Cara Mengobati Kanker Secara Tradisional

Halo guys, selamat datang di konsulgratis.com dimana kami akan memberikan informasi kesehatan supaya Anda termotivasi untuk hidup sehat.

Cara Mengobati Kanker Secara Tradisional adalah materi yang akan kita bahas dikesempatan kali ini.

Yap, kanker memang menjadi salah satu penyebab kematian terbesar saat ini.

Meskipun tidak semua jenis kanker mematikan namun, pengobatan tentunya dibutuhkan untuk mencegah-hal yang tidak diinginkan terjadi.

Jadi Anda wajib menyimak ulasan berikut agar tahu seperti apa cara alternatif yang bisa digunakan untuk mengobati kanker.

Cara Mengobati Kanker Secara Tradisional

Kanker adalah pertumbuhan sel abnormal yang tidak terkontrol dan dapat terjadi di bagian mana saja dalam tubuh.

Sel abnormal ini disebut dengan sel kanker, sel ganas atau sel tumor. Sel ini juga dapat menerobos ke jaringan tubuh normal.

Kebanyakan jenis-jenis sel kanker dinamai dari jaringan dimana ia mengembangkan selnya. Seperti kanker payudara, kanker paru-paru dan kanker usus besar.

Kanker  ternyata tidak hanya terbatas pada manusia saja, hewan dan organisme hidup lainnya juga bisa terkena kanker.

Sel kanker ini akan membelah secara tidak terkendali dan dapat menyebar melalui darah dan kelenjar getah bening dan menetap di organ lain.

Dimana mereka dapat mengulangi siklus pertumbuhan yang tidak terkontrol tersebut. Proses penyebaran ini disebut dengan metastatik atau metastasis.

Contoh dari metastasis ini adalah kanker payudara yang dapat menyebar ke tulang.

Namun lain lagi dengan kanker tulang yang biasanya penyakit tersebut menetap pada tulang dan tidak menyebar.

Ada 3 jenis kanker yang umum terjadi pada pria, wanita dan anak-anak di Amerika Serikat, seperti :

  • Pria : kanker prostat, paru-paru dan kolekteral
  • Wanita : kanker payudara, paru-paru dan kolekteral
  • Anak-anak : leukimia, tumor otak dan limpoma

Kejadian dan jenis kanker dipengaruhi oleh banyak faktor, seperti usia, jenis kelamin, ras, faktor lingkungan setempat, makanan dan genetik.

Karenanya, kejadian dan jenis kanker sangat bervariasi dan dibedakan berdasarkan faktor variabel.

Kanker menyebabkan banyak kematian didunia. Terhitung kanker menyebabkan 8.8 juta kematian (sekitar 22% dari semua kematian tersebut tidak terkait dengan penyakit menular), data terbaru dari WHO.

Kanker paru-paru, kanker perut, kanker hati, kanker usus besar dan kanker payudara adalah kanker yang paling banyak menyebabkan kematian setiap tahunnya.

Kematian akibat kanker di seluruh dunia diproyeksikan akan terus meningkat, dengan perkiraan 13,1 juta kematian pada tahun 2030 (meningkat sekitar 70%)

Di bagian dunia berbeda mungkin penduduknya memiliki jenis kanker yang lebih atau kurang mendominasi dibandingkan dengan jenis kanker yang ditemukan di Amerika Serikat.

Misalnya kanker perut lebih sering ditemukan di Jepang, sementara di Amerika Serikat kasus ini termasuk kasus langka. Hal ini biasanya muncul akibat gangungan dari faktor lingkungan dan genetik.

Penyebab dan Proses Terjadinya Penyakit Kanker

Sebenarnya kondisi apapun dapat menyebabkan sel tubuh normal berkembang secara abnormal yang berpotensi menyebabkan kanker.

Beberapa penyebab kanker masih belum diketahui namun kanker ini dapat dipicu oleh lingkungan dan gaya hidup.

Atau bisa juga kanker ini berkembang akibat lebih dari satu jenis penyebab. Beberapa jenis kanker mungkin dipengaruhi oleh perkembangan susunan genetis seseorang.

