Cara Mengobati Osteoporosis Menggunakan Teknik Sederhana

Hallo Good Readers, KonsuLGratis.com kembali lagi untuk memberikan informasi kesehatan terkini.

Pembahasan hari ini ialah mengenai Cara Mengobati Osteoporosis Menggunakan Teknik Sederhana.

Apabila Anda atau keluarga sedang menderita kondisi serupa, sebaiknya simak uraian berikut hingga selesai.

Cara Mengobati Osteoporosis Menggunakan Teknik Sederhana

Osteoporosis adalah penyakit yang ditandai oleh menurunnya massa tulang dan hilangnya jaringan tulang yang dapat membuat tulang lemah dan mudah patah.

Resiko patah tulang pada penderita osteoporosis akan meningkat yang sering terjadi di pinggul, tulang belakang dan pergelangan tangan.

Osteoporosis juga sering dianggap sebagai kondisi yang berkembang pada wantia lanjut usia namun kerusakan yang disebabkan oleh osteoporosis ini dimulai jauh lebih awal.

Hal ini dikarenakan, tingkat kepadatan tulang memucak sekitar usia 25 tahun.

Sehingga sangat penting untuk meningkatkan kekuatan tulang pada usia tersebut sehingga tulang tetap kuat di masa yang akan datang.

Selain itu, asupan kalsium yang cukup baik untuk membuat tulang lebih kuat.

Di Amerika Serikat saja sekarang ini sudah banyak sekali orang yang sudah menderita osteoporosis.

Sejumlah besar orang juga memiliki massa tulang yang rendah yang menempatkan mereka pada peningkatan resiko untuk terkena osteoporosis.

Seiring bertambahnya populasi, jumlah penderita keluhan ini juga semakin meningkat.

Mayoritas lansia yang sering terkena osteoporosis adalah wanita yang berusia 50 tahun yang diketahui 1 dari 2 wanita dan 1 dari 8 pria cenderung menglami patah tulang akibat osteoporosis.

Latar belakang etnis juga memiliki resiko yang signifikan pada pengembangan osteoporosis diantaranya kelompok ras kulit putih dan orang Asia.

Penyebab Osteoporosis

Osteoporosis terjadi ketika ada ketidakseimbangan antara resorpsi pembentukan tulang baru dan tulang lama.

Dimana tubuh bisa saja gagal untuk membentuk tulang baru yang cukup atau terlalu banyak tulang lama yang ter-reabsorpsi atau bisa terjadi keduanya.

Tubuh membutuhkan 2 mineral penting untuk pembentukan tulang yakni kalsium dan fosfat.

Ketika usia belia, tubuh menggunakan mineral-mineral ini untuk menghasilkan tulang.

Kalsium sendiri adalah mineral esesnsial untuk mendukung fungsi jantung, otak dan organ lainnya agar bekerja dengan baik.

Untuk menjaga organ penting tersebut berfungsi, tubuh kemudian menyerap kembali kalsium yang disimpan di tulang untuk memertahakan kadar kalsium darah.

Jika asupan kalsium tidak mencukupi atau jika tubuh tidak menyerap kalsium dari makanan, maka produksi tulang dan jaringan tulang tidak dapat berjalan dengan baik.

Dengan demikian, tulang menjadi lebih lemah yang dapat mengakibatkan tulang rapuh dan rentan untuk mengalami patah tulang.

Biasanya, kehilangan massa tulang terjadi dalam jangka waktu lama, seringkali, seseorang akan mengalami patah tulang sebelum menyaradari bahwa mereka menderita osteoporosis.

Ketika tulang sudah patah, maka penyakit tersebut mungkin sudah berada dalam stadium lanjut dan kerusakan yang ditimbulkan mungkin bersifat serius.

Disamping kekurangan mineral, gangguan tulang ini juga dapat disebabkan oleh kekurangan hormon tertentu terutama estrogen pada wanita dan androgen pada pria.

Wanita, terutama mereka yang berusia lebih dari 60 tahun sering didiagnosa dengan penyakit tersebut.

Menopause disertai dengan kadar estrogen yang lebih rendah dan meningkatkan resiko wanita untuk mengalami osteoporosis.

