada area cedera dan membuat steker sementara untuk menghentikan kehilangan darah.

Jika Anda memiliki kalainan trombosit, maka Anda akan memiliki satu dari tiga jenis kelainan. Yaitu trombosit terlalu sedikit, trombosit cacat, dan trombosit genetika.

Pada gangguan trombosit genetik, kemungkina Anda akan mengalami beberapa gangguan seperti di bawah ini :

Penyakit Von Willebrand

Merupakan gangguan pendarahan bawaan yang paling umum terajdi. Hal ini diakibatkan oleh kekurangan protein untuk membantu pembekuan darah.

Hemofilia

Merupakan gangguan pembekuan darah yang paling terkenal, dan hampir selalu terjadi pada laku-laki. Komplikasi hemofilia yang paling serius ialah pendarahan berlebih dan berkepanjangan.

Pendarahannya bisa terjadi di dalam maupun di luar tubuh, dan pendarahan bisa dimulai tanpa sebab yang jelas.

Trombosit Primer

Kondisi seperti ini termasuk gangguan langka yang bisa mengakibatkan peningkatan pembekuan darah. Kondisi ini juga berisiko tinggi pada serangan jantung atau stoke.

Gangguan ini terjadi ketika sumsum tulang menghasilkan terlalu banyak trombosit.

Sumber

    https://www.britannica.com/science/blood-biochemistry

    https://www.healthline.com/health/blood-cell-disorders

Jika Ada Pertanyaan, Silahkan Isi Kolom Komentar Disini yaaa ...

Konsultasikan Disini!!
error: Jangan Copas!! Mikil Sendili Dong :P