4 Cara Mudah Mengatasi Mata Belekan

Selamat datang kembali di KonsuLGratis.com, untuk pembahasan hari ini kita akan mengulas mengenai 4 Cara Mudah Mengatasi Mata Belekan.

Yap, mata belekan memang dapat dirasakan siapa saja, rasa lengket di mata akibat adanya penumpukan kotoran memang sangat tidak nyaman.

Khusus bagi Anda yang kerap mengalami hal tersebu, Anda wajib membaca informasi berikut sampai habis.

Yuk, langsung saja kita simak sama-sama pembahasannya…

4 Cara Mudah Mengatasi Mata Belekan

Belek mata atau istilah medis menyebutnya dengan Rheum adalah kombinasi dari lendir, minyak, sel kulit dan seripihan lainnya yang berkumpul di sudut mata.

Kemunculan rheum ini sering disadari setelah bangun tidur, dimana proses penumpukan terjadi kita seseorang sedang tidur.

Rheum tersebut dapat terasa lengket dan menempel atau kering dan keras, tergantung pada seberapa banyak cairan yang menguap.

Rheum ini sebenarnya juga berfungsi sebagai pelindung yang dapat menghilangkan kotoran yang berpotensi membahayakan kondisi lapisan dan permukaan depan mata.

Selama seharian, mata Anda akan menghasilkan lendir, dimana lapisan tipis pada air mata akan terus membahasahi mata ketika berkedip.

Dari situlah rheum tersebut dapat terbentuk dan mengeras.

Saat tidur, otomatis mata kita tidak akan berkedip, sehingga cairan pada mata akan berkumpul dan mengeras di sudut mata dan di sepanjang bulu mata.

Namun tak perlu khawatir, karena pada umumnya mata belekan adalah kondisi yang normal dan akan Anda rasakan ketika bangun tidur.

Meski begitu, rheum yang diproduksi berlebihan apalagi sampai berubah warna menjadi hijau atau kuning dapat menjadi tanda dari kondisi yang lebih serius.

Terutama jika hal tersebut disertai dengan penglihatan kabur, sensitif terhadap cahaya dan sakit mata yang dapat mengindikasikan infeksi dan penyakit mata yang harus ditangani dengan tepat.

Dari Mana Lendir Mata Berasal?

Cairan mata adalah komponen penting untuk menunjang kesehatan mata.

Belek mata atau rheum diketahui terdiri dari lendir encer yang diproduksi oleh konjungtiva dan meicum.

Penyebab dan Gejala Mata Belekan

Mata belekan biasanya bukan merupakan kondisi yang perlu dikhawatirkan.

Akan tetapi jika Anda melihat perbedaan konsistensi, warna dan jumlah kotoran yang keluar, maka kondisi tersebut bisa saja mengindikasikan infeksi mata atau penyakit lain.

Kondisi mata yang umum dan berkaitan dengan cairan mata yang abnormal meliputi:

Konjungtivitis

Mata belekan adalah gejala yang umum dari konjungtivitis (pink eye) dimana terjadinya pembengkakan pada bagian konjungtiva.

Konjungtiva merupakan lapisan tipis yang melapisi bagian putih mata (sclera) dan permukaan bagian dalam kelopak mata.

Selain mata gatal, teriritasi dan merah, konjungtivitis biasanya disertai dengan lendir putih, kuning atau hijau yang dapat membentuk kerak di sepanjang garis bulu mata saat tidur.

Pada beberapa kasus, pengerasan kotoran dapat membuat penderitanya tidak dapat membuka mata untuk sementara waktu.

Ada 3 jenis konjungtivitis, yang pertama konjungtivitis virus.

Jenis konjungtivis tersebut sangat menular dan disebabkan oleh virus seperti virus flu dan herpes simpleks.

Rheum yang berkaitan dengan pink eye biasanya tampak bening dan berair tetapi mungkin dengan lendir berwarna putih atau kuning muda.

Kedua konjungtivis bakteri, seperti namanya, konjungtivitis ini disebabkan oleh infeksi bakteri dan dapat disebabkan oleh infeksi bakteri dan dapat mengancam kondisi penglihatan jika tidak segera diobati.

Kotoran yang keluar dari mata biasanya lebih tebal dan lebih terlihat seperti nanah daripada konsistensi konjungtivitis virus.

Selain itu, kotoran yang dihasilkan sering berwarna kuning, hijau atau bahkan abu-abu.

Sering kali, kotoran tersebut membuat kelopak mata terasa lengket sepenuhnya ketika bangun di pagi hari.

Yang ketiga konjungtivitis alergi yang dipicu oleh alergen seperti serbuk sari, bulu, debu dan iritasi umum lainnya yang menyebabkan alergi mata.