Menurunnya fungsi tulang juga dapat dipengaruhi oleh kondisi lain seperti kurangnya supan kalsium dan vitamin D, jarang latihan menahan beban dan perubahan lain yang berkaitan dengan usia dalam fungsi endokrin (selain kekurangan estrogen).

Ada juga beberapa kondisi lain yang menyebabkan osteoporosis, meliputi :

  • Penggunaan kortikosteroid berlebih (sindrom cushing)
  • Masalah tiroid
  • Kurangnya penggunaan otot
  • Kanker tulang
  • Kelainan genetik tertentu
  • Menggunakan obat-obatan tertentu
  • Sejumlah masalah seperti kurangnya asupan kalsium

Disamping itu ada juga faktor resiko yang menyertai osteoporosis ini, diantaranya:

  • Wanita memliki resiko lebih besar daripada pria, terutama mereka yang memiliki tubuh cendering kurus atau memiliki postur tubuh yang kecil, misalnya para lansia.
  • Wanita berkulit putih atau orang Asia, terutama mereka dengan keluarga yang memiliki riwayat osteoporosis memiliki resiko lebih besar untuk mengembangkan penyakit serupa dari pada wanita lainnya.
  • Wanita yang mengalami pascamenopause, termasuk mereka yang mengalami menopause induksi awal, pembedahan, menopause tidak normal atau tidak adanya periode menstruasi memiliki resiko lebih besar untuk mengembangkan penyakit tersebut.
  • Merokok, gangguan makan seperti anorexia dan bulimia, rendahnya asupan kalsium, konsumsi alkohol berat, gaya hidup yang tidak aktif, dan menggunakan beberapa obat tertentu seperti kortikosteroid dan antikonvulsan juga beresiko.
  • Radang sendiri juga beresiko untuk osteoporosis.
  • Memiliki orang tua yang mengidap osteopororis juga merupakan faktor resiko yang dapat diturunkan

Tanda dan Gejala  Osteoporosis

Pada awal pertumbuhan penyakit, osteoporosis mungkin tidak menimbulkan gejala.

Kemudian, gangguan ini dapat menyebabkan hilangnya tinggi badan atau tubuh merasakan nyeri tumpul di tulang atau otot terutama nyeri pinggang dan nyeri leher.

Setelah itu, rasa sakit yang tajam mungkin datang tiba-tiba yang rasa sakitnya akan semakin parah para area tetentu ketika melakukan aktivitas.

Meskipun begitu, nyeri yang ditimbulkan tidak menyebar ke area lain dan dapat mereda dalam 1 minggu atau dapat bertahan lebih dari 3 minggu.

Fraktur kompresi tulang belakang dapat menyebabkan hilangnya tinggi badan dengan postur tubuh yang bungkuk (disebut punuk dowager).

Patah tulang di area lainnya, umumnya terjadi di pinggul atau tulang pergelangan tangan, biasanya diakibatkan oleh terjatuh.

Komplikasi Osteoprosis

Komplikasi utama dari osteoporis adalah patah tulang yang jarang ditandai dengan gejala atau berhubungan dengan rasa sakit yang parah yang tidak dapat diatasi.

Patah tulang berulang sering terjadi dan dapat menyebabkan struktur tubuh memburuk.

Kadang-kadang patah tulang belakang dapat mendorong tulang ke syaraf yang berdekatan atau pada sumsum tulang belakang.

Yang mana hal tersebut memerlukan intervensi bedah syaraf.

Patah tulang belakang osteoporotik juga dapat diatasi dengan prosedur vertebroplasti (kyphoplasty).

Metode tersebut bekerja dengan cara memompa tulang belakang yang patah menggunakan balim dan semen yang disuntikkan untuk membentuk kembali struktur tulang belakang.

Fraktur kompresi vertebrata berulang dapat menyebabkan kelainan bentuk tulang belakang yang parah yang dapat mengganggu pernapasan dan menyebabkan hiilangnya tinggi badan yang ekstrim.

Disamping berurusan dengan postur tubuh, masalah tersebut juga dapat mengakibatkan infeksi pernapasan.