Banyak pasien yang mengembangkan penyakit kanker dikarenakan gabungan dari faktor ini.

Walaupun sering sekali sulit atau tidak mungkin untuk menentukan kejadian yang menyebabkan kanker berkembang pada orang tertentu.

Namun penelitan telah memberikan sejumlah kemungkinan penyebab itu sendiri atau dari penyebab lain yang menjadi kandidat pemicu kanker terjadi.

Berikut adalah daftar penyebab utama kanker, diantaranya:

  • Terpapar senyawa kimia atau racun

Benzena, asbestos, nikel, kadmium, vinil klorida, benzidin, N-nitrosamine, tembakau atau asap rokok (mengandung setidaknya 66 bahan kimia dan racun karsinogenik potensial yang diketahui), asbestos, dan aflatoksin.

  • Radiasi pengion

Uranium, radon, sinar ultraviolit dari matahari, radiasi alpha, beta, gamma dan sumber sinar X.

  • Patogen

Human papillomavirus (HPV), EBV or Epstein-Barr virus, virus hepatitis B dan C, sarkoma Kaposi yang berhubungan dengan virus herpes (KSHV), polyomavirus sel Merkel, Schistosoma spp., dan Helicobacter pylori.

Serta bakteri lain yang sedang diteliti karena memungkinkan bertindak sebagai agen penyakit.

  • Genetik

Sejumlah penyakit kanker tertentu telah dikaitkan dengan gen manusia. Seperti kanker payudara, kanker ovarium, kanker kolekteral, kanker prostat, kanker kulit dan melanoma.

Penting untuk mengetahui bahwa hampir semua orang memiliki resiko untuk terkena kanker dan terpapar zat-zat penyebab kanker (misalnya, sinar matahari, asap rokok sekunder dan sianr-X) selama masa hidup mereka.

Selain itu banyak orang yang memiliki gen terkait kanker namun tidak mengembangkan penyakit tersebut.

Mengapa? Meskipun penelitan tidak mampu memberikan jawaban yang memuaskan untuk setiap individu.

Namun sangat jelas bahwa jumlah atau kadar bahan yang menyebabkan kanker saat ini semakin tinggi.

Sehingga seseorang memiliki kemungkinan untuk mengembangkan kondisi ini.

Selain itu, orang-orang dengan genetik yang berkaitan dengan kanker mungkin tidak akan mengembangkan penyakitnya.

Hal ini bisa terjadi karena kurangnya stimulus untuk membuat gen tersebut berfungsi.

Tak hanya itu, beberapa orang mungkin memiliki respon imun yang meningkat yang dapat mengontrol atau menghilangkan sel yang berpotensi menjadi sel kanker.

Ada bukti bahwa pola makan tertentu mungkin memainkan peran signifikan yang berhubungan dengan sistem imun yang memberikan atau mencegah sel kanker untuk bertahan.

Dengan alasan tersebut sulit untuk menetapkan penyabab spesifik kanker pada banyak individu.

Baru-baru ini ada beberapa faktor resiko lain yang telah ditambahkan pada daftar hal-hal yang mungkin dapat meningkatkan resiko kanker.

Terutama, daging merah (seperti daging sapi, daging domba dan daging babi) yang telah diklasifikan oleh Internantional Agency for Research on Cancer sebagai agen yang bersiko tinggi dan berpotensi menyababkan kanker.

Tak hanya itu saja, daging olahan seperti (daging asin, daging asap,daging yang diawetkan) juga termasuk makanan karsinogenik.

Individu yang mengonsumsi daging bakar dalam jumlah banyak juga dapat meningkatkan resiko kanker.

Hal ini dikarenakan adanya seyawa tertentu yang terbentuk dalam suhu tinggi ketika daging itu di proses.

Kondisi lain yang dapat memicu penyakit kanker ialah obesitas, kurangnya olahraga, peradangan kronis dan hormon. Terutama hormon yang digunakan untuk terapi.

Gejala dan Tanda Penyakit Kanker

Gejala dan tanda penyakit kanker dibedakan atas jenis kankernya. Dimana ia berlokasi atau dimana sel kanker ini menyebar.