Hal tersebut juga dapat disebabkan oleh reaksi alergi terhadap bahan kimia, riasan, cairan untuk lensa kontak dan obat tetes mata.

Kotoran yang dihasilkan oleh mata yang berkaitan dengan konjungtivitis alergi biasanya cenderung berair.

Tidak seperti konjungtivitis virus dan bakteri, konjungtivitis alergi tidak menular dan sering menyerang kedua mata.

Blepharitis

Adalah gangguan kelopak mata kronis dimana blepharitis menggambarkan peradangan pada folikel rambut bulu mata atau produksi minyak abnormal dari kelenjar meibom di tepi bagian dalam kelopak mata.

Disfungsi kelenjar meiboman dapat menyebabkan keluarnya cairan berbusa, pengeroposan kelopak mata, serta nanah yang berwarna hijau atau kuning diantara gejala iritasi dan sering menyakitkan lainnya.

Bintitan

Bintitan adalah penyumbatan kelenjar meiboman pada dasar kelopak mata, biasanya disebabkan oleh folikel bulu mata yang terinfeksi.

Juga hordeolum, menyerupai jerawat yang sering tumbuh di pinggiran kelopak mata.

Biasanya kondisi tersebut disertai dengan kemerahan, kelopak mata bengkak dan rasa tidak nyaman pada area yang mengalami gangguan.

Nanah kuning dan mengerak pada kelopak mata serta rasa  tidak nyaman saat berkedip juga dapat dirasakan.

Meskipun bintitan dapat tumbuh dengan sendirinya, namun Anda tidak disarankan untuk menggosok atau menyentuh benjolan pada kelopak mata.

Hal ini untuk mencegah penyebaran infeksi ke area mata lainnya.

Mata Kering

Produksi air mata yang tidak mencukupi atau disfungsi kelenjar meibom dapat menyebabkan sindrom mata kering.

Yang merupakan suatu kondisi kronis dimana permukaan mata tidak dilumasi denga baik dan menjadi teritasi kemudian meradang.

Gejala dari mata kering diantaranya mata merah, sensasi terbakar, penglihatan kabur dan seperti ada sesuatu atau benda asing di mata.

Terkadang, mata kering juga menyebabkan keluarnya kotoran berair dari mata.

Lensa kontak

Penggunaan lensa kontak biasanya membuat mata lebih banyak menghasilkan kotoran daripada biasanya.

Hal tersebut disebabkan oleh sejumlah hal, termasuk infeksi yang berkaitan dengan lensa kontak.

Juga, menggunakan lensa kontak yang tidak nyaman serta sering menggosok mata ketika menggunakan lensa dapat membuat mata kering dan teriritasi.

Jika Anda mengalami peningkatan produksi kotoran ketika menggunakan lensa kontak, sebaiknya berhenti untuk menggunakan lensa kontak tersebut dan kunjungi dokter untuk memeriksakan kondisi tersebut.

Cedera Mata

Benda asing di mata (seperti kotoran atau bahan kimia) atau cedera mata dapat menyebabkan mata mengeluarkan cairan yang encer sebagai respon perlindungan alami.

Jika mata mengeluarkan nanah atau darah (perdarahan subkonjungtiva) terjadi setelah cedera mata, segera temui dokter untuk membantu mengatasinya.

Dikarenakan semua bentuk cedera mata dikategorikan sebagai kondisi darurat medis.

Ulkus Korena

Ulkus kornea adalah infeksi kornea yang mengancam penglihatan dan berbentuk seperti abses.

Hal tersebut sering disebabkan oleh trauma pada mata atau infeksi yang tidak di obati.

Jika tidak segera di obati, ulkus korena dapat menyebabkan hilangnya penglihatan total.

Nyeri mata, kemerahan, pembengkakan kelopak mata dan kotoran tebal dari mata adalah tanda dan gejala dari ulkus kornea.

Kondisi yang lebih parah dapat menghasilkan nanah dan mengaburkan kornea dan merusak penglihatan.

Dakriosistitis

Ketika kantung air mata tersumbat, kantung lakrimal dalam sistem drainase air mata yang mengarah ke hidung bisa meradang dan terinfeksi.

Hal tersebut dapat menyebabkan benjolan yang lunak dan bengkak muncul di bagian bawah kelopak mata bagian dalam.

Selain nyeri dan kemerahan, gejala umum dari dakriosistitis meliputi mata berair, kotoran mata yang lengket dan pandangan kabur.

