Cara Mengobati Kanker Payudara Secara Alami Tanpa Operasi

Ladies, terimakasih telah berkunjung ke konsulgratis.com. Dikesempatan kali ini kami akan membahas seputar Cara Mengobati Kanker Payudara Secara Alami Tanpa Operasi.

Yap, kanker payudara sendiri memang menjadi salah satu ancaman terbesar bagi kaum hawa.

Namun Anda tak perlu khawatir karena gangguan kesehatan ini masih bisa ditangani.

Penasaran seperti apa cara pengobatannya, simak yuk penjelasan di bawah ini …

Cara Mengobati Kanker Payudara Secara Alami Tanpa Operasi

Kanker payudara terjadi dan menyerang sel payudara normal dimana sel tersebut membelah dan mengalami pertumbuhan secara tidak terkontrol.

Ketika sel tersebut tumbuh biasanya hadir dalam bentuk tumor, meskipun tidak selalu kanker payudara berbentuk tumor.

Tumor tersebut pada umumnya dapat dideteksi dalam mammogram sebelum Anda bisa merasakannya dalam bentuk benjolan atau penebalan.

Penting untuk dicatatat bahwa tidak semua benjolan pada payudara adalah kanker payudara. Dan tidak semua kanker payudara muncul dalam bentuk benjolan.

Namun semua benjolan atau penebalan pada payudara membutuhkan perhatian medis untuk membedakan apakan benjolan tersebut bersifat jinak atau memang bentuk dari kanker.

Kanker payudara bukanlah penyakit tunggal, bukti penelitian terus menunjukan bahwa ada sejumlah subtipe kanker payudara.

Kondisi ini terjadi beragam dalam kelompok berbeda dan meresepon pengobatan secara berbeda.

Beberapa diantaranya lebih agresif  dan memiliki kelangsungan hidup yang panjang diantara yang lainnya.

Kanker payudara biasanya muncul dari saluran payudara yang membawa susu menuju puting susu.

Jenis ini disebut dengan kanker duktal, terhitung sekitar 80% kasus payudara penderitanya mengidap jenis ini

Sementara kanker lobular bermula dalam kelenjar (lobulus) yang bertugas memproduksi ASI dan terhitung sekitar 8% dari semua kasus kanker payudara adalah kanker lobular.

Kanker yang terbatas dalam saluran payudara atau sel-sel lobulus disebut dengan in situ yang berarti “di area dalam”.

Kanker dapat menghancurkan dinding saluran atau sel lobulus dan menyebar di dalam sekeliling jaringan payudara yang dideskripsikan sebagai kanker payudara invasif atau infiltrasi.

Peradangnan kanker payudara dianggap jarang namun merupakan kanker agresif yang muncul tanpa benjolan dan mengakibatkan payudara yang terkena menjadi bengkak, merah dan muncul peradangan.

Penyakit Paget’s pada payudara yang juga merupakan kondisi yang jarang. Jenis ini menyebabkan kulit pada puting susu menjadi lebih gelap.

Kanker payudara metastatik yang juga dikenal sebagai kanker payudara stadium 4 adalah kanker yang bermula pada payudara dan menyebar ke organ yang jauh. Misalnya menyebar ke otak, tulang, paru-paru dan hati.

Sekitar 6 dari 8 persen wanita dan pria menderita metastatik ketika pertama didiagnosis.

Kanker metastaik biasanya terdiagnosa setelah berbulan-bulan sampai bertahun-tahun setelah pengobatan untuk kanker payudara tahap awal.

Penyebab Kanker Payudara

Dokter mengetahui bahwa kanker payudara terjadi ketika beberapa sel dalam payudara mulai tumbuh secara abnormal.

Sel-sel ini membelah lebih cepat dari pada sel yang sehat dan terus berakumulasi membentuk benjolan atau gumpalan.

Sel-sel tersebut mungkin menyebar (bermetastasis) melalui payudara menuju kelenjar getah bening atau menuju bagian tubuh lain.

Peneliti mengidentifikasi hormonal, gaya hidup dan faktor lingkungan adalah sejumlah hal yang mungkin meningkatkan resiko kanker payudara.

Beberapa orang yang memiliki resiko terkena kanker namun malah tidak mengidap kanker.

Begitupun sebaliknya, seseorang yang tidak memiliki resiko mengembangkan kanker juga malah mengidap kanker.

Maka diguga kaner payudara ini disebabkan oleh interaksi yang kompleks pada susunan genetik dan lingkungan.

Faktor yang meningkatkan resiko kanker payudara

Berikut adalah beberapa faktor yang berhubungan dengan  peningkatakn resiko terjadinya kanker, diantaranya :

  • Riwayat kondisi payudara.

Jika Anda pernah menjalani biopsi payudara yang menemukan lobular carsinoma in situ (LCIS) atau hiperplapsia atipikal payudara, maka Anda memiliki resiko untuk terkena payudara akan meningkat.

  • Riwayat kanker payudara dari keluarga.

Jika ibu, saudara perempuan, atau anak perempuan Anda didiagnosa kanker payuradara terutama pada usia muda maka resiko Anda untuk terkena penyakit serupa juga meningkat.

Mayoritas orang-orang yang didiagnosa kanker payudara tidak memiliki riwayat keluarga dengan penyakit tersebut.

  • Gen yang diwariskan sehingga meningkatkan resiko kanker payudara.

Adanya mutasi gen tertentu akan meningkatkan resiko kanker payudara yang juga dapat diturunkan dari orang tua ke anaknya.

Mutasi gen paling terkenal disebut sebagai BRCA1 dan BRCA2. Gen-gen ini dapat sangat meningkatkan resiko kanker payudara.

  • Terpapar radiasi.

Jika Anda mendapatkan perawatan radiasi pada bagian dada ketika masih kecil, resiko Anda terkena kanker payudara akan meningkat.

  • Terapi hormon pascamenopause.

Wanita yang menjalani pengobatan terapi hormon yang mengombinasikan estrogen dan progresteron untuk mengobati tanda dan gejala menopause dapat meningkatkan resiko terkena kanker payudara.

Resiko kanker payudara mungkin menurun ketika wanita tersebut berhenti melakukan pengobatan ini.

  • Memiliki anak pertama diusia tua.

Wanita yang melahirkan anak pertamanya setelah usia 30 tahun mungkin memiliki peningkatan resiko kanker payudara.

  • Obesitas, tubuh yang kelebihan berat badan juga dapat meningkatkan resiko kanker payudara.
  • Belum pernah hamil, wanita yang belum pernah hamil memliki resiko besar untuk mengalami kanker payduara daripada wanita yang sudah hamil satu kali atau lebih.
  • Wanita lebih memungkinkan dari pada pria untuk mengembangkan kanker payudara.
  • Bertambahnya usia. Resiko terkena kanker akan meningkat seiring bertambahnya usia.
  • Menstruasi di usia muda.
  • Menopause di usia tua.
  • Mengonsumsi alkohol berlebih.

Gejala Munculnya Kanker Payudara

  • Benjolan pada payudara.
  • Perubahan nyata dalam ukuran atau bentuk payudara.
  • Kulit belang-belang pada bagian payudara (seperti kulit jeruk).
  • Kulit yang berkerut atau berkerak disekitar puting.
  • Kemerahan atau munculnya kondisi seperti ruam pada kulit payudara yang mungkin menyurupai mastitis. Ialah infeksi pada payudara, yang biasanya menyerang wanita yang sedang menyusui.
  • Payudara terasa nyeri. Kanker payudara biasanya tidak terasa nyeri selama tahap awal.
    Nyeri apda payudara dapat disebabkan oleh sejumlah kondisi non-kanker payudara yang berbeda.

Bahaya Kanker Payudara Jika Tidak Diobati

Kanker payudara stadium 4 terjadi ketika kanker pertama muncul pada payudara dan kemudian bermetastasis atau menyebar ke area lain pada tubuh

 Area yang biasanya gigunakan untuk bermetasis diantaranya kelenjar getah bening, dinding dada, tulang, paru-paru, hati, dan otak.

Secara definisi, kanker stadium 4 melibatkan komplikasi, karena sel kanker sendiri telah bergerak di luar area kanker awalnya.

Tetapi selain komplikasi yang dapat terjadi, bahaya kanker payudara yang dapat muncul bisa langsung dari kanker itu sendiri atau karena perawatan yang diterima pasien.

Komplikasi ini mungkin bervariasi tergantung pada jenis kanker, dimana penyakit ini menyebar dan metode perawatan apa yang digunakan.

Beberapa komplikasi yang umum diantaranya :

  1. Nyeri terkait kanker

Kanker dapat menyebabkan rasa sakit tersendiri, dikarenakan sel tumor tumbuh dan mengabil alih area tubuh yang sebelumnya sehat.

Kanker tersebut dapat memberikan tekanan pada organ, syaraf dan tulang, menyebabkan sakit atau rasa sakit yang tajam seperti menusuk.

Beberapa jenis kanker bahkan menseskresikan bahan kimia tertentu yang dapat menyebabkan sensasi menyakitkan.

  1. Komplikasi tulang

Kanker payudara sering menyebar ke tulang dan bisa saja muncul sejumlah komplikasi skeletal sebagai hasilnya.

Masalah ini sering disebabkan oleh resorpsi tulang yang merupakan proses normal dari penghancuran tulang.

Pada orang muda yang sehat, tulang akan dibangun kembali sama seperti jumlah yang dihancurkan.

Namun pada orang tua dan mereka dengan metastasis tulang, proses resorpsi terjadi lebih cepat.

  1. Nyeri tulang

Perasan nyeri dan sakit pada tulang sering menjadi tanda awal bahwa kanker sudah menyebar ke tulang.

Ketika kondisi ini berlangsung, resorpsi menyebabkan penipisan dan melemahnya tulang.

Ketika tulang menjadi lemah, resiko untuk mengalami patah tulang dapat meningkat walaupun tanpa adanya cedera besar yang terjadi.

  1. Kompresi tulang belakang

Ketika sel kanker bertumbuh di atau dekat tulang belakang maka mereka dapat memberikan tekanan pada syaraf tulang belakang dan syaraf yang berdekatan.

Tekanan ini juga dapat menyebabkan rasa sakit pada punggung dan leher, mati rasa atau kesemutan dan kesulitan berjalan.

Terkadang kondisi ini dapat menyebabkan kesulitan dalam menngontrol kandung kemih dan usus.

Meskipun kompresi tulang belakang lebih jarang dari pada kompliaksi tulang lainnya namun kondisi ini bisa menjadi sangat serius.

  1. Hypercalcemia

Hyperclacemia mengacu pada pengurangan kadar kalsium dalam darah. Hal ini terjadi ketika laju resorpsi meningkat dan kalsium dari tulang keluar dari aliran darah.

Hypercalcemia dapat menyebabkan masalah serius seperti :

  • Batu ginal
  • Gagal ginjal
  • Detak jantung tak teratur
  • Masalah neurologis, termasuk kebingungan, dimensia atau koma
  1. Lymphedema

Ketika dokter mengangkat kelenjar getah bening untuk memeriksa sel kanker, maka akan terjadi gangguan pada aliran cairan getah bening dalam tubuh.

Jika kelenjar getah bening yang tersisa tidak cukup untuk mengalirkan cairan dengan tepat dari area tertentu, mungkin saja dapat menyebabkan pembengakakn yang menyakitkan dan disebut dengan lymphedema.

Selain berasal dari penyakit itu sendiri, komplikasi dan bahaya kanker payudara juga bisa berasal dari pengobatannya.

Karena pengobatan kanker biasanya melibatkan penghilangan sel normal dan abnormal dari tubuh, sehingga biasanya ada beberapa efek samping yang muncul.

Bahkan pada beberapa kasus, seseorang mungkin merasa bahwa pengobatan lebih buruk dari pada kanker itu sendiri.

Penting untuk menyadari bahwa rasa sakit dan tidak nyaman dari pengobatan akan menghilang. Karena sel sehat akan melakukan pemulihan dengan sendirinya.

Pengobatan kemoterapi mungkin mengakibatkan nyeri mulut, muntah, kerusakan syaraf dan diare. Sementara terapi radiasi dapat menyebabkan rasa sakit seperti terbakar dan luka.

Operasi tentunya sangat menyakitkan dan membutuhkan waktu yang banyak lagi untuk pemulihan.

Makanan yang Baik untuk Kanker Payudara

  • Berbagai buah dan sayur yang berwarna.
  • Makanan kaya serat seperti gandum utuh, kacang-kacangan dan legume
  • Susu rendah lemak dan produk susu lainnya.
  • Makanan yang tinggi vitamin D.
  • Makanan terutama yang berbumbu dengan memiliki sifat anti-inflamasi.
  • Lemak sehat seperti minyak zaitun, alpukat, biji-bijian, kacang-kacangan, ikan salmon dan ikan haring.
  • Produk kedelai seperti tahu, tempe, susu kedelai dan kacang kedelai

Makanan yang Buruk untuk Kanker Payudara

  • Alkohol, wanita yang mengonsumsi minuman beralkohol per minggunya dapat meningkatkan resiko mengembangkan kanker payudara hingga 15%.
  • Gula, dikarenakan tumor akan lebih memungkinkan untuk menyebar dan bermetastasis.
  • Lemak seperti pada makanan yang digoreng, makanan olahan dan makanan lainnya.
  • Daging merah, atau juga daging merah olahan cenderung tingg lemak, garam dan pengawet sehingga tidak efektif untuk mencegah kanker payudara.

Cara Mengobati Kanker Payudara Secara Alami Tanpa Operasi

  1. Bawang putih

Cara Mengobati Kanker Payudara dengan Bawang Putih

Menurut National Center for Complementary and Integrative Health, kehadiran senyawa alkil sulfur dalam bawang putih memberikan sifat anti-biotik tertentu yang membuatnya sangat baik sebagai agen anti-kanker.

Hal ini dikarenakan sel-sel ganas mengalami kematian alami yang disebut dengan apoptosis.

Bawang putih juga memainkan peran penting dalam aktivasi sel imun dalam melawan sel kanker.

Akan lebih baik jika mengonsumsi bawang putih mentah dalam bentuk minyak, siung utuh atau bubuk bawang putih daripada mengonsumsinya dalam bentuk masakan.

  1. Brokoli

Cara Mengobati Kanker Payudara dengan Brokoli

Brokoli mengandung gen linamarase, yang ketika hadir dalam sel kanker, dapat dipecah menjadi sianida dan secara efektif membunuh sel tumor.

  1. Anggur

Cara Mengobati Kanker Payudara dengan Anggur

Anggur mengandung senyawa yang disebut dengan proanthocyanidin yang mengurangi produksi estrogen tubuh dan secara efektif mengobati kanker payudara sebagaimana terbukti dalam uji klinis yang dilakukan pada beberapa pasien.

Penelitian ini menunjukan bahwa ekstrak anggur berpengaruh pada tumor dan kanker payudara yang merupakan hormon yang sensitif.

Obat yang disebut dengan doxorubicin juga diketahui dapat meningkatkan aktivitas anti-tumornya.

Dengan cara mengonsumsi jus anggur atau ekstraknya setiap hari sebagai suplemen pengobatan

  1. Wheatgrass

Cara Mengobati Kanker Payudara dengan Wheatgrass

Wheatgrass dikonsumsi dalam bentuk jus atau mentah, terbukti dapat mengurangi pertumbuhan sel kanker.

Wheatgrass juga memiliki kemampuan menambah sistem imun dan membersihkan tubuh Anda dari racun dan limbah.

  1. Teh hijau

Cara Mengobati Kanker Payudara dengan Teh Hijau

Teh hijau memiliki sifat antiinflamasi dan sangat efektif melawan pembentukan kanker payudara.

Anda bisa memasukan satu gelas air dan daun teh kemudian didihkan. Tunggu sampai menyisakan setengah bagian. Setelah itu teh hijau siap dikonsumsi selagi hangat.

  1. Lignan

Cara Mengobati Kanker Payudara dengan Lignan

Lignan adalah senya yang dapat mencegah tumor yang tergantung estrogen dengan memperlambat laju pertumbuhan dan perkembangannya.

Mereka hadir dalam bentuk biji bunga matahari, kacang mete, strawberry, biji rami dan kacang tanah.

  1. Vitamin D

Cara Mengobati Kanker Payudara dengan Vitamin D

Asupan vitamin D yang cukup dalam tubuh telah dikaitkan dengan penurunan resiko kanker payudara.

Kandungan ini dapat ditemukan dalam susu, telur, minyak ikan cod tetapi tidak dalam keju dan yogurt.

  1. Olahraga

Cara Mengobati Kanker Payudara dengan Olahraga

Para ahli menyarankan untuk melakukan olahraga satu jam per hari untuk mengurangi resiko mengidap kanker pada wanita.

Penelitian juga menyarankan bahwa aktivitas fisik dan diet sehat mungkin dapat membantu mengurangi resiko kanker.

  1. Diet rendah kalori

Cara Mengobati Kanker Payudara dengan Diet Rendah Kalori

Peneliti menyarankan bahwa diet rendah kalori mungkin dapat memperlambat penyebaran kanker payudara.

Maka tak heran ketika Anda didiagnosa kanker payudara, dokter sering menyarankan untuk mengonsumsi makanan sehat salah satunya diet rendah kalori.

  1. Kalsium

Cara Mengobati Kanker Payudara dengan Kalsium

Kalsium telah menunjukan dapat mengurangi resiko kanker dalam sejumlah studi berbeda, terutama pada periode pre-menopause bagi wanita.

Makanan yang kaya kalsium seperti salmon, jus jeruk, almond dan sayuran hijau dapat membantu mengurangi resiko kanker payudara.

Sekian dulu pembahasan mengenai bagaimana Cara Mengobati Kanker Payudara Secara Alami Tanpa Operasi.

Menjalani diet sehat dapat menjadi pencegahan dan pengobatan kanker payudara agar kondisinya tidak semakin parah.

Sumber

    https://www.organicfacts.net/home-remedies/home-remedies-for-breast-cancer.html

    https://www.healthline.com/health/stage-iv-breast-cancer-possible-complications#bone-complications

    https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/breast-cancer/symptoms-causes/syc-20352470

     

Baca Artikel Terkait Lainnya:

Jika Ada Pertanyaan, Silahkan Isi Kolom Komentar Disini yaaa ...

Konsultasikan Disini!!
error: Jangan Copas!! Mikil Sendili Dong :P