Cara Mengobati Leher Tengeng dengan Latihan Sederhana

Hallo, KonsuLGratis.com hadir lagi dan hari ini kami akan membawakan informasi mengenai Cara Mengobati Leher Tengeng dengan Latihan Sederhana.

Mungkin bagi beberapa orang yang belum pernah mengalami kondisi ini, istilah leher tengeng mungkin sangat asing untuk didengar.

Nah bagi Anda yang penasaran seperti apa leher tengeng dan cara pengobatannya, berikut ini kami berikan informasi selengkapnya.

Cara Mengobati Leher Tengeng dengan Latihan Sederhana

Leher tengeng atau torticollis adalah gangguan menyakitkan yang membuat leher tampak bengkok dan miring.

Pada kondisi ini, bagian atas kepala umumnya miring ke satu sisi sedangkan dagu miring ke sisi yang lain.

Kondisi ini dapat bersifat kongenital (telah ada sejak lahir) atau menyerang ketika penderitanya sudah mulai tumbuh dan berkembang.

Leher tengeng juga menjadi akibat dari kerusakan leher atau terganggunya suplai darah. Biasanya gangguan ini akan pergi dengan sendirinya tanpa memerlukan pengobatan khusus.

Meski begitu, peluang penyakit untuk kambuh kembali masih ada.

Leher tengeng yangbersifat kronis dapat menyebabkan rasa sakit dan membuat pasien kesulitan untuk melakukan tugas sehari-hari.

Beruntungnya beberapa jenis pengobatan dan terapi dapat meredakan rasa sakit dan kekuannya.

Pengobatan yang dimulai lebih awal memiliki kecenderungan tinggi untuk berhasil terutama pada anak-anak.

Tindakan operasi terkadang juga dibutuhkan untuk menangani keluhan tersebut.

Penyebab Leher Tengeng

Leher tengeng dapat menjadi kondisi yang diwariskan dari keluarga.

Hal tersebut juga bisa berkembang ketika janin masih berada dalam rahim yang diakibatkan oleh kepala bayi yang berada di posisi yang salah.

Penyebab lainnya yang bisa memicu leher tengeng adalah kerusakan otot atau gangguan suplai darah menuju leher.

Leher tengeng dapat diderita siapa saja tanpa mengebak usia terutama setelah cedera yang menyerang otot atau sistem syaraf.

Namun sebagian besar, penyebab leher tengeng ini tidak diketahui yang mana sering disebut dengan tortikolis idiopatik.

Jenis-jenis Leher Tengeng (Torticollis)

  • Tortocollis Sementara

Jenis leher tengeng ini biasanya menghilang setelah satu atau dua hari yang sering disebabkan oleh sejumlah kondisi kesehatan.

Beberapa keadaan yang dapat menyebabkan leher tengeng biasanya pembengakakan kelenjar getah bening, infeksi telinga, flu dan cedera pada kepala dan telinga yang menyebabkan pembengkakan.

  • Torticollis Permanen

Torticollis permanen juga disebut dengan torticollis akut yang biasanya disebabkan oleh masalah yang berhubungan dengan otot atau struktur tulang.

  • Torticollis Otot

Jenis ini adalah jenis torticollis permanen yang palling umum yang sering berasal dari jaringan parut atau otot tegang yang dirasakan pada satu sisi leher.

  • Sindrom Klippel-Feil

Jenis kortikolis ini masih jarang ditemukan  dan merupakan bentuk leher tengeng kongenital.

Terjadi ketika tulang pada leher bayi Anda terbentuk dengan cara yang tidak tepat, karena ada dua tulang belakang leher yang menyatu bersama.

Anak-anak yang lahir dengan kondisi ini mungkin memiliki kesulitan mendengar dan melihat.

  • Distonia Serviks

Gangguan yang jarang ini terkadang mengacu pada torticollis spasmodik yang menyebabkan otot leher berkontraksi.

Jika Anda mengalami distonia serviks, kepala Anda akan berputar ke satu sisi yang terasa sangat menyakitkan.

Kondisi ini juga memungkinkan kepala untuk miring ke depan atau ke belakang.

Distonia serviks terkadang hilang dengan sendirinya tanpa pengobatan, tetapi ada resiko untuk mengalami kekambuhan.

Distonia serviks dapat terjadi pada siapa saja, namun kebanyakan terdiagnosis pada orang-orang yang berusia sekitar 40 hingga 60 tahun.

Hal ini juga lebi banyak memengaruhi wanita daripada pria.

Gejala Leher Tengeng

Kemunculan gejala dari leher tengeng dapat dimulai secara perlahan dan memburuk seiring berjalannya waktu.

Kebanyakan gejala yang muncul diantaranya:

  • Ketidakmampuan untuk menggerakan kepala secara normal
  • Nyeri atau kekauan pada leher
  • Sakit kepala
  • Memiliki satu sisi bahu yang lebih tinggi dari bagian yang lainnya
  • Pembengkakan pada otot leher
  • Dagu tampak miring ke satu sisi

Wajah anak-anak dengan leher tegeng kongenital mungkin terlihat datar dan tidak seimbang.

Mereka juga dapat mengalami keterlambatan keterampilan motorik atau memiliki kesulitan untuk mendengar dan melihat.

Komplikasi Leher Tengeng

Leher tengeng kronis dapat menyebabkan komplikasi diantaranya:

  • Pembengakakan pada otot leher
  • Gejala neurologis dari syaraf yang tertekan
  • Nyeri kronis
  • Kesulitan melakukan kegiatan sehari-hari
  • Kesulitan bersosialisasi
  • Depresi
  • Merasa terasingkan

Daftar Makanan yang Baik untuk Pasien Leher Tengeng

Leher tengeng dapat menyebabkan peradangan atau pembengakakan yang sering disertai rasa nyeri.