Misalnya, kanker payudara mungkin muncul dalam bentuk benjolan pada payudara atau keluarnya cairan dari puting susu selama metastasis kanker payudara.

Yang mana gejala tersebut mungkin muncul rasa nyeri (jika menyebar ke tulang), kelelehan kronis (jika menyebar ke paru-paru), kejang jika menyebar ke otak.

Beberapa pasien menunjukan tidak adanya tanda dan gejala sampai kanker tersebut sudah mulai berkembang.

American Cancer Society menggambarkan 7 tanda dan gejala kanker  yang mungkin muncul yang mana seseorang harus segera mendapatkan perhatian medis.

Beberapa gejala yang dapat muncul diantaranya :

  • Perubahan perilaku buang air besar dan buang air kecil
  • Sakit tenggorokan yang tak kunjung sembuh
  • Perdarahan atau keluarnya cairan (misalnya cairan puting atau rasa sakit yang tidak sembuh) yang tidak biasa.
  • Penebalan atau benjolan di payudara, testis atau bagian tubuh lainnya
  • Gangguan pencernaan (biasanya bersifat kronis) dan kesulitan menelan
  • Perubahan nyata dalam ukuran, warna, bentuk atau kebelan kulit atau tahi lalat
  • Batuk dan suara serak

Gejala dan tanda lainnya yang mungkin harus diwaspadai pada beberapa bentuk kanker diantaranya:

  • Menurunnya berat badan tanpa sebab atau hilangnya nafsu makan.
  • Rasa sakit yang baru pada tulang atau bagian tubuh lainnya yang mungkin terus memburuk atau datang dan pergi tetapi rasa sakit tersebut tidak pernah muncul sebelumnya.
  • Kelelahan, mual dan muntah presisten
  • Demam ringan yang menetap atau bisa juga datang dan pergi
  • Infeksi berulang yang tidak dapat sembuh dengan penyembuhan biasa.

Kebanyakan kanker akan menunjukan gejala-gejala umum, tetapi terkadang gejala juga muncul berdasarkan jenis kanker tertentu.

Contohnya bila Anda mengidap kanker paru-paru maka Anda mungkin akan merasakan sesak napas dan nyeri dada.

Pasiennya juga mungkin mengalami perdarahan yang bisanya terjadi ketika batuk.

Namun kami tekankan sekali lagi bahwa setiap jenis kanker memiliki gejala yang berbeda tergantung dimana penyakit tersebut berlokasi.

Bahaya dan Komplikasi Penyakit Kanker

Ada banyak komplikasi yang mungkin terjadi bersama kanker. Banyak jenis dan tahap kanker tertentu yang memiliki bermacam-macam komplikasi.

Namun kami merangkum beberapa komplikasi umum yang terjadi baik itu akibat penyakit itu sendiri atau disebabkan oleh pengobatannya, seperti:

  • Kelelahan
  • Anemia
  • Hilangnya nafsu makan
  • Insomnia
  • Rambut rontok (kebanyakan akibat pengobatan)
  • Mual
  • Lymphedema
  • Nyeri
  • Depresi sistem kekebalan

Makanan yang Baik untuk Penyakit Kanker

  • Brokoli
  • Wortel
  • Biji-bijian
  • Buah berry
  • Kayu manis
  • Kacang-kacangan
  • Minyak zaitun
  • Buah jeruk
  • Biji rami
  • Tomat
  • Bawang putih
  • Fatty fish

Makanan yang Buruk untuk Penyakit Kanker

  • Makanan kaleng
  • Minyak terhidrogenasi
  • Alkohol
  • Minuman bersoda
  • Pemanis buatan
  • Ikan hasil budaidaya
  • Gula halus
  • Daging merah
  • Tepung halus
  • Acar dan makanan asin
  • Daging olahan
  • Keripik kentang

Cara Mengobati Kanker Secara Tradisional

  1. Diet ketogenik

Cara Mengobati Kanker dengan Diet Ketogenik

Diet ketogenik adalah cara yang memungkinkan tubuh untuk mengubah lemak menjadi bahan bakar (dalam bentuk keton).

Hal tersebut terjadi selama proses fisiologis yang tidak membebani pusat kekuatan sel yang dikenal sebagai mitokondria.

