Cara Mengobati Impotensi dengan Mengubah Pola Hidup

Hallo Pengunjung KonsuLGratis.com seperti biasa kehadiran kami akan membawakan informasi penting dan salah satunya mengenai Cara Mengobati Impotensi dengan Mengubah Pola Hidup Sehat.

Yap, impotensi adalah gangguan kesehatan yang sering kali menyerang kaum Adam.

Untuk memperjelas seperti apa kondisi impotensi itu, berikut ini kami berikan uraian lengkapnya.

Cara Mengobati Impotensi dengan Mengubah Pola Hidup

Impotensi atau disfungsi ereksi yang juga  masyarakat kita mengenalnya dengan sebutan lemah syahwat adalah masalah yang sangat umum dikalangan pria.

Gangguan tersebut ditandai dengan ketidakmampuan seorang pria untuk mencapai atau mendapatkan ereksi, atau bahkan keduanya.

Impotensi adalah kondisi yang bervariasi diantaranya dapat melibatkan:

  • Ketidakmampuan untuk mencapai ereksi atau ejakulasi.
  • Ketidakmampuan yang tidak konsisten untuk melakukannya.
  • Atau kecenderungan untuk memertahankan ereksi dalam waktu yang singkat.

Sebenarnya kondisi ini dapat di alami beberapa kali oleh seseorang dan bukan menjadi sesuatu hal yang perlu dikhawatirkan.

Namun jika impotensi ini terjadi lebih sering maka bisa menjadi salah satu tanda dari gangguan kesehatan lainnya.

Penyebab Terjadinya Impotensi

Kemampuan seorang pria untuk mencapai ereksi berdasar pada sejumlah faktor dan berbagai masalah fisik.

Tak hanya itu, masalah kesehatan mental dan psikologi lainnya juga dapat membuat impotensi semakin memburuk.

Penyebab Fisik

Impotensi sangat sering disebabkan sebagai akibat dari faktor fisik diantaranya:

  • Penyakit jantung
  • Kolesterol tinggi
  • Penyumbatan pembuluh darah
  • Cedera pada penis
  • Diabetes
  • Obesitas
  • Sindrom metabolik
  • Penyakit Parkinson
  • Multiple sclerosis
  • Merokok dan penggunaan tembakau lainnya
  • Alkoholisme
  • Bentuk penyalahgunaan zat lainnya
  • Gangguan tidur
  • Pengobatan kanker prostat atau pengobatan untuk pembesaran prostat
  • Cedera tulang belakang
  • Penyakit Peyronie

Penyebab Psikologis

Dan berikut ini adalah beberapa kondisi psikologis yang dapat menyebabkan impotensi, seperti:

  • Stres
  • Depresi
  • Kecemasan
  • Kondisi mental lainnya
  • Masalah hubungan dengan pasangan dikarenakan stres, komunikasi yang buruk atau masalah lainnya

Beberapa pria mungkin mengalami kombinasi antara masalah fisik dan psikologis sehingga dapat menyebabkan atau memperburuk kondisi impotensi.

Kita ambil contoh salah satunya cedera fisik, yang mana dapat memperlambat respon seksual yang meungkin menyebabkan seseorang merasa cemas untuk mencapai ereksi.

Kecemasan inilah yang kemudian memperburuk kondisi impotensi.

Gejala Impotensi

Impotensi adalah kondisi yang sangat umum dikalangan pria, yang mana tanda dan gejalanya akan berbeda dari orang ke orang.

Seorang pria mungkin mampu memertahankan ereksi dalam waktu yang singkat, sementara yang lainnya mungkin menunjukan ketidakmampuan total untuk mencapai ereksi.

Namun, kunci untuk pulih dari impotensi ini adalah mengenali gejala dan tanda awal serta mendapatkan pertolongan yang tepat.

Berikut adalah beberapa gejala yang sering dialami

  • Kesulitan untuk mencapai ereksi

Gejala utama dari impotensi adalah ketidakmampuan untuk mencapai ereksi ketika Anda ingin untuk berhubungan seksual.