Untuk meringankan masalah tersebut Anda bisa mencoba mengonsumsi makanan yang dapat mengurangi masalah tersebut dengan menjalani diet anti-inflamasi.

Beberapa makanan yang termasuk ke dalam diet anti-inflamasi diantaranya:

  • Buah dan sayur

Mengonsumsi setidaknya 1 porsi sayuran setiap makan dan 2 porsi buah setiap hari sangatlah direkomendasikan.

Dengan mengonsumsi berbagai jenis sayur dan buah berbagai warna dapat mencakup antioksidan yang berbeda.

  • Lemak Sehat

Lemak tak jenuh seperti yang ditemukan dalam minyak zaitun, biji rami, almond, kenari, ikan berlemak dan makanan lainnya sangat cocok untuk dikonsumsi penderita leher tengeng.

Lemak jenuh biasanya menyebabkan peradangan seperti yang ditemukan dalam mentega dan keju.

  • Ikan

Ikan tinggi akan asam lemak omega 3 yang dianggap memiliki sifat anti-inflamasi.

Beberpa contoh ikan tersebut misalnya ikan sarden dan salmon. Konsumsi ikan setidaknya 2 kali seminggu untuk mengatasi keluhan tersebut secara alami.

  • Polong-polongan

Buncis, kacang tanah, kacang polong dan lentil dapat bekerja sebagai diet antioksidan karena memiliki sumber protein yang tinggi.

  • Biji-bijian Utuh

Beberapa jenis makanan dengan biji-bijian utuh diantranya roti, beras merah, pasta dan oatmeal yang memiliki nutrisi lebih dan menyebabkan peradangan berlebih.

Makanan yang Harus Dihindari Penderita Leher Tengeng

Makanan olahan cenderung rendah nutrisi dan lebih banyak mengandung bahan kimia tambahan yang menyebabkan peradangan.

Beberapa jenis makanan yang harus dihindari diantaranya berbagai jenis kue, makanan kemasan, makanan yang mengandung gula seperti permen dan soda.

Cara Mengobati Leher Tengeng dengan Latihan Sederhana

  1. Berbaring Terlentang

Cara Mengobati Leher Tengeng dengan Berbaring Terlentang

Gejala dari leher tengeng cenderung memudar ketika tidur, sehingga banyak istirahat dengen cara berbaring dapat meringankan gejala dari keluhan tersebut.

  1. Latihan Fisik

Cara Mengobati Leher Tengeng dengan Latihan Fisik

Latihan penyembuhan fisik untuk orang dewasa dengan torticollis dapat terdiri dari latihan leher bertahap.

Awalnya Anda bisa mulai mencoba dengan menggerakkan kepala sedikit lebih banyak ke setiap arah.

Ketika sudah mencapai gerakan terjauh dari leher tersebut, pertahankan posisi tersebut selama yang Anda mampu.

Apabila Anda tidak dapat melakukan latihan ini sendirian, Anda bisa meminta bantuan orang lain untuk mendukung gerakan tersebut.

  1. Terapi untuk Mengurangi Stres

Cara Mengobati Leher Tengeng dengan Terapi untuk Mengurangi Stres

Untuk menangani stres, Anda harus mengetahui penyebab dari stres yang Anda rasakan.

Dalam mengatasi kondisi tersebut Anda bisa mencoba melakukan meditasi dan yoga yang telah menunjukan peningkatan kesehatan pada banyak pasien.

Tanda dan gejala dari dystonia serviks cenderung memburuk ketika Anda mengalami stres.

Sehingga belajar untuk mengelola stres juga penting untuk dilakukan.

  1. Trik Sensorik

Cara Mengobati Leher Tengeng dengan Trik Sensorik

Pasien spasmodik torticollis idiopatik dapat mengambil manfaat dari trik sensorik ini.

Beberapa trik yang umum digunakan oleh pasien diantaranya:

  • Menyentuh dagu, bagian kepala, leher wajah atau pipi dengan lembut yang dapat membantu mengurangi distonia leher.
  • Sentuhan tersebut biasanya (tidak selalu) lebih efektif pada sisi kepala yang mengalami distonia.
  • Berbaring atau duduk dengan dukungan kepala.
  • Atau tempatkan kepala di dinding.
  • Menggunakan pendukung punggung atau leher yang dapat dibawa kemana-mana.
  • Melihat titik tertentu atau ke arah cermin.

Kompres panas dan pijatan juga dapat membantu membuat otot leher dan bahu menjadi rileks.

Olahraga atau latihan yang dapat meningkatkan kekuatan dan fleksibilitas leher juga dapat membantu mengatasi leher tengeng.

Nah itulah dia sejumlah Cara Mengobati Leher tengeng dengan Latihan Sederhana yang bisa Anda lakukan sendiri di rumah.

Dengan trik sederhana, Anda tidak perlu mengeluarkan dana lebih untuk mengatasi leher tengeng yang Anda derita saat ini.

Semoga Informasi di Atas Bermanfaat

Sumber

    https://neurologicalsurgery.in/disease/torticollis/lifestyle-home-remedies/

    https://www.mindbodygreen.com/0-5614/7-Natural-Tricks-to-Heal-a-Stiff-Neck.html

    https://www.spine-health.com/conditions/neck-pain/anti-inflammatory-foods-try-neck-pain

Baca Artikel Terkait Lainnya:

Jika Ada Pertanyaan, Silahkan Isi Kolom Komentar Disini yaaa ...

Konsultasikan Disini!!
error: Jangan Copas!! Mikil Sendili Dong :P