Biasanya, mitokondria membuat energi dari glukosa yang ditemukan berlempah dalam diet karbohidrat-intensif.

Ketogenik diet juga dapat menurunkan karbohidrat dan tinggi akan lemak baik.

Ketogenik diet dapat mengurangi resiko mutasi yang terjadi dalam sel bersama dengan pembentukan radikal bebas yang keduanya menjadi penyebab dari kanker usus besar, kanker paru-paru dan kanker payudara.

Ketogenik diet juga dapat mengurangi gejala pasien dengan kondisi metabolik, dapat menurunkan energi.

Yang mana dihasilkan dari pemecahan glukosa yang ditemukan dalam karbohidrat sederhana dan karbohidrat kompleks.

Sel kanker berkembang dari energi yang diciptakan dari fermentasi glukosa yang juga disebut dengan metabolisme anaerob karena kurangnya oksigenasi.

Contoh makanan yang masuk dalam daftar diet ketogenik adalah makanan laut, daging sapi, produk susu, unggas organik dan ikan liar.

Sayur dan buah yang rendah karbohidrat (termasuk kol, asparagus, lemon dan jeruk nipis), lemak sehat seperti alpukat dan minyak kelapa, biji dan kacang-kacangan biasanya boleh dikonsumsi.

Menjalani diet ketogenik dapat menunda perkembangan tumor dan meningkatkan kelangsungan hidup pasien dengan lebih dari 50 persen.

  1. Mengonsumsi jus

Cara Mengobati Kanker dengan Mengonsumsi Jus

Jus adalah cara yang luar biasa yang dapat mengurangi kemungkinan terkena kanker. Dikerenakan memakan makanan padat nutrisi dapat membuat tubuh memiliki antioksidan berlimpah.

Selain itu mengonsumsi jus juga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan kesehatan.

Faktanya, membuat jus dari beberapa sayur dan buah dapat mensuplai jumlah nutrisi yang lebih tinggi dibandingkan dengan sumber makanan mentah atau yang dimasak.

Untuk mendapatkan manfaat dari jus sehat tersebut Anda bisa mulai mengonsumsi jus sayuran cruciferous.

Sayuran cruciferous biasanya mengandung fitokimia yang memiliki sifat anti-penuaan, anti-kanker dan anti-oksidan.

Jus tersebut lebih memungkinkan untuk memberikan enzim alami bagi tubuh yang berguna untuk melawan kanker dan mengurangi radikal bebas dan peradangan.

Banyak praktisi kesehatan yang menyarankan pasien kanker untuk mengonsumsi 32-64 ons jus segar untuk membantu memperlambat pertumbuhan kanker.

Untuk pencegahan, 8-16 ons jus dapat menjadi strategi terbaik untuk memastikan tubuh Anda menerima mikronutrien yang cukup.

  1. Makanan fementasi

Cara Mengobati Kanker dengan Makanan Fermentasi

Sumber yang luar biasa untuk mendapatkan bekteri sehat adalah makanan dan minuman fermentasi.

Adanya mikrobiota usus yang sehat penting dalam mengatur kesehatan tubuh dan pikiran secara menyeluruh.

Kondisi metabolik dan kanker biasanya memiliki peningatkan bakteri berbahaya pada mikrobioma usus mereka.

Sejumlah jenis kanker yang berhubungan dengan bakteri usus jahat ialah kanker kolekteral, karsinoma pankreas dan kanker kandung empedu.

Bacteroidetes adalah jenis bakteri utama yang ditemukan dalam makanan fermentasi yang menghasilkan zat yang dikenal sebagai butirat.

Butirat memiliki sifat melawan kanker dan melibatkan proses enzimatik yang terkait dnegan pemecahan pati.

Sebagai alternatif pengobatan Anda bisa mencoba menambahkan produk susu fermentasi seperti yogurt, ada juga kefir, kombucha, sauerkraut dan makanan dan minuman fementasi lainnya juga merupakan sumber bakteri baik.

Untuk mencegah dan memperlambat pertumbuhan kanker Anda bisa mencoba 2-4 porsi makanan fermentasi setiap harinya.

