11 Cara Mengatasi Ruam Popok pada Bayi

Hallo Moms, selamat datang di KonsuLGratis.com kebetulan sekali hari ini kita akan membahas mengenai 11 Cara Mengatasi Ruam Popok pada Bayi.

Tidak bisa dipungkiri, memang hampir setiap bayi dan balita sering sekali mengalami keluhan yang satu ini. Ruam yang menyerang kulit ini sering membuat si kecil merasa tidak nyaman.

Oleh karena itu, kami hadirkan beberapa cara untuk menangani masalah tersebut melalui penjelasan berikut ini.

11 Cara Mengatasi Ruam Popok pada Bayi

Ruam popok adalah peradangan kulit yang sering muncul di bawah popok. Biasanya kondisi tersebut terjadi pada bayi dan anak-anak yang berusia kurang dari dua tahun.

Selain diderita oleh bayi dan balita, ruam popok juga dapat muncul pada orang-orang inkontinensia atau lumpuh yang memang mereka sering menggunakan popok karena tidak mampu untuk bergerak.

Ruam popok juga secara istilah medis dikenal sebagai diaper dermatitis.

Hampir setiap bayi pernah mengalami ruam popok setidaknya sekali pada tahun ketiga di kehidupannya dengan rata-rata usia 9-12 bulan.

Kondisi ini terjadi ketika bayi lebih sering duduk dan banyak mengonsumsi makanan padat yang berpenaguh dan dapat mengubah keasaman feses.

Penyebab Munculnya Ruam Popok
  • Gesekan

Kebanyakan dalam kasus ruam popok disebabkan oleh gesekan yang berkembang ketika kulit bayi yang sensitf bergesekan dengan popok yang basah.

Hal tersebut dapat mengakibatkan munculnya ruam merah yang mengkilap di area yang terbuka.

  • Iritasi

Tampilan kulit di bawah popok yang berwarna merah disebabkan oleh asam yang terdapat dalam feses dan urin atau bahan pembersih lainnya.

Ruam berwarna merah tersebut muncul tepat dimana popok bergeskan dengan lipatan kulit yang biasanya tidak terlihat.

  • Infeksi Candida

Ruam akibat infeksi candida, juga dikenal sebagai infeksi jamur atau ragi, biasanya memiliki muncul dengan warna merah cerah.

Kemunculan ruam tersebut juga sangat umum setelah penggunaan antibiotik.

Candida adalah mikroorganisme jamur yang biasanya ditemukan di tempat yang hangat dan lembab misalnya pada mulut.

Maka dari itu, Candida juga merupakan organisme yang dapat menyebabkan sariawan pada mulut.

  • Reaksi Alergi

Kemunculan ruam juga bisa menjadi reaksi alergi terhadap popok, tisu, detergen, sabun, lotion atau celana plastik.

Anak-anak yang juga memiliki riwayat eksim sebelumnya mungkin lebih rentan terhadap ruam popok.

  • Seborhea

Ruam berminyak dan berwarna kuning ini juga terlihat di area berbeda pada tubuh seperti wajah, kepala dan leher.

Gejala dan Tanda Ruam Popok

Ruam popok adalah gangguan kulit bayi yang dapat diidentifikasi dengan cukup mudah.

Kehadiran ruam biasanya muncul dikulit yang tepat berada di bawah popok.

Tampilan kulit tersebut akan tampak memerah dan teriritasi, yang dapat muncul di seluruh tubuh bagian bawah atau pada area genital atau bisa juga di tempat-tempat tertentu.

Biasanya ruam merah ini juga dapat melibatkan lipatan kulit.

Komplikasi Ruam Popok

Bayi atau anak kecil dengan ruam popok mungkin lebih rewel dan sering menangis selama Anda mengganti popok mereka. Terutama ketika Anda menyentuh atau membersihkan area yang terkena popok tadi.

Infeksi bisanya muncul dan ditandai oleh bejilan merah yang terdapat di lipatan kulit.

Lepuhan, nanah atau kulit berwarna merah pada area tertentu yang membengkak bisa menjadi tanda dari infeksi.

Anjuran Makanan untuk Pasien dengan Ruam popok

Pati sangat mudah dicerna dan aman untuk dikonsumsi bayi yang menderita ruam popok.

Si kecil juga dapat mengonsumsi makanan padat dan memakan pasta dan biji-bijian utuh yang difermentasi.

Ada juga makanan lain yang dapat dengan mudah dicerna seperti telur rebus dan yogurt dengan probiotik.

Selain nasi, makanan yang mengandung pati lainnya yang baik dikonsumsi seperti kentang, biskuit, roti, pisang dan kacang.

Pantangan Makanan untuk Pasien dengan Ruam Popok

Jika anak Anda menderita ruam, perhatikan apa yang akan ia makan, karena beberapa makanan memiliki keterkaitan yang dapat menyebabkan ruam popok.

Beberapa makanan yang tidak dianjurkan untuk dikonsumsi diantaranya:

  • Buah Citrus

Kebanyakan balita sangat menyukai buah, tetapi jika mereka rentan mengalami ruam popok, Anda harus berhati-hati dengan buah citrus yang lebih asam seperti jeruk, lemon dan jeruk nipis.

  • Tomat

Tomat adalah penyebab ruam popok lainnya, jadi usahakan bayi Anda untuk tidak mengonsumsi makanan lainnya yang mengandung tomat seperti saus dan sup.

  • Stroberi

Buah kecil dengan rasa manis yang juga mengandung banyak air ini juga dapat menyebabkanr asa sakit yang serius dikemudian hari bagi bayi yang rentan mengalami ruam.

  • Nanas

Buah asam nan lezat lainnya yang dapat menyebabkan ruam popok adalah nanas.

Jika si kecil mengonsumsi nanas dan menyebabkan ruam popok, cobalah beralih ke buah yang kurang asam lainnya seperti blewah dan melon.

Cara Mengatasi Ruam Popok pada Bayi

  1. Minyak Kelapa

Cara Mengatasi Ruam Popok dengan Minyak Kelapa

Minyak kelapa tekenal karena sifat anti-jamur dan anti-bakterinya.

Cukup ambil setengah sendok makan minyak kelapa dan oleskan pada area yang terkena ruam popok.

Oleskan setelah Anda membersihkan bagian bokong bayi dengan air hangat kemudian keringkan.

Minyak kelapa juga efekti dalam mengobati ruam popok yang diakibatkan oleh jamur.

  1. Cuka

Cara Mengatasi Ruam Popok dengan Cuka

Campurkan setengah cangkir cuka ke dalam setengah ember air hangat.

Jika sang bayi menggunakan popok yang dapat digunakan kembali, maka rendam popok tersebut dalam air campuran tadi.

Urin yang memiliki sifat basa dapat berpotensi membakar kulit. Oleh karenanya dengan membilas popok dengan campuran cuka dan air ini akan membuat kadar pHnya seimbang.

Juga, campurkan satu sendok makan cuka putih ke dalam satu cangkir air dan usapkan pada bokong bayi.

Hal ini bisa menjadi cara terbaik yang dapat digunakan ketika Anda mengganti popok si kecil.

  1. ASI

Cara Mengatasi Ruam Popok pada Bayi dengan ASI

ASI adalah obat yang efektif untuk pengobatan ruam popok.

Yang Anda perlu lakukan adalah dengan mengoleskan beberapa tetes ASI pada area yang terdapat ruam dan biarkan mengering dengan sendirinya.

Untuk hasil terbaik, letakan popok baru ketika Anda mencoba pengobatan ini.

  1. Menjaga Popok Tetap Bersih

Cara Mengatasi Ruam Popok dengan Menjaga Popok Tetap Bersih

Seperti yang kita ketahui bahwa penyebab ruam popok salah satunya berasal dari popok yang lembab.

Jadi Anda harus memastikan untuk mengeringkan bagian bokong bayi dengan lembut dan jangan menggosoknya.

Pastikan juga untuk menggunakan sabun yang ringan ketika membasuhnya dan bersihkan popok bayi dengan lembut.

Ingat untuk mengganti popok sesering mungkin dan jangan menggunakan tisu yang mengandung alkohol.

  1. Tepung Jagung

Cara Mengatasi Ruam Popok dengan Tepung Jagung

Tepung jagung bekerja dengan menjaga bokong bayi tetap kering dan menyerap kelembaban secara efektif.

Cukup ambil air hangat dan basuh bagian bokong bayi dengan air tersebut. Biarkan bokong bayi Anda kering secara alami.

Taburkan tepung jagung pada area yang terkena ruam dan pasangkan popok dengan hati-hati. Lakukan cara ini setiap hari sampai ruam benar-benar hilang.

  1. Oatmeal

Cara Mengatasi Ruam Popok dengan Oatmeal

Senyawa saponin dalam oatmeal dapat membantu menghilangkan kotoran dan melembabkan kulit.

Sehingga hal tersebut menjadikan oatmeal pilihan yang bergizi untuk menghilangkan ruam dan menjaga kulit bayi bebas dari minyak dan kotoran.

Ambil satu sendok makan oatmeal kering dan campurkan dengan air yang akan dipakai mandi.

Mandi kan bayi Anda dengan air tersebut untuk menyembuhkan ruam popok. Jika ruam popok bersifat parah, lakukan pengobatan ini 2 kali sehari untuk hasil yang lebih baik.

  1. Cuka Sari Apel

Cara Mengatasi Ruam Popok dengan Cuka Sari Apel

Cuka sari apel bekerja dengan baik sebagai pengobatan ruam popok akibat jamur.

Cukup tuangkan satu cangkir cuka sari apel pada air dan bersihkan popok untuk menghilangkan ruamnya secara efektif.

  1. Teh Chamomile dan Madu

Cara Mengatasi Ruam Popok dengan Teh Chamomile dan Madu

Teh chamomile dan madu bekerja sebagai obat antiseptik pada ruam popok.

Yang mana campuran ini mampu menghilangkan dan membantu menyembuhkan kulit dari ruam.

Campurkan sekitar 2 cangkir teh chamomile dengan satu sendok madu dan semprotkan pada ruam popok setiap hari agar hasil yang diperoleh lebih efektif.

  1. Lidah Buaya

Cara Mengatasi Ruam Popok dengan Lidah Buaya

Jika bayi Anda mengalami ruam popok yang disertai dengan peradangan yang parah, cobalah untuk menggunakan gel lidah buaya sebagai pengobatannya.

Anda bisa menggunakan gel lidah buaya segar atau yang sudah dikemas, yang keduanya sama-sama efektif dan dapat mengobati keluhan tersebut secara alami.

  1. Yogurt

Cara Mengatasi Ruam Popok dengan Yogurt

Yogurt organik sangat membantu dalam mengobati ruam dan tanda-tanda peradangan.

Oleskan yogurt bebas gula pada area yang terkena ruam dan pastikan untuk membersihkannya setiap mengganti popok.

Cara ini bisa menjadi cara pengobatan rumahan untuk ruam popok yang efektif.

  1. Garam Epsom

Cara Mengatasi Ruam Popok dengan Garam Epsom

Garam epsom dikenal karena kandungan tinggi magnesium dan sifat anti peradangan lainnya.

Campurkan setengah cangkir garam epsom dalam air hangat dan biarkan bayi Anda berendam di dalamnya selama 10-15 menit.

Setelah itu bersihkan bayi Anda dengan air bersih. Untuk mencegah ruam popok Anda bisa mengulangi cara tersebut 3 kali seminggu.

Itulah tadi beberapa Cara Mengatasi Ruam Popok pada Bayi yang bisa Anda praktekan sendiri di rumah.

Walaupun menggunakan bahan-bahan sederhana dan mudah di dapat, akan tetapi khasiatnya tidak akalah efektif dengan pengobatan ruam popok lainnya.

Selamat Mencoba ya Moms…

Sumber

    https://parenting.firstcry.com/articles/15-best-home-remedies-for-diaper-rash-in-babies/

    https://www.buttpaste.com/blog/201807/baby-bottoms-101-diet-diaper-rash/

    https://www.emedicinehealth.com/diaper_rash/article_em.htm#diaper_rash_home_remedies

Baca Artikel Terkait Lainnya:

Jika Ada Pertanyaan, Silahkan Isi Kolom Komentar Disini yaaa ...

Konsultasikan Disini!!
error: Jangan Copas!! Mikil Sendili Dong :P