Infeksi Mata Lainnya

Selain konjungtivitis dan beberapa gangguan di atas, ada banyak infeksi mata yang menyebabkan keluarnya kotoran abnormal dari mata, termasuk:

  • Herpes mata ialah infeksi virus berulang pada mata.
  • Keratitis jamur ialah peradangan kornea yang jarang tetapi bersifat serius.
  • Acanthamoeba keratitis ialah  infeksi parasit yang berpotensi menyilaukan biasanya disebabkan oleh kebersihan lensa kontak yang buruk atau berenang menggunakan lensa kontak.

Infeksi mata dapat menghasilkan rheum yang bervariasi, bisa jernih, berair atau tebal serta hijau dan lengket.

Komplikasi Mata Belekan

Meskipun belekan adalah kondisi yang wajar namun hal ini tidak bisa dibiarkan begitu saja.

Salah satu dosen dari Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman mengatakan bahwa mata belekan yang dilatar belakangi berbagai kondisi dapat menimbulkan komplikasi.

Beberapa diantanya adalah keratitis atau peradangan yang terjadi di kornea mata serta ulkus kornea.

Oleh karenanya, mata belekang yang berulang dan berkepanjangan membutuhkan pemeriksaan medis supaya dapat ditangani dengan tepat.

Makanan yang Baik untuk Penderita Mata Belekan

  • Sayuran Hijau

Ketika mengalami gangguan pada mata termasuk mata belekan, sangat dianjurkan untuk mengonsumsi sayuran.

Hal ini dikarenakan, sayuran kaya akan lutein yang merupakan nutrisi penting untuk kesehatan mata yang ditemukan pada lensa dan retina.

Hal tersebut dianggap dapat membantu menyerap sinar biru dan ultraviolet yang sifatnya merusak.

Kale adalah sumber lutein terkaya, yang mengandung sekitar 11,4 mg per 100 gram.

Meskipun makanan lain seperti jeruk dan telur juga mengandung lutein, namun Anda harus memakan 41 jeruk dan 71 telur untuk mendapatkan jumlah lutein yag sama dalam satu porsi 80 gram kale.

Bayam adalah sumber luetein yang menakjubkan lainnya yang ditemukan sebanyak 7,9 mg lutein per 100 gram.

Sebanyak 10 mg lutein sudah cukup untuk memenuhi asupan harian zat tersebut.

Anda bisa mengonsumsi bayam atau kale dalam berbagai masalakan atau menambahkannya pada menu salad Anda.

  • Sayur dan Buah Berwarna

Retina pada mata membutuhkan vitamin A yang berfungsi untuk melihat di malam hari.

Mengonsumsi banyak buah dan sayur dengan warna cerah seperti wortel, ubi jalar, mangga dan pepaya adalah solusi terbaik karena mengandung beta-karoten.

Betakaroten merupakan nutrisi tubuh yang akan diubah menjadi vitamin A dalam tubuh.

Vitamin A juga ditemukan dalam jeroan serta keju, telur, ikan berminyak, susu, yogurt dan selai.

Asupan harian vitamin A yang direkomendasikan ialah sebanyak 0,08 mg.

Mengonsumso 3 sdm wortel dapat memenuhi setengah dari kebutuhan vitamin A, serta 1 buah ubi jalar besar memberikan seperempat kandungan vitamin yang dibuthkan tubuh.

Jeruk dan paprika merah juga merupakan sumber yang baik dari zeaxanthin.

Zat tersebut adalah pigmen yang ditemukan dalam konsentrasi tinggi pada retina dan menjaga fungsinya tetap sehat.

  • Buah Berry

Blueberry dan blackberry mengandung pigmen yang dapat melindungi sel retina dari kerusakan yang disebabkan oleh penuaan dan cahaya.

Buah-buahan tersebut juga dapat mencegah kerusakan pada pembuluh darah kecil di mata yang disebabkan oleh diabetes.

Penelitian telah menujukan pigmen tersebut dapat memperlambat perkembangan degenerasi makula dan katarak terkait usia, akan tetapi diperlukan penelitian lebih banyak.

Pantangan Makanan Penderita Mata Belekan

  • Makanan Manis

Makanan dan minuman yang manis terutama terbuat dari gula tambahan dapat meningkatkan kadar insulin.

Disamping itu, gula juga dapat menyumbat pori-pori yang berujung pada sakit mata yang meradang.

  • Makanan Cepat Saji

Makanan cepat saji tinggi akan lemak jenuh dan dapat meningkatkan kinerja kelenjar sebasea yang menyebabkan sakit mata.

  • Makanan Berlemak

Jenis makanan yang mengandung lemak bisa menghambat laju transportasi oksigen dan nutrisi menuju sel.

Hal tersebut dikarenakan adanya gangguan metabolisme yang pada akhirnya menyebabkan gula darah dapat meningkat dan menurun dengan mudah.