  1. Vitamin D

Cara Mengobati Kanker dengan Vitamin D

Komponen penting untuk menjaga kesehatan sistem syaraf pusat dan kesehatan tubuh secara menyelurh adalah vitmain D.

Nutrisi penting ini memiliki kemampuan anti-peradangan dan antioksidan yang terus mengejutkan para peneliti.

Sejumlah studi menemukan bahwa vitamin D memiliki kaitan dengan kemampuannya untuk menurunkan komplikasi autoimun dan dapat membatasi pelepasan sekresi pembunuh alami sel.

Salah satu fungsi kunci dari vitamin D adalah kemampuannya untuk menyeimbangkan jalur peradangan terkait kanker dan mendukung produksi protein seperti GcMAF yang mengatur sel kanker.

GcMAF berfungsi  untuk menjaga kesehatan semua sel dan jaringan dalam tubuh.

GcMAF telah menunjukan dapat membalikkan kondisi kanker payudara dengan mencegah sel kanker tersebut untuk berkembang biak.

Oleh karena itu terapi vitamin D juga dapat mempromosikan fungsi GcMAF dan kemampuannya untuk mengobati kanker limfoma, kadung kemih dan kanker ovarium.

  1. Enzim

Cara Mengobati Kanker dengan Enzim

Sebenaranya tubuh Anda memiliki sejumlah enzim yang dubutuhkan untuk melakukan proses fisiologis normal.

Enzim berfungsi memberikan efek anti-inflamasi, mentimulasi senyawa anti-kanker dan membantu menghilangkan racun dari tubuh.

Sayangnya kita seringkali mengonsumsi makanan yang memengaruhi kemampuan enzim untuk bekerja.

Racun yang ada di udara yang kita hirup, air yang kita minum, perawatan pribadi dan produk pembersih rumah tangga yang kita gunakan dapat meningkatkan resiko penyakit kanker.

Selain itu peningkatan resiko kanker juga disertai dengan kondisi dan gaya hidup yang tidak sehat.

Enzim juga dapat ditemukan dalam makanan seperti buah dan sayur mentah, sayuran fermentasi dan legum untuk memenuhi kebutuhan enzim tubuh.

Salah satu pasangan enzim yang terkandung dalam buah dan sayur adalah quinone reductase dan glutathione-S-transferase, yang sangat penting untuk mengatur jalur antioksidan.

Ketika kita mengonsumsi makanan yang mengandung enzim, maka kemampuan tubuh untuk meningkatkan detoksifikasi alami untuk membersihkan hati, saluran pencernaan, paru-paru dan perut.

Buah-buah jeruk seperti lemon dan jeruk nipis kaya akan asam organik yang mambantu untuk menurunkan keasaman tubuh dan meningktkan fungsi alami.

Terapi enzim telah terbukti efektif untuk mengobati individu yang menjali pengobatan kemoterapi bahkan dapat mengurangi efek sampingnya.

Efek samping yang dimaksud diantaranya mual, lelah, muntah dan nyeri. Enzim sistemin dapat meningkatkan kepadatan sistem imun alami yang menargetkan pencegahan pertumbuhan sel kanker untuk terus berlanjut.

Praktisi kesehatan baisanya menggunakan 5 gram sampai 45 gram pada terapi enzim. Namun dosis tersebut tergantung pada seberapa cepat sel kanker ini berkembang.

  1. Kunyit

Cara Mengobati Kanker dengan Kunyit

Penelitian dalam studi klinis telah menunjukan bahwa curcumin ditemukan dalam akar kunyit memiliki kekuatan untuk mengobati gejala kanker termasuk kemampuannya untuk melawan peadangan.

Kunyit menunjukkan kontrol pencegahan peradangan yang sama seperti obat anti-inflamasi sintetis seeprti tylenol dan didukung lebih dari 570 penelitian.

Kunyit merupakan bumbu yang bisa Anda tambahkan hidangan favorit Anda.

Curcumin dalam kunyit mendukung produksi senyawa antioksidan lain seperti glutathione dan mencegah kerusakan atau stres oksidatif yang dilakukan pada organ.

Dosis curucumin yang direkomendasikana dalah 500-100 mg dikonsumsi 3-4 kaali sehari dengan kombinasi makanan lainnya.

  1. Detoksifikasi

Cara Mengobati Kanker dengan Detoksifikasi

Berbagai jalur detoksifikasi dapat terhambat sehingga dapat mengarah pada penumpukan karsinogen dan pembentukan kanker.

Adapun beberapa cara untuk melakukan detoksifikasi tubuh ialah sebagai berikut :

  • Olahraga: meningkatkan aliran oksigen dan membuka pori-pori untuk detoks.
  • Sauna inframerah: menstimulasi jaringan darah untuk melepaskan karsinogen.
  • Kopi enema: menghilangkan racun dalam saluran pencernaan dan juga memperbaiki suasana hati.
  • Minyak jarak: menstimulasi aliran racun untuk keluar dari organ dan usus.
  • Mengonsumsi makanan anti-kanker: mengurangi beban racun dan mengurangi peradangan.
  • Meminum air lemon dan air mineral: untuk menyeimbangkan pH alami tubuh.

Detoksifikasi adalah hal yang harus dilakukan untuk menyembuhkan dan mengobati gejala kanker.

Selain itu Anda bisa melakukan pijatan dengan aroma terapi yang merupakan teknik luar biasa lainnya untuk meningkatkan fungsi limpatik dan mendukung detoksifikasi.

  1. Cahaya matahari

Cara Mengobati Kanker dengan Cahaya Matahari

Dr. Budwig memercayai bahwa cahaya matahari dapat menstimualsi fungsi organ kelenjar termasuk pankreas, kelenjar ludah, kandungkemih, hati dan kantung empedu

Menstimulasi energi dalam sel yang tidak hanya penting untuk penyembuhan kanker tetapi juga dapat meningkatkan kesehatan pikiran Anda.

Cahaya matahari dapat meningkatkan suasana hati, menciptakan rasa optimis dan baik untuk mendukung kemampuan sistem imun untuk melawan benda asing dan sel kanker.

Berjemurlah di bawah sinar matahari selama 20-30 untuk mendapatkan kulit yang sehat. Lakukan secara rutin setiap hari untuk mencegah atau memperlambat pertumbuhan sel kanker.

  1. Beta glukan

Cara Mengobati Kanker dengan Beta Glukan

Beta glukan a dalah senyawa penyembuh alami yang ditemukan secara alami namun tidak pada tubuh manusia.

Molekul gula kompleks ini melengkapi sistem kekebalan tubuh untuk merancang serangan pada kanker dan agen asing lainnya.

Beta glukan juga memberikan imunomodulasi dan mengobati peradangan berlebih akibat dari respon autoimun.

Beberapa makanan yang mengandung beta glukan ialah ragi, jamur, makanan fermentasi, serat larut yang tidak dapat dicerna termasuk gandum dan jelai.

Betaglukan menjaga tubuh dari kanker dengan mengatifkan sel imun seperti antibodi, sel pembunuh alami, sitokin, sel-T dan makrofag. Sel-sel ini secara bersama-sama berkoordinasi menyerang pertumbuhan tumor.

Beta glukan bisa dikonsumsi 500 mg perhari sebagai pencegahan pada individu sehat.

Dan 100 mg dikonsumsi dua kali sehari diluar jam makan sebagai agen penguat sistem imun supaya memperlambat atau mencegah perkembangan kanker.

Sekian dulu informasi mengenai Cara Mengobati Kanker dengan Bahan-bahan alami..

Semoga dengan materi diatas Anda bisa memulai pencegahan atau pengobatan supaya penyakit kanker yang Anda derita tidak semakin memburuk.

Sumber

    https://thetruthaboutcancer.com/treating-cancer-naturally/

    https://www.healthline.com/nutrition/cancer-fighting-foods

    https://www.medicinenet.com/cancer/article.htm

Baca Artikel Terkait Lainnya:

Jika Ada Pertanyaan, Silahkan Isi Kolom Komentar Disini yaaa ...

Konsultasikan Disini!!
error: Jangan Copas!! Mikil Sendili Dong :P