Cara Mengobati Jamur Kulit yang Membandel

Selamat datang di KonsuLGratis.com, kami disini tidak akan bosan untuk memberikan berita yang informatif salah satunya mengenai Cara Mengobati Jamur Kulit yang Membandel.

Kulit memang menjadi bagian tubuh yang paling sering terkena paparan zat-zat berbahaya. Maka tak heran infeksi jamur pun dapat tumbuh di kulit.

Nah, untuk Anda yang sering kali mengalami keluhan serupa, terutama untuk Anda yang keluhan infeksi jamur yang membandel, berikut ini kami berikan beberapa cara yang dapat mengatasi kondisi tersebut.

Cara Mengobati Jamur Kulit yang Membandel

Infeksi jamur adalah kondisi kulit yang sangat umum yang dapat menyerang anak-anak maupun orang dewasa.

Infeksi jamur kulit disebabkan oleh berbagai macam jenis jamur termasuk ragi. Kondisi ini cukup umum dan dapat menyebabkan timbulnya ruam dan gatal untuk sementara waktu.

Beberapa infeksi kulit jamur yang paling sering terjadi diantaranya kurap, intertrigo, athlete’s foot dan tinea kapitis.

Meskipun gejala-gejala infeksi ini bisa sangat tidak nyaman, namun jarang ada kasus yang berbahaya dan mengancam jiwa.

Disamping itu infeksi jamur kulit dapat diobati dengan mudah baik itu menggunakan krim topikal maupun obat oral yang sesuai.

Jenis-jenis Infeksi Jamur Kulit

  • Athlete’s Foot

Jenis jamur kulit ini adalah infeksi kulit yang sangat umum. Diperkirakan sekitar 7 dari 10 orang memiliki athlete’s foot (tidea pedis) selama hidup mereka.

Kondisi ini disebabkan oleh jamur yang tumbuh pada kulit antara jari-jari kaki dan telapak kaki.

Mereka dapat tumbuh dengan mudah di area tersebut karena merupakan area yang lembab terutama saat berkeringat.

Infeksi ini dapat membuat kulit antara jari-jari kaki terasa gatal, bersisik dan merah yang juga dapat memicu retakan dan celah kulit yang terasa menyakitkan.

Bagian telapak kaki juga akan terasa gatal, menebal dan bersisik bahkan sering disertai dengan lepuhan.

Anda memiliki kemungkinan besar untuk mendapatkan athlete’s foot jika Anda menggunakan alas kaki yang membuat Anda berkeringat.

 Atau athlete’s foot ini juga bisa disebabkan oleh lingkungan yang hangat dan lembab.

Seperti ketika Anda berjalan tanpa alas kaki di permukaan yang lembab dan terkontaminasi misalnya di area pemandian umum atau kolam renang.

Setelah menggaruk area yang gatal, Anda dapat menyebarkan infeksi athlete’s foot ke seluruh tubuh.

  • Kurap

Kurap atau ringworm adalah infeksi jamur dimana kondisi ini ditandai dengan kemunculan ruam yang berbentuk sepeti cincin.

Infeksi kurap sangat umum dan dapat menyerang berbagai bagian pada tubuh, seperti:

Kurap pada tubuh

Kurap ini biasanya menyerang bagian-bagian tubuh yang terekspos seperti lengan dan kaki yang dapat menyebabkan ruam kemerahan dan bersisik.

Kurap dapat menyebar melalui kontak langsung misalnya menyentuh seseorang yang telah memiliki kurap atau menyentuh benda yang terkontaminasi seperti pakaian atau seprai.

Hewan ternak seperti sapi dan hewan peliharaan seperti kucing dan anjing juga dapat membawa jamur tersebut.

Kurap di selangkangan

Kurap di bagian selangkangan yang juga disebut dengan “jock itch” adalah kondisi yang sangat umum pada lelaki muda.

Hal ini dikarenakan skrotum dan paha berada dalam kontak dekat yang menjadi tempat yang strategis untuk perkembangan jamur.

Kondisi ini juga sering terjadi jika Anda memiliki berat badan berlebih atau sering mengenakan pakaian ketat.

Kurap dapat menyebabkan gatal dan ruam merah pada selangkangan dan area sekitar kaki bagian atas.

Kurap di pangkal paha ini dapat terjadi jika tangan, kaki atau kuku terkena infeksi jamur kulit.

Seperti kurap pada tubuh, kurap di selangkangan juga dapat menyebar dengan kontak dekat dan dapat ditularkan dengan cara yang sama.

Kurap di kulit kepala

Kurap di kulit kepala dapat menyerang segala usia namun lebih banyak diderita oleh anak-anak.

Kurap biasanya muncul dalam bentuk bercak dan bersisik pada kulit kepala yang mungkin terasa gatal.

Pada beberapa orang, bercak tersebut dapat meradang dan memerah dengan membentuk fustula.

Selain itu, nanah juga dapat terbentuk pada area kulit kepala yang disebut dengan kerion.

Selama infeksi tersebut, rambut Anda mungkin akan rontok dan mengakibatkan kebotakan pada area tertentu.

Kurap pada kulit kepala ini dapat menyebar melalui sikat rambut atau mengenakan pakaian yang sudah digunakan oleh seseorang yang terinfeksi sebelumnya.

Infeksi Candida

Candida ialah ragi yang merupakan sejenis jamur yang biasanya menginfeksi saluran pencernaan dan vagina yang tidak berbahaya.

Namun, jika kondisi tersebut tidak membaik, maka candida dapat berkembang biak dan mulai menyebabkan gejala infeksi.

Infeksi ini sering muncul di sekitar alat kelamin (vagina dan penis), di mulut atau lipatan kulit.

Candida dapat membuat daerah yang terinfeksi terasa sakit dan gatal. Selain itu, candida juga dapat menyebabkan kulit merah dan lembab serta dapat memunculkan pustula kecil.

Pada wanita, candida vaginal dapat menyebabkan rasa gatal dan keluarnya keputihan.

Candida oral (pada mulut) sering menyerang bayi dan orang tua terutama mereka yang menggunakan gigi palsu.

Infeksi candida bisa terlihat seperti bercak putih yang berubah menjadi merah ketika Anda menggosoknya.

Pityriasis Versicolor

Jenis infeksi jamur kulit ni disebabkan oleh jenis ragi bernama Malassezia yang biasanya tidak berbahaya dalam kulit dan kebanyakan menyerang remaja dan anak muda.

Jika Anda mengidap Pityriasis versicolor, Anda mungkin memiliki bercak bersisik, terasa agak gatal dan dapat berubah warna yang sering muncul di punggung, dada dan lengan atas.

Pityriasis versicolor biasanya menimbulkan warna merah, merah muda dan coklat. Pada beberapa kasus, kulit yang terinfeksi menjadi lebih pucat daripada kulit di sekitarnya.

Penyebab Infeksi Jamur Kulit

Ada berbagai jamur yang dapat menyebabkan infeksi pada kulit, rambut dan kuku.

Jenis-jenis jamur tersebut mungkin menyebar dari orang-ke-orang, dari binatang ke orang atau pada kasus yang langka infeksi ini bisa di dapatkan dari tanah.

Beberapa infeksi jamur kulit seperti candida, biasanya berasal dari pertumbuhan jamur berlebih yang ada dalam tubuh, dimana jamur tersebut sebelumnya tidak membahayakan.

Anda bisa mendapatkan jamur yang menyebabkan infeksi dengan bersentuhan dengan orang atau hewan yang terinfeksi.

Anda juga bisa mendapatkan jamur dengan berbagi barang-barang yang terkontaminasi seperti pakaian, handuk, sikat rambut atau seprai.

Berjalan tanpa alas kaki di kamar mandi dan kolam renang dapat meningkatkan resiko infeksi jamur.

Jamur menyukai area yang hangat dan lembab sehingga Anda lebih memungkinkan terkena infeksi jika:

  • Mengenakan pakaian ketat atau sepatu yang sempit di lingkungan yang hangat dan lembab.
  • Kelebihan berat badan dan memiliki lipatan kulit yang bergesekan.

Anda juga lebih memungkinkan untuk memiliki infeksi kulit jika:

  • Memiliki sistem imun tubuh yang lemah akibat penyakit seperti HIV atau penggunaan obat-obatan seperti kortikosteroid.
  • Mengidap diabetes.
  • Mengonsumsi antibiotik.
  • Sedang hamil.

Gejala Infeksi Jamur Kulit

Gejala dari infeksi jamur kulit tergantung pada jenis jamur dan dimana jamur tersebut berkembang.

Serta jamur hanya dapat menyerang satu area atau beberapa area pada tubuh.

Infeksi jamur kulit dapat menyebabkan berbagai macam ruam, beberapa diantaranya dapat berwarna merah, bersisik dan gatal.

Selain itu, infeksi jamur kulit juga dapat menghasilkan tampilan yang halus dan murip dengan kulit kering.

Ketika Anda mengalami kondisi tersebut kulit akan terlihat memerah dan tubuh akan terasa pegal-pegal serta dapat memicu pustula.

Ruam jamur terkadang dapat memburuk yang dipicu oleh kondisi kulit lainnya seperti psoriasis dan eksim.

Bahaya Infeksi Jamur Kulit

Komplikasi yang ditimbulkan berbeda-beda tergantung pada jenis jamur yang menginfeksinya.

Namun kita ambil satu jenis infeksi kulit yaitu infeksi ragi dan sejumlah komplikasi yang dapat terjadi diantaranya:

  • Infeksi Berulang

Komplikasi yang paling sering terjadi dari infeksi ragi adalah infeksi ragi lainnya.

Para ahli memperkirakan bahwa sebanyak seperempat wanita yang memiliki satu infeksi ragi akan mengembangkan infeksi lainnya dalam satu tahun.

Infeksi ragi berulang dapat mengganggu kesehatan seseorang yang berdampak pada bagaimana mereka merasakan tubuhnya sendiri.

Mereka juga dapat menyebabkan kesulitan dalam suatu hubungan jika infeksi ragi menggangu aktivitas seksual.

  • Komplikasi Kehamilan

Untuk kebanyakan orang, infeksi ragi atau jamur adalah masalah kesehatan yang membuat penderitanya merasa tidak nyaman.

Namun ada beberapa bukti yang menyatakan bahwa infeksi jamur pada vagina terkadang dapat menyebabkan masalah pada kehamilan.

Wanita hamil dengan infeksi ragi, lebih memungkinkan untuk mengalami persalinan prematur, ketuban pecah prematur atau masalah lainnya.

Namun penelitian ini masih tidak konklusif sampai sekarang.

Anjuran Makanan untuk Penderita Infeksi Jamur Kulit

Infeksi jamur candida memang sering terjadi dan membutuhkan perhatian lebih. Oleh karenaya, penderita infeksi ini dianjurkan untuk mengonsumsi beberapa makanan berikut ini:

  • Sayuran yang tidak mengandung zat tepung

Jamur memperoleh makanannya ketika Anda makan. Dengan begitu Anda harus lebih cermat dalam memilih makanan sehingga jamur ini tidak dapat tumbuh berlebihan.

Sayurant tanpa zat tepung biasanya baik untuk mengurangi perkembangan jamur.

Beberapa jenis makanan yang dimaksud diantaranya kale, bayam dan bok choy yang mana sayuran tersebut dapat menutrisi tubuh dengan tepat.

  • Daging Bersih

Daging sapi yang diberi makan rumput, ikan hasil tangkapan liar dan daging organ organik (seperti hati) kaya akan nutrisi yang larut dalam lemak.

Sejumlah nutrisi tersebut seperti vitamin A, D, dan K2 yang semuanya diperlukan untuk kesehatan imun dan mikrobioma.

Makanan-makanan tersebut juga tidak mengandung racun seperti dari makanan-makanan industri.

  • Lemak Sehat

Minyak kelapa, zaitun dan alpukat sangat baik untuk kesehatan pencernaan.

Berbagai lemak jenuh dan tak jenuh tunggal memiliki efek anti-inflamasi pada lapisan usus, yang menyediakan lingkungan yang kurang baik untuk jamur.

Minyak kelapa biasanya kaya akan asam kaprilat yang telah terbukti dapat menghambat pertumbuhan candida berlebih.

  • Makanan Fermentasi

Makanan fermentasi seperti kimchi, sauerkraut dan kelapa atau kefir akan membantu menginokulasi kembali mikrobioma dengan bakteri yang menguntungkan.

Untuk awal penyembuhan, konsumsi makanan tersebut dalam jumlah sedang agar sistem pencernaan dapat menyesuaikan dengan baik.

Setelah itu, tambahkan porsinya perlahan-lahan untuk mengurangi jumlah jamur berlebih dalam tubuh.

  • Kaldu tulang

Makanan penyembuh kuno ini dapat menjadi obat usus yang baik dan mudah di dapat.

Kolagen dalam kaldu tersebut membantu membangun kembali lapisan usus dan dapat mengurangi pertumbuhan jamur berlebih.

Pantangan Makanan Penderita Infeksi Jamur Kulit

  • Gula

Segala bentuk gula diketahui dapat meningkatkan pertumbuhan jamur dalam tubuh.

Jika Anda ingin mengendalikan pertumbuhan jamur berlebih, kurangi makanan yang mengandung gula sepenuhnya.

  • Sayuran yang mengandung zat tepung

Sayuran yang mengandung tepung seperti kentang, ubi dan bit dapat memberikan makanan bagi ragi atau jamur.

Hal tersebut dikarenakan kandungan karbohidratnya yang tinggi walaupun makanan tersebut memang mengandung serat dan vitamin yang bagus untuk tubuh.

  • Kopi

Kopi yang dikonsumsi berlebihan dapat menyebabkan pertumbuhan candida berlebih dan menekan sistem imun tubuh serta dapat mengiritasi lapisan usus.

Jika Anda ingin mengonsumsi kopi, pilihlah kopi organik yang berkualitas tinggi.

Cara Mengobati Jamur Kulit yang Membandel

  1. Kunyit

Cara Mengobati Jamur Kulit dengan Kunyit

Kunyit dikenal kerena sifat anti-peradangan yang dimilikinya. Sebuah komponen yang hadir dalam kunyit bernama curcumin dipercaya memiliki sifat anti-mikroba.

Cara menggunakan kunyit:

  • Konsumsi kunyit sebagai teh atau tambahkan pada menu masakan.
  • Gunakan kunyit secara langsung akan lebih efektif untuk membasmi infeksi jamur.
  • Campurkan kunyit dengan air atau minyak kelapa sampai membentuk pasta kemudian aplikasikan pada area yang terinfeksi.
  • Biarkan berberapa saat kemudian bersihkan kulit yang terinfeksi.

Penggunaan kunyit secara eksternal pada kulit dapat membuat tampilan kulit menjadi kuning, tetapi tampilan tersebut dapat memudar dalam beberapa hari.

  1. Cuka Sari Apel

Cara Mengobati Jamur Kulit dengan Cuka Sari Apel

Sifat anti-inflamasi yang dimiliki cuka sari apel dapat membantu mengatasi gatal dan kekeringan yang disebabkan oleh kurap.

Kandungan dalam cuka sari apel yang tanpa disaring juga dapat mengatur pertumbuhan ragi dan menetralkan pH.

Cara menggunakan cuka sari apel:

  • Rendam kapas dalam cuka sari apel kemudian aplikasikan pada area yang terinfeksi.
  • Ulangi cara tersebut sampai 3 kali sehari.
  • Biarkan selama 15 menit kemudian bersihkan
  1. Minyak Kelapa

Cara Mengobati Jamur Kulit dengan Minyak Kelapa

Minyak kelapa mengandung sejumlah asam lemak tertentu yang dapat membantu infeksi dengan merusak sel jamur.

Minyak kelapa dapat menjadi obat yang efektif hanya dalam kasus infeksi kulit ringan dan sedang.

Cara menggunakan minyak kelapa:

  • Oleskan minyak kelapa pada area yang terinfeksi selama 3 kali sehari.
  • Gunakan minyak kelapa selama beberapa minggu bahkan setelah infeksi menghilang.
  • Anda juga bisa menggunakan minyak kelapa sebagai pelembab yang mungkin dapat mencegah infeksi dimasa yang akan datang.
  1. Minyak Oregano

Cara Mengobati Jamur Kulit dengan Minyak Oregano

Minyak oregano, khususnya oregano liar Origanum vulgare mengandung timol dan carvacrol yang dapat menghentikan pertumbuhan jamur.

Selalu gunakan minyak oregano yang sudah diencerkan pada area yang terinfeksi dan gunakan minyak tersebut 3 kali sehari.

NOTE: Pastikan untuk menggunakan minyak oregano liar (origanum vulgare) karena sebagaian besar minyak oregano di pasaran memiliki oregano jenis Origanum marjoram.

  1. Bawang Putih

Cara Mengobati Jamur Kulit dengan Bawang Putih

Bawang putih adalah cara paling umum untuk mengobati infeksi yang menjadi pengobatan andalan ala rumahan.

Bawang putih dapat menjadi cara efektif dalam melawan kurap serta menghalau Trichophyton, Torulopsis, Candida, dan Cryptococcus.

Cara menggunakan bawang putih:

  • Jangan mengaplikasikan pasta bawang putih mentah secara langsung pada jamur, karena dapat menyebabkan iritasi.
  • Campurkan pasta bawang putih dengan minyak zaitun atau minyak kelapa.
  • Oleskan tipis-tipis ke area yang terinfeksi menggunakan kapas atau kain bersih.
  • Biarkan selama 2 jam sebelum Anda membilasnya.
  • Ulangi cara yang sama 2 kali sehari, sampai Anda melihat perubahannya.
  1. Minyak Pohon Teh

Cara Mengobati Jamur Kulit dengan Minyak Pohon Teh

Penduduk asli Australia meyakini sifat antibakteri dan anti-jamur dalam minyak pohon teh selama berabad-abad.

Sekarang ini, minyak pohon teh secara umum digunakan sebagai produk yang efektif untuk mengobati infeksi jamur.

Minyak pohon teh dapat mendetoksifikasi area infeksi dan mengurangi peradangan.

Cara menggunakan minyak pohon teh:

  • Gunakan 2% minyak pohon teh yang diencerkan dengan minyak kelapa.
  • Oleskan campuran tersebut 3 kali sehari pada area infeksi.

NOTE: Jika Anda tidak memiliki kulit sensitif, maka minyak pohon teh dapat digunakan secara langsung pada yang terinfeksi.

Tindakan Pencegahan

Berikut ini adalah tindakan pencegahan yang direkomendasikan oleh Center for Disease Control and Prevention, diantaranya:

  • Jaga kulit Anda tetap bersih dan kering.
  • Kenakan sepatu yang memungkinkan udara masuk dan memiliki sirkulasi yang baik.
  • Gantilah, kaus kaki dan pakaian dalam setiap hari.
  • Jangan keluar dengan pakaian ketat di ketika cuaca panas.
  • Hindari berbagai barang-barang seperti handuk, kaus kaki, pakaian dalam, seprai dan lain sebagainya.
  • Pastikan Anda membasuh tangan setelah menyentuh binatang.
  • Usahakan untuk mandi segera setelah olahraga.
  • Jaga agar jari dan kuku tetap bersih.
  • Cobalah untuk menghindari tempat-tempat seperti pemandian umum dan ruang ganti. Jika Anda tidak memiliki pilihan lain, pastikan untuk menggunakan alas kaki yang tepat dan baik.

Itulah tadi pembahasan seputar beberapa Cara Mengobati Jamur Kulit yang Membandel.

Dengan bahan-bahan alami dan mudah di dapat Anda bisa menyembuhkan jamur kulit tanpa khawatir efek samping dan ketergantungan.

Sumber

    https://drwillcole.com/the-candida-diet-8-foods-to-eat-8-to-avoid-while-healing-your-gut/

    https://www.verywellhealth.com/yeast-infection-signs-symptoms-and-complications-4160854

    https://brightside.me/inspiration-health/7-ways-to-treat-ringworm-with-home-remedies-555360/

Baca Artikel Terkait Lainnya:

Jika Ada Pertanyaan, Silahkan Isi Kolom Komentar Disini yaaa ...

Konsultasikan Disini!!
error: Jangan Copas!! Mikil Sendili Dong :P