  • Produk susu

Kebanyakan produk susu memiliki kandungan lemak yang tinggi dan mengonsumsinya dapat menambah jumlah lemak dalam tubuh.

Kondisi tersebut juga dapat berpengaruh pada sakit mata ataupun bintitan.

4 Cara Mudah Mengatasi Mata Belekan

Mata belekan bukan merupakan penyakit melainkan sering menjadi gejala yang ditmbulkan oleh gangguan yang menyerang mata.

Pengobatan mata belekan ini juga harus disesuaikan dengan kondisi medis yang melatarbelakanginya.

Kita ambil contoh konjungtivitis, ialah gangguan mata yang menyebabkan mata belekan dan berwarna merah dan paling sering terjadi.

Nah, berikut ini adalah beberapa cara mengobati konjungtivitis yang menyebabkan mata belekan.

  1. Kompres

Cara Mengatasi Mata Belekan dengan Kompres

Untuk meringankan ketidaknyamanan yang berkaitan dengan konsjungtivitis virus, bakteri atau alergi disarankan untuk mengaplikasikan kompres hangat ataupun dingin.

Basahi waslap dan simpan di kelopak mata dan lakukan cara ini tiga atau empat kali sehari.

Kompres hangat dapat membantu mengurangi penumpukan belek atau kotoran yang menempel pada kelopak mata.

Cara ini juga mencegah pengerasan kotoran di sepanjang bulu mata. Kompres dingin sendiri berfungsi untuk meredakan gatal dan peradangan.

Ketika menderita konjungtivitis, Anda dilarang untuk menggosok mata karena dapat memperburuk gejalanya.

Jika Anda memiliki konjungtivis pada satu bagian mata, hindari untuk menyentuh kedua mata dengan kain yang sama untuk mengurangi resiko penyebaran kondisi dari satu mata kebagian lainnya.

  1. Hindari Lensa kontak

Cara Mengatasi Mata Belekan dengan Menghindari Lensa Kontak

Jika Anda telah didiagnosis dengan konjungtivitis virus atau bakteri, dokter mungkin akan merekomendasikan untuk tidak lagi menggunakan lensa tersebut.

Sebagai gantinya, gunakanlah kaca mata selama 10 samoai 12 hari atau sampai gangguan tersebut benar-benar hilang.

Pada kasus yang jarang, lensa kontak yang sebelumnya dipakai mungkin menjadi sumber infeksi berulang.

Untuk alasan ini, sebaiknya Anda membersihkan lensa tersebut dengan hati-hati atau membuang lensa-lensa yang dianggap sudah tidak layak di pakai.

Untuk beberapa orang, riasan mata mungkin menjadi sumber dari kontaminasi dan infeksi berulang.

  1. Membersihkan Mata

Cara Mengatasi Mata Belekan dengan Membersihkan Mata

Ketika Anda terpapar alergi, tubuh akan mengeluarkan senyawa kimia yang disebut dengan histamin, yang menyebabkan mata menjadi kemerahan, berair dan gatal.

Untuk konjungtivitis yang disebabkan oleh iritan ringan, seperti sampo atau semprotan parfum, cukup bilas dengan air dingin.

Terkadang cara tersebut dapat meringankan gejala dan ketidaknyamanannya.

  1. Menghindari Pemicu Konjungtivitis

Cara Mengatasi Mata Belekan dengan Menghindari Pemicu Konjungtivitis

Apabila Anda menderita konjungtivitis alergi, sebaiknya Anda mengetahui betul apa saja yang dapat memicu kondisi tersebut.

Serbuk sari adalah salah satu alergi dan bisa menyebabkan konjungtivitis.

Menghindari alergen dan mengonsumsi obat antialergi dapat membantu mencegah perkembangan gejala.

Disamping itu, Anda juga bisa menutup jendela atau pintu jika kadar serbuk sari di luar rumah sedang tinggi.

Sekian dulu ya, pembahasan mengenai 4 Cara Mudah Mengatasitasi Mata Belekan.

Walaupun gangguan mata belekan sangatlah wajar dan kerap terjadi namun, apabila di derita dalam waktu yang lama dapat mengindikasikan penyakit yang lebih serius.

Sumber

    https://nyulangone.org/conditions/conjunctivitis/treatments/home-treatments-for-conjunctivitis

    https://www.kaskus.co.id/thread/5b1b4125902cfeaf508b4568/5-pantangan-makanan-yang-tidak-boleh-di-makan-saat-sakit-mata/

    https://www.allaboutvision.com/conditions/eye-discharge.htm

Baca Artikel Terkait Lainnya:

Jika Ada Pertanyaan, Silahkan Isi Kolom Komentar Disini yaaa ...

Konsultasikan Disini!!
error: Jangan Copas!! Mikil Sendili Dong :P