Anjuran Makanan Penderita Osteoporosis

  • Produk Susu

Kalsium adalah mineral yang ditubuhkan untuk menujang tulang yang sehat. Untuk mendapatkan kalsium yang tinggi Anda bisa mengonsumsi susu dan produk-produknya.

Kekurangan kalsium dalam tubuh dapat menyebabkan berbagai penyakit termasuk osteoporosis.

Seseorang harus memiliki proporsi susu yang sehat (terutama yang lebih rendah lemak) termasuk keju, yogurt, susu skim bubuk dan peneer dalam diet Anda.

  • Kacang-kacangan

Cara lain untuk mencegah perkembang osteoporis adalah dengan memakan segenggam kacang setiap hari.

Anda bisa mengonsumsi kenari, almond, pistachio, kacang mede dan aprikot setiap hari karena mereka diperkaya dengan mineral penting seperti kalsium, fosfor, magnesium dan mangan.

  • Sayuran Segar

Mengonsumsi sayuran segar seperti akar bit, kol, kembang kol dan okra adalah yang terbaik untuk menunjang kesehatan tulang.

Mereka tidak hanya membuat tulang Anda lebih kuat, tetapi juga mengandung vitamin dan mineral esensial yang dibutuhkan oleh tubuh.

  • Ragi

Masukan ragi ke dalam menu diet harian dapat membantu dalam menyediakan kalsium untuk tulang.

Ragi mengandung 330 samoai 350 mg klasium per 100 gram yang mana jika dikonsumsi dapat meningkatkan kesehatan tulang.

  • Kurma

Kurma diperkaya dengan kalsium, tembaga dan mangan yang harus Anda harus konsumsi kurma untuk menjaga kesehatan tulang.

Diketahui semua nutrisi ini memainkan perna penting  untuk kesehatan juga meningkatkan massa tulang.

  • Buah Segar

Mengonsumsi nanas, stroberi, jeruk, apel dan jambu yang semuanya dipenuhi dengan vitamin C yang dapat memperkuat tulang.

  • Sayuran Berdaun Hijau Gelap

Selain sayuran segar lainnya, sayuran berrdaun hijau gelap juga membantu kesehatan tulang.

Sayuran tersebut menyediakan kalsium dan menjaga tulang lebih kuat. Beberapa makanan yang dimaksud diantarnaya sawi jijau, lobak dan methi.

  • Telur

Telur dipenuhi dengan protein dan banyak nutrisi penting termasuk vitamin D.

Mengonsumsi vitamin D sangat bermanfaat untuk kesehatan tulang. Sehingga mengonsumsi telur akan membaut tulang Anda lebih sehat dan lebih kuat.

  • Asam Lemak Omega-3

Asam lemak omega-3 dapat ditemukan dalam berbagai biji super seperti biji labu dan biji rami serta pada ikan.

Mereka tidak hanya dapat mencegah bebrapa penyakit serius seperti osteoporosis dan radang sendi tetapi juga dapat membantu mengembalikan kesehatan tulang.

  • Ikan

Ikan seperti salmon, tuna, sarden dan ikan kembung mengandung jumlah protein yang baik dan mineral essensial lainnya.

Pantangan Makanan untuk Penderita Osteoporosis

  • Garam

Garam hadir di hampir semua makanan segar dan olahan, termasuk bumbu, sayuran yang diawetkan, keripik dan bahkan roti gandum.

Mengonsumsi makanan siap saji menjadi perhatian berlebih karena di dalamnya memiki kandungan garam yang tinggi.

Asupan natrium yang tinggi dapat meningkatkan jumlah kalsium yang akan dihilangkan dalam urin sehingga resiko untuk kehilangan kalsium tulang meningkat.

  • Alkohol

Mengonsumsi alkohol memang tidak baik untuk kesehatan secara keseluruhan.

Terlebih lagi minuman beralkohol dapat mengganggu penyerapan dan penggunaan kalsium, vitamin D dan nutrisi tulang lainnya yang mengarah pada resiko osteoporosis.

Kondisi ini dapat menyebabkan efek yang buruk pada sel-sel pembentuk tulang (osteoblas) dan hormon-hormon yang mengatur metabolisme kalsium.

Konsumsi alkohol berat juga berkaitan dengan malnutrisi dikarenakan asupan makanan yang tidak memadai yang terjadi dalam waktu lama serta dapat mengarah pada osteoporosis.

  • Kafein

Beberapa studi telah menyarankan bahwa mengonsumsi 2-3 cangkir kopi sehari dapat meningkatkan keropos tulang pada wanita pascamenopause.

Dalam studi ini, kafein terbukti meningkatkan ekskresi kalsium urin serta mengurangi penyerapan kalsium.

  • Makanan Tinggi Protein

Tulang terdiri dari sekitar 50% protein dan penelitian menunjukkan bahwa asupan protein yang cukup penting untuk menjaga kepadatan massa tulang dan metabolisme tulang.

Namun beberapa penelitian mengingatkan bahwa konsumsi makanan asam yang terlalu lama dan berkepanjangan seperti protein dapat menyebabkan keropos tulang.

Fungsi tubuh sehari-sehari seperti pencernaan menghasilkan bahan kimia (asam, netral atau basa) yang mengubah keseimbangan asam-basa dalam tubuh.

Sebagai sistem penyangga, ginjal memainkan peran utama untuk memastikan darah tetap pada tingkat seimbang dan optimal.

Beberapa contoh makanan yang lebih basa diantaranya buah, sayuran, mineral alkali seperti kalium, kalsium dan magnesium.

Jika seseorang mengonsumsi makanan yang memiliki protein tinggi dan kurang mengonsumsi makanan tersebut, secara teori cadangan nutrisi tulang dapat ditarik untuk memastikan keseimbangan asam tubuh.

Untuk mencegah hal tersebut terjadi, konsumsi protein sesuai yang disarankan yaitu sekitar 2 hingga 3 porsi sehari.

Cara Mengobati Osteoporosis Menggunakan Teknik Sederhana

Ternyata untuk mengobati osteoporosis juga bisa dilakukan di rumah menggunakan teknik-teknik sederhana.

Teknik tersebut terdiri dari penggunaan bahan-bahan alami yang tidak sulit untuk di dapatkan.

Penasaran apa saja yang akan Anda butuhkan untuk mengatasi osteoporisis ini? Yuk kita simak sama-sama selengkapnya berikut ini.

  1. Cuka Sari Apel

Cara Mengobati Osteoporosis dengan Cuka Sari Apel

 

Cuka sari apel diperkaya dengan sumber nutrisi seperti kalsium, kalium dan magnesium. Nutrisi-nutrisi ini sangat baik untuk kesehatan tulang.

Cara menggunakan cuka sari apel untuk pengobatan osteoporosis sangatlah mudah. Siapkan 2 sendok makan cuka sari apel dan 1 gelas air hangat.

Campurkan kedua bahan tersebut dan konsumsi secara teratur sekali sehari.

  1. Vitamin

Cara Mengobati Osteoporosis dengan Vitamin

Vitamin memainkan peran signifikan dalam mengobati dan bahkan mencegah osteoporosis.

Beberapa vitamin yang dibutuhkan untuk mengatasi masalah ini adalah vitamin D yang dapat mendukung kesehatan tulang dengan meningkatkan penyerapan kalsium dalam usus.

Vitamin C berfungsi meningkatkan massa tulang dan vitamin K membantu metabolisme tulang.

Bersama-sama, vitamin-vitamin ini dapat membantu mengatasi osteoporosis.

Sejumlah makanan yang tinggi vitamin-vitamin ini diantaranya keju, kuning telur, ikan berlemak, buah citrus dan sayuran berdaun.

Anda juga bisa mengonsumsi suplemen untuk mendapatkan vitamin-vitamin tersebut.

  1. Minyak Esensial

Cara Mengobati Osteoporosis dengan Minyak Esensial

Suplementasi dengan minyak esensial ini diamati untuk menghambat keropos tulang dan resorpsi.

Tambahkan 1-2 tetes minyak esensial apa saja ke dalam satu gelas air hangat. Aduk sampai rata dan konsumsi campuran tersebut sekali sehari.

  1. Susu

Cara Mengobati Osteoporosis dengan Susu

Susu kaya akan sumber kalsium dan vitamin D yang merupakan dua nutrisi yang paling signifikan untuk pertumbuhan dan perkembangan tulang.

Konsumsi susu setiap hari dapat meningkatkan massa mineral tulang. Pilihlah jenis susu rendah lemak dan minum sebanyak 1-2 gelas sehari.

  1. Pijatan

Cara Mengobati Osteoporosis dengan Pijatan

Terapi pijat secara teratur sangat direkomendasikan untuk mereka yang menderita osteoporosis.

Sesi pijat ini membantu dalam meringankan gejala osteoporosis, membantu otot rileks dan meredakan nyeri.

Namun Anda harus memastikan bahwa pemijat harus memiliki sertifikat resmi.

Sebuah penelitian juga menunjukan bahwa pijat tradisional Thailand dapat meningkatkan pembentukan tulang pada wanita yang menderita gejala pascamenoupause.

  1. Biji Wijen

Cara Mengobati Osteoporosis dengan Biji Wijen

Biji wijen kaya akan sumber kaslium dan fosfor, hal ini dibuktikan pada studi hewan, dimana mereka memberikan suplementasi minyak wijen yang ternyata dapat mencegah keropos tulang.

1 sendok minyak wijen yang ditambahkan pada salad atau makanan kesukaan Anda dapat menjadi pilihan yang tepat untuk membantu mengatasi osteoporosis.

Disamping itu, Anda juga dapat mengonsumsi biji wijen panggang sekali sehari.

  1. Kecambah

Cara Mengobati Osteoporosis dengan Kecambah

Kecambah kaya akan senyawa yang disebut dengan coumestrol (phytoestrogen yang kuat) yang dapat mengurangi resiko osteoporosis yang disebabkan oleh kadar estrogen yang rendah.

Memakan kecambah kedelai sebanyak semangkuk kecil secara rutin dapat menjadi langkah yang tepat untuk mengatasi keluhan ini.

Selain dikonsumsi secara langsung, kecambah juga bisa ditambahkan pada salad favorit Anda.

  1. Teh Dandelion

Cara Mengobati Osteoporosis dengan Teh Dandelion

Teh dandelion dapat mengaktifkan pengeluaran kalsium dalam tubuh dan dengan demikian menjadi pengobatan yang luar biasa untuk mengatasi gejala osteoporosis.

Untuk membuat teh dandelion yang Anda butuhkan adalah 2 sendok teh ekstrak teh dandelion dan secangkir air.

Masukkan 2 sendok ekstrak teh tadi ke dalam air dan didihkan dalam panci. Didihkan selama 5 hingga 8 menit kemudian saring.

Biarkan sebentar hingga dingin baru dikonsumsi. Untuk mendapatkan hasil yang terbaik, Anda bisa mengonsusmi teh tersebut secara teratur 2 sampai 3 kali sehari untuk hasil yang terbaik.

Nah itulah dia pembahasan mengenai Cara Mengobati Osteoporosis Menggunakan Teknik Sederhana.

Agar tidak salah mendiagnosa, sebaiknya Anda lakukan pemeriksaan terlebih dahulu supaya jenis pengobatannya dapat disesuaikan.

Sekian dulu ya untuk kesempatan kali ini, kami akan hadir kembali membawakan informasi kesehatan yang lebih menarik lagi.

Sumber

    https://www.stylecraze.com/articles/effective-home-remedies-to-cure-osteoporosis/#gref

    https://www.healthxchange.sg/bones-joints/osteoporosis/osteoporosis-foods-avoid

    https://timesofindia.indiatimes.com/life-style/health-fitness/diet/15-foods-that-fight-osteoporosis/articleshow/17002825.cms

    https://www.emedicinehealth.com/osteoporosis/article_em.htm#what_is_osteoporosis

Baca Artikel Terkait Lainnya:

Jika Ada Pertanyaan, Silahkan Isi Kolom Komentar Disini yaaa ...

Konsultasikan Disini!!
error: Jangan Copas!! Mikil Sendili Dong :P