Impotensi sendiri merupakan gangguan jangka pendek dan jangka panjang namun dapat bertahan sampai tingkat tertentu sehingga akhirnya akan mengganggu hubungan Anda dengan pasangan.

Masalah intermiten dengan ereksi dapat dianggap sebagai bagian yang normal dari kehidupan.

Tetapi jika ketidakmampuan untuk mencapai ereksi tidak terprediksi, yang artinya tidak mungkin untuk mendapatkannya saat Anda ingin berhubungan seksual, maka kondisi tersebut juga merupakan salah satu gejalanya.

  • Ketidakseimbangan dalam memertahankan ereksi

Pada kasus ini seseorang mungkin dapat mengalami ereksi dengan cepat namun tidak bertahan lama sehingga Anda tidak dapat menyelasaikan atau benar-benar menikmati saat melakukan hubungan seksual.

Menurut National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK), sekitar 30 juta pria yang hidup dengan impotensi di Amerika Serikat.

Pada usia 40, kondisi ini menjadi lebih sering terjadi seiring bertambahnya usia.

Penting untuk dicatat bahwa impotensi dapat berhubungan dengan stres,hormom, kondisi emosional, sistem syaraf, tonus otot, sirkulasi, obat-obatan dan masih banyak lagi.

  • Ketidakmampuan untuk mendapatkan ereksi

Beberapa pria mungkin tidak mengalami ereksi sama sekali yang membuat penderitanya merasa bersalah, tertekan, malu dan kondisi emosional lainnya.

Untuk Anda yang mengalami situasi ini, harga diri dan kondisi kesehatan secara keselurhan akan terpengaruh.

Tidak hanya itu, ketidak mampuan untuk mendapatkan ereksi juga akan berpengaruh pada hubungan Anda dan pasangan Anda.

Kombinasi antara faktor fisik dan psikologis dapat berkontribusi pada impotensi.

  • Gejala yang Jarang Terjadi

Pada sebuah artikel  Current Sexual Health Reports menunjukan adanya kemungkinan beberapa gejala tambahan yang berkaitan dengan impotensi.

Faktanya, impotensi mungkin berhubungan dengan peningkatan insiden penyakit arteri koroner.

Gejala lainnya yang mungkin berkaitan dengan impotensi, ialah:

  • Ejakulasi dini
  • Ejakulasi tertunda
  • Ketidakmampuan untuk ejakulasi
  • Menurunnya libido atau dorongan seksual
  • Disfungsi pada otot dari dasar panggul
  • Trauma pada panggul seperti patah tulang panggul
  • Gagal terangsang setelah stimulasi yang cukup, merupakan kondisi yang dikenal sebagai anorgasmia
  • Hormon testosteron yang rendah

Komplikasi Akibat Impotensi

Impotensi ternyata dapat menganggu lebih dari sekedar aspek seksual pada kehidupan pria.

Hal ini dapat memicu tekanan pada hubungan dan psikologis yang intens serta dapat memengaruhi harga diri pria.

Komplikasi dari impotensi ini diantaranya:

  • Masalah hubungan dengan pasangan dan mengurangi keintiman
  • Membuat pasangan Anda sulit mendapatkan keturunan
  • Meningkatkan stres
  • Depresi
  • Kecemasan
  • Harga diri rendah
  • Merasa berkecil hati dengan kehidupan seksual yang tidak memuaskan

Ketika impotensi berkontribusi pda gejala psikologis seperti depresi, kecemasan dan merasa harga diri rendah maka hal tersebut dapat menjadi gejala yang sama yang mungkin juga melatarbelakangi penyebab impotensi ini.

Anjuran Makanan Penderita Impotensi

  • Sayuran Hijau dan Buah Beet

Sayuran hijau, seperti seledri dan bayam mungkin dapat meningkatkan sirkulasi karena kandungan konsentrasi nitratnya yang tinggi yang juga ditemukan dalam jus buah beet.

Nitrat adalah sebuah vasodilator yang berarti dapat membukan pembuluh darah dan meningkatkan aliran darah.

Selama bertahun-tahun sebelum U.S. Food and Drug Administration menyetujui obat impotensi pertama pada tahun 1998, beberapa laporan kasus tentang efek menguntungkan nitrat untuk imptensi telah dipublikasikan.

Obat impotensi yang digunakan saat ini didasarkan untuk memperbaiki pembuluh darah yang memasok penis.

  • Coklat Hitam

Studi baru-baru ini dalam jurnal Circulation menemukan bahwa flavonoid dalam coklat hitam dapat meningkatkan sirkulasi.

Kandungan tersebut memiliki fungsi yang baik untuk menangani masalah erekesi yang disebabkan oleh buruknya sirkulasi.

Flavonoid adalah antioksidan alami yang melindungi tanaman dari racun dan memperbaiki kerusakan sel.

Studi menunjukan bahwa flavonoid dan antioksidan lain memiliki efek yang sama pada manusia.

Kandungan tersebut dapat membatnu menurunkan tekanan darah dan mengurangi kolesterol yang keduanya merupakan faktor yang berkontribusi pada disfungsi ereksi.

  • Kacang Pistasi

Sebuah studi menemukan bahwa pria dengan impotensi yang mengonsumsi kacang pistasi setiap hari selama 3 minggu akan mengalami peningaktan signifikan pada gangguan seksual termasuk.

Kacang ini dipercaya dapat membantu mengatasi permasalahan impotensi, hasrat seksual dan kepuasan seksual secara menyeluruh.

Manfaat kacang pistasi untuk ereksi mungkin dikarenakan kandungan proteinnya yang disebut dengan arginin yang dapat membantu pembuluh darah menjadi rileks.

  • Tiram dan Kerang Lainnya

Tiram memang memiliki reputasi afrodisiak yang baik dimana zat tersebut berfungsi untuk meningkatkan libido.

Hal ini mungkin dikarenakan tiram memiliki kadar mineal zinc tinggi, yang memainkan peran penting dalam produksi hormon testos teron pria.

Yang mana kadar testosteron yang rendah dapat menjadi salah satu penyebab impotensi.

Penelitian yang dipresentasikan pada pertemuan American Chemical Society mungkin menawarkan hubungan lain.

Yaitu kerang mentah akan mengandung senyawa yang dapat merangsang pelepasan hormon seksual pada pria dan wanita.

  • Semangka

Beberapa studi menunjukan bahwa semangka mungkin memiliki pengaruh pada impotensi yang sama dengan obat impotensi viagra dan juga dapat meningkatkan hasrat seksual.

Semangka kaya akan bahan-bahan bermanfaat yang dikenal sebagai fitonutrien yang juga merupakan antioksidan.

Salah satu dari manfaat yang dimiliki semangka adalah dapat menenangkan pembuluh darah yang menyuplai ereksi.

Meskipun semangkan terdiri dari 92% air dan 8% lainnya mungkin bekerja sangat baik untuk jantung dan kenikmatan seksual.

  • Tomat dan Jeruk Bali

Lycopene adalah salah satu fitonutrien yang baik untuk sirkulasi dan baik untuk masalah seksual.

Lycopne ditemukan dalam buah yang berwarna merah tua seperti tomat dan jeruk bali merah muda.

Beberapa penelitian menujukan bahwa lycopene mungkin paling baik diserap ketika dicampur dengan makanan berminyak seperti alpukat dan minyak zaitun.

Jadi Anda dapat mengonsumsi buah tersebut sebagai salad untuk melawan impotensi tersebut.

Penelitian juga menunjukan bahwa antioksidan seperti lycopene dapat membantu melawan kemandulan pria dan kanker prostat.

Pantangan Makanan Penderita Impotensi

  • Daging

Lemak hewani dan kolesterol utamanya tidak baik untuk kesehatan jantung.

Kesehatan jantung dan peningkatan performa di ranjang sebenarnya memiliki keterkaitan.

Untuk mencapai dan memertahankan ereksi Anda memelukan sirkulasi darah yang baik.

jika kesehatan jantung terganggu, maka juga akan berujung pada masalah impotensi.

Faktanya banyak pria yang tidak menyadari bahwa impotensi adalah salah satu tanda awal dari gangguan jantung.

Itulah mengapa  dalam komunitas medis, impotensi juga dikenal sebagai acronim untuk “early death”.

  • Makanan yang Digoreng

Makanan yang digoreng juga buruk untuk jantung dan fungsi seksual.

Makanan yang digoreng dengan menggunakan minyak yang dipanaskan dalam suhu tinggi dapat merugikan kantung, memicu kanker dan masalah kolesterol.

Makanan tersebut juga dapat meningkatkan berat badan yang menjadi salah satu kontributor ketidakseimbangan hormon dan impotensi.

Hindari makanan seperti donat, kentang goreng dan daging goreng.

  • Makanan yang Dikemas dalam Kaleng atau Plastik.

Bisphenol-A (BPA) adalah senyawa kimia yang ditemukan dalam produk plastik serta yang melapisi makanan kalengan.

Hindari tomat dan daging kalengan yang disimpan dalam pastik.

Walaupun tomat baik untuk kesehatan seksual, jantung dan prostat pria, namun jika tomat disimpan dalam kaleng maka dapat memiliki kadar BPA yang tinggi yang berasal dari lapisan kaleng tersebut.

Mengapa BPA ini tidak baik untuk kesehatan? Karena senyawa kimia ini dapat menghalangi hormon seksual seseorang.

Penelitian telah menemukan hubungan antara BPA dan impotensi, penurunan hasrat seksual serta ketidaksuburan dan gangguan hormon lainnya.

Anda dapat menemukan BPA dalam sebagian besar botol air plastik dan wadah plastik lainnya.

  • Kedelai

Kedelai dan makanan lainnya juga dapat memengaruhi kondisi hormon.

Makanan seperti kedelai dan makanan olahan yang tinggi karbohidrat dan lemak tidak sehat yang berlebih dapat memiliki efek estrogenik.

Yang berarti mereka mengandung zat yang meniru estrogen, hormon wanita yang jumlahnya lebih sedikit pada pria.

Penting sekali untuk memertahankan keseimbangan antara estrogen dan testosteron untuk menjaga kesehatan sesksual, mood, energi dan kekuatan Anda.

Hindari konsumsi kedelai dan juga berhati-hati dengan biji karena tinggi hormon estrogen.

Sebetulnya ada pengecualian untuk kedelai, dimana kedelai fermentasi adalah bentuk kedelai yang lebih sehat dan umumnya digunakan di Asia.

Sup miso, kecap yang dibuat menggunakan fermentasi alami, tempe dan natto adalah semua jenis kedelai yang difermentasi.

Pilihlah kedelai yang difermentasi tetapi tidak dianjurkan untuk mengonsumsi makanan olahan terutama isolat protein kedelai.


  • Alkohol dan Kebiasaan Minum

Mengonsumsi alkohol berlebih juga dapat menurunkan ereksi dan kinerja seksual.

Sering minum alkohol secara berlebih (lebih dari 2 kali sehari) dapat menurunkan kadar testosteron dengan menghilangkannya dari aliran darah dan menurunkan tingkat produksi testosteron Anda.

Cara Mengobati Impotensi dengan Mengubah Pola Hidup

Berbagai kebiasaan pribadi dan pilihan gaya hidup telah banyak dikaitkan dengan impotensi.

Dalam hal tersebut, beberapa hal dan kebiasaan buruk harus segera dihilangkan untuk mengatasi impotensi secara alami.

Terlebih lagi sekarang ini banyak faktor gaya hidup yang berkontribusi terhadap masalah seksual.

Disamping itu faktor-faktor tersebut juga dapat memengaruhi kesehatan secara menyeluruh baik fisik maupun  mental.

Oleh karenanya mengatasi faktor-faktor ini dengan merubah gaya hidup dapat secara alami mengatasi impotensi atau disfungsi ereksi.

Berikut adalah beberapa perubahan gaya hidup yang dapat memberikan dampak signifikan pada disfungsi ereksi, seperti:

  1. Berhenti Merokok

Cara Mengobati Impotensi dengan Berhenti Merokok

Merokok dapat memengaruhi sirkulasi dengan cara menghambat aliran darah ke penis dan memengaruhi kemampuan untuk mencapai atau memertahankan ereksi.

Sekarang ini sudah banyak metode dan alat bantu yang bisa digunakan untuk mengentikan kebiasaan tersebut.

  1. Kurangi Konsumsi Alkohol

Cara Mengobati Impotensi dengan Mengurangi Konsumsi Alkohol

Mengurangi konsumsi alkohol atau berhenti munum sekaligus adalah cara terbaik yang dapat menjaga kesehatan secara menyeluruh.

Jika Anda mengalami kecanduan alkohol, menjalani program 12 langkah seperti Anonnymous dapat membantu mengelola kecanduan tersebut.

  1. Olahraga Lebih Banyak

Cara Mengobati Impotensi dengan Olahraga Lebih Banyak

Melakukan aktivitas fisik secara rutin dapat meningkatkan sirkulasi darah dan menurunkan resiko penyakit jantung, diabetes dan obesitas yang semuanya memiliki dampak pada fungsi seksual.

Penelitian menunjukan bahwa pria yang olahraga lebih banyak di usia paruh baya memiliki resiko impotensi 70% lebih rendah dibandingkan pria yang tidak banyak bergerak.

  1. Menurunkan Berat Badan Berlebih

Cara Mengobati Impotensi dengan Menurunkan Berat Badan Berlebih

Lemak tubuh berlebih mungkin memainkan peran pada impotensi, dimana lemak dapat mendukung peradangan dan mengubah testosteron menjadi estrogen.

Menurut sebuah penelitian sepertiga dari pria gemuk dengan impotensi atau disfungsi ereksi mendapatkan kembali fungsi seksualnya setelah mengikuti program penurunan berat badan.

  1. Menjaga Kebersihan Gigi

Cara Mengobati Impotensi dengan Menjaga Kebersihan Gigi

Penyakit gusi dapat memicu peradangan yang dapat berakibat pada impotensi.

Penelitian telah menemukan bahwa mengobati penyakit periodonatal dapat mengatasi impotensi atau disfungsi ereksi.

Pada studi tahun 2017, pria dengan penyakit gusi yang mendapatkan pengobatan memiliki peningkatkan fungsi ereksi secara signifikan setelah 3 bulan.

Kebiasaan dan gaya hidup memang sangat berpengaruh pada impotensi. Oleh karenanya beralih menjalani hidup sehat adalah cara terbaik supaya impotensi yang Anda derita segera teratasi.

Sekian dulu untuk pembahasan Cara Mengobati Impotensi dengan Mengubah Gaya Hidup kali ini.

Semoga informasi di atas dapat membantu Anda untuk mengatasi kondisi serupa tanpa penggunaan obat-obatan tertentu.

Sumber

    https://www.verywellhealth.com/erectile-dysfunction-treatments-2329068

    https://prostate.net/articles/5-foods-cause-erectile-dysfunction

    https://www.everydayhealth.com/erectile-dysfunction-pictures/foods-that-fight-erectile-dysfunction.aspx#protein-in-pistachios

Baca Artikel Terkait Lainnya:

Jika Ada Pertanyaan, Silahkan Isi Kolom Komentar Disini yaaa ...

Konsultasikan Disini!!
error: Jangan Copas!! Mikil Sendili